GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemanfaatan AI di Dunia Pendidikan, Kini Bisa Ukur Speaking dan Writing Bahasa Inggris Agar Lebih Cepat dan Realistis

Pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam dunia pendidikan telah menciptakan perubahan besar pada cara kemampuan bahasa Inggris diukur
Rabu, 17 Desember 2025 - 08:42 WIB
ilustrasi AI (artificial intelligence).
Sumber :
  • Freepik

Jakarta, tvOnenews.com - Pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam dunia pendidikan telah menciptakan perubahan besar pada cara kemampuan bahasa Inggris diukur. Jika sebelumnya tes bahasa lebih menitikberatkan pada aspek reseptif seperti membaca dan mendengar, kini teknologi memungkinkan evaluasi keterampilan produktif secara lebih menyeluruh.

Riset bertajuk “Empowering Language Assessment: The Pioneering Role of Artificial Intelligence” mengungkap bahwa AI mampu meningkatkan efisiensi, akurasi, dan konsistensi penilaian kemampuan berbahasa, terutama pada speaking dan writing.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sistem otomatis seperti automated essay scoring dan pengenalan suara berbasis NLP bekerja cepat menilai struktur kalimat, kelancaran, dan kosa kata.

Kebutuhan terhadap proses evaluasi yang cepat semakin terasa di dunia kerja saat ini. Perusahaan global menuntut kemampuan komunikasi spontan, jelas, dan profesional, hal yang hanya dapat dinilai melalui aspek berbicara dan menulis.

Teknologi AI membantu mewujudkan penilaian tersebut secara lebih relevan. Selain mempercepat hasil, AI juga memperluas kesempatan bagi siapa pun untuk mengakses tes dari mana saja, membuat proses pengukuran lebih inklusif.

Kemampuan AI untuk menyediakan lingkungan latihan virtual juga didukung oleh berbagai studi yang menyoroti manfaat pembelajaran adaptif.

Pelajar dapat berdialog dengan chatbot, menulis teks, atau menerima koreksi otomatis yang membantu mereka mengembangkan komunikasi yang lebih natural. 

Dengan akses latihan berbasis AI yang tersedia 24 jam, proses belajar menjadi lebih konsisten, terutama bagi peserta yang sebelumnya sulit mendapatkan pelatihan intensif atau tatap muka.

Melihat arah perubahan tersebut, 

Penerapan AI membuat proses penilaian berbicara dan menulis lebih cepat serta akurat.

Menurut Yunita Yanti, Academic Operations Manager EF EFEKTA English for Adults, AI membuka peluang baru dalam pembelajaran bahasa Inggris yang lebih personal dan adaptif.

"Tema global laporan tahun ini, English in the Age of AI, menekankan bahwa teknologi tidak menggantikan komunikasi manusia. AI membantu memberikan latihan dan personalisasi, namun empati, spontanitas, dan koneksi antarmanusia tetap menjadi inti kompetensi berbahasa," katanya. 

“Kemampuan berbicara dan menulis yang kuat merupakan kunci untuk komunikasi efektif dan kolaborasi global di era AI,” sambung Yunita.

Pendekatan baru ini menegaskan bahwa kemampuan berbahasa Inggris menjadi semakin penting, bahkan di tengah pesatnya perkembangan teknologi. 

“AI saat ini sedang mengubah cara kita belajar dalam menggunakan bahasa Inggris. Namun justru karena hal itu, nilai kemampuan berbahasa Inggris menjadi semakin penting,” ujar Fanno Hendriawan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui ini, sistem pembelajaran berbasis AI dipadukan dengan pengajaran tatap muka, termasuk fitur AI Conversation yang memberikan koreksi real-time. Fitur ini dirancang untuk memperkaya pengalaman latihan tanpa menggantikan peran pengajar. 

“AI seharusnya dilihat sebagai sarana pendukung yang memperkaya proses belajar, bukan pengganti interaksi manusia,” tegas Yunita.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tinjau SPKLU UID Lampung, Ali Masykur Musa Dorong Layanan Infrastruktur EV Makin Andal dan Dekat dengan Masyarakat

Tinjau SPKLU UID Lampung, Ali Masykur Musa Dorong Layanan Infrastruktur EV Makin Andal dan Dekat dengan Masyarakat

Komisaris Independen PT PLN (Persero), Prof. KH. Ali Masykur Musa, melakukan kunjungan sekaligus silaturahmi ke Kantor PLN Unit Induk Distribusi Lampung.
Pemerintah Ungkap Lebih 1.000 Sekolah Terdampak Banjir Sumatera Belum Diperbaiki, Siswa Masih Belajar di Tenda Darurat

Pemerintah Ungkap Lebih 1.000 Sekolah Terdampak Banjir Sumatera Belum Diperbaiki, Siswa Masih Belajar di Tenda Darurat

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Muhammad Qodari membenarkan bahwa lebih dari 1.000 sekolah yang terdampak banjir bandang di Sumatera masih belum diperbaiki.
Dari Tanam Paksa hingga Mendunia, Kopi Luwak Indonesia Terus Dijaga Kualitasnya Selama Puluhan Tahun

Dari Tanam Paksa hingga Mendunia, Kopi Luwak Indonesia Terus Dijaga Kualitasnya Selama Puluhan Tahun

Kopi luwak Indonesia terus mendunia dengan cita rasa khas dan sejarah panjang. Worcas rayakan 91 tahun perjalanan kopi premium nusantara.
mahakaX Perkuat Transformasi Bisnis Digital di RUPST 2026, Fokus Jaga Kinerja dan Efisiensi

mahakaX Perkuat Transformasi Bisnis Digital di RUPST 2026, Fokus Jaga Kinerja dan Efisiensi

mahakaX menggelar RUPST 2026 dan menegaskan fokus transformasi bisnis digital, efisiensi operasional, serta penguatan tata kelola perusahaan.
Resep Olahan Daging Kurban: Irisan Daging Goreng Ketumbar

Resep Olahan Daging Kurban: Irisan Daging Goreng Ketumbar

Resep olahan gading kurban Idul Adha 1447 H/2026: Irisan daging goreng ketumbar ala YouTube Rayyan Al Ghazali.
Demi Megawati Hangestri, Pevoli Senior yang Belasan Tahun di Hillstate Rela Serahkan Nomor Punggung 8

Demi Megawati Hangestri, Pevoli Senior yang Belasan Tahun di Hillstate Rela Serahkan Nomor Punggung 8

Menurut laporan Volleybox, pevoli senior Hillstate Kim Yeon-gyeon rela serahkan nomor punggung 8 yang telah dia pakai selama 15 tahun kepada Megawati Hangestri.

Trending

Pembagian Grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026: Megawati Hangestri Absen, Hillstate dan Red Sparks Satu Pool

Pembagian Grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026: Megawati Hangestri Absen, Hillstate dan Red Sparks Satu Pool

Daftar pembagian grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026, di mana Megawati Hangestri tak akan unjuk gigi saat Hyundai Hillstate satu pool dengan Red Sparks.
Tak Lagi Pikirkan Red Sparks, Megawati Hangestri Kini Fokus Bidik Gelar Juara Bersama Hyundai Hillstate

Tak Lagi Pikirkan Red Sparks, Megawati Hangestri Kini Fokus Bidik Gelar Juara Bersama Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri resmi bergabung dengan Hyundai Hillstate untuk V-League 2026/2027. Tinggalkan Red Sparks, Megatron kini membidik gelar juara.
Pengakuan Jokowi soal Kondisi Kesehatannya, Singgung Blusukan ke Masyarakat

Pengakuan Jokowi soal Kondisi Kesehatannya, Singgung Blusukan ke Masyarakat

Mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan kondisi kesehatannya yang kini sudah membaik dan siap untuk keliling Indonesia menemui masyarakat.
Media Vietnam Lancarkan Perang Urat Saraf ke Timnas Indonesia, Sindir John Herdman Tak Bisa Kalahkan The Golden Star di Piala AFF 2026

Media Vietnam Lancarkan Perang Urat Saraf ke Timnas Indonesia, Sindir John Herdman Tak Bisa Kalahkan The Golden Star di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai melancarkan perang urat saraf kepada Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 Juli nanti. Kali ini, pelatih John Herdman, menjadi sasaran.
Megawati Hangestri Disinggung Aldi Taher, Boy Arnez dan Pemain Timnas Voli Indonesia Beri Komentar Kocak

Megawati Hangestri Disinggung Aldi Taher, Boy Arnez dan Pemain Timnas Voli Indonesia Beri Komentar Kocak

Aldi Taher mendadak membuat geger volimania Indonesia karena mengunggah postingan bersama sejumlah pemain Timnas Voli Indonesia. Bahkan nama Megawati Hangestri ikut disinggung.
5 Fakta Kasus Pembunuhan di Simpang Yasmin Bogor, Hubungan Korban dan Pelaku hingga Curhatan Korban Sebelum Tewas

5 Fakta Kasus Pembunuhan di Simpang Yasmin Bogor, Hubungan Korban dan Pelaku hingga Curhatan Korban Sebelum Tewas

Publik dikejutkan dengan sebuah penemuan jasad wanita yang terjatuh dari Tol BORR, Simpang Yasmin, Bogor pada Sabtu (23/5/2026). Berikut 5 fakta selengkapnya
AFC Akui Timnas Indonesia Jadi Tim Asia Pertama di Piala Dunia

AFC Akui Timnas Indonesia Jadi Tim Asia Pertama di Piala Dunia

Sekitar dua pekan lagi sejarah baru akan tercipta di dunia dengan kehadiran 48 tim di Piala Dunia 2026. Sembilan tim asal Asia pun ikut meramaikan gelaran itu.
Selengkapnya

Viral