News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kaleidoskop 2025: Kepercayaan Publik Terkoyak, ini 5 Pejabat Negara yang Terseret Kasus Hukum, Nomor 4 Paling Disorot

Tahun 2025 menjadi sorotan publik dengan diwarnai oleh sejumlah pejabat negara yang terjerat kasus hukum. Berikut 5 pejabat negara yang menyita perhatian publik sepanjang tahun 2025
Selasa, 23 Desember 2025 - 19:04 WIB
Kaleidoskop 2025: Pejabat Negara yang jadi tersangka, Immanuel Ebenezer (kiri) dan Nadiem Makarim (kanan)
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ ANTARA

tvOnenews.com - Tahun 2025 menjadi sorotan publik dengan diwarnai oleh sejumlah pejabat negara yang terjerat kasus hukum. 

Penegakan hukum yang dilakukan kepada elit pemerintahan menjadi upaya pemberantasan korupsi dan penyalahgunaan wewenang, meski masih menuai pro dan kontra di masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berikut lima pejabat negara yang menyita perhatian publik sepanjang tahun 2025 lantaran menjadi tersangka.

Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang yang terjaring OTT KPK
Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang yang terjaring OTT KPK
Sumber :
  • Pemkab Bekasi

1. Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang

Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang (ADK) ditetapkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka dugaan suap ijon proyek di Kabupaten Bekasi.

KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) kesepuluh, dan menangkap sepuluh orang di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada (18/12/2025).

Pada 20 Desember 2025, KPK mengumumkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang (ADK), ayah Bupati Bekasi sekaligus Kepala Desa Sukadami Bekasi HM Kunang, Pihak swasta bernama Sarjani (SRJ) sebagai tersangka atas kasus dugaan suap ijon proyek di Kabupaten Bekasi. 

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin.
Wakil Wali Kota Bandung, Erwin.
Sumber :
  • jabarprov.go.id

2. Wakil Wali Kota Bandung, Erwin 

Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandung menetapkan Wakil Wali Kota Bandung, Erwin bersama anggota DPRD Kota Bandung, Rediana Awangga sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dan penyalahgunaan wewenang terkait permintaan jatah proyek di lingkungan Pemerintah Kota Bandung.

Kejari Bandung menetapkan dua tersangka pada (10/12/2025) setelah memeriksa 75 orang saksi dan mengumpulkan dua alat bukti. 

Kedua tersangka diduga secara bersama-sama menyalahgunakan kekuasaan dengan meminta paket pekerjaan pengadaan barang dan jasa kepada sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot Bandung. 

Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka tapi mereka belum ditahan. Kini Erwin mengajukan Praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Kota Bandung.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer (tengah) bersama tersangka lainnya berjalan menuju ruang konferensi pers usai terjaring OTT KPK di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (22/8/2025).
Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer (tengah) bersama tersangka lainnya berjalan menuju ruang konferensi pers usai terjaring OTT KPK di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (22/8/2025).
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/foc

3. Mantan Wakil Ketenagakerjaan RI, Immanuel Ebenezer

Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer (Noel) terjerat operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada (20/8/2025).

KPK melakukan OTT terhadap Noel atas dugaan pemerasan terkait sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dengan nilai temuan awal Rp201 miliar. 

Penyidik menyita sejumlah aset tambahan, yaitu puluhan kendaraan mewah termasuk sebuah motor Ducati, serta menelusuri aliran dana yang diduga berasal dari pemotongan honor instruktur serta pungutan liar sertifikasi pekerja.

Noel resmi diberhentikan dari jabatannya sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan oleh Presiden untuk fokus pada proses hukum. 

Kini KPK telah melengkapi berkas perkara (P21) dan Noel menunggu jadwal persidangan perdana di Pengadilan Tipikor yang dijadwalkan pada awal tahun 2026.

Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim
Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim
Sumber :
  • Istimewa

4. Mantan Mendikbud Ristek, Nadiem Makarim

Kasus mantan Mendikbud Ristek periode 2019-2022, Nadiem Makarim menjadi kasus yang paling disorot publik sepanjang tahun 2025.

Nadiem Makarim ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chrome OS (Chromebook) di lingkungan Kemendikbud Ristek.

Kejaksaan Agung (Kejari) menetapkan Nadiem Makarim sebagai tersangka pada (4/9/2025) lantaran menyebabkan kerugian negara sekitar Rp1,9 triliun hingga lebih dari Rp2,1 triliun berdasarkan hitungan penyidik.

Hingga kini proses hukum masih berjalan, sidang perdananya sempat ditunda dan diadakan pada hari ini, Selasa (23/12/2025).

Sayangnya, Nadiem belum bisa hadir untuk menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta lantaran masih pemulihan pascaoperasi. 

KPK Geledah Tiga Lokasi di Lampung Tengah Terkait Kasus Ardito Wijaya
KPK Geledah Tiga Lokasi di Lampung Tengah Terkait Kasus Ardito Wijaya
Sumber :
  • Antara

5. Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya

Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya terjaring operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK, hal ini dikonfirmasi pada Rabu (10/12/2025).

Kemudian, KPK resmi menetapkan Ardito Wijaya sebagai tersangka atas dugaan penerimaan suap dan gratifikasi terkait pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah untuk tahun anggaran 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ardito ditetapkan sebagai tersangka bersama empat orang lainnya, yaitu anggota DPRD Lampung Tengah Riki Hendra Saputra (RHS), Plt. Kepala Bapenda Lampung Tengah Anton Wibowo (ANW), serta adik Ardito, Ranu Hari Prasetyo.

(kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Baru Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan Bisa Dapat BSU 2026? Ini Syarat dan Ketentuannya

Baru Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan Bisa Dapat BSU 2026? Ini Syarat dan Ketentuannya

Baru terdaftar BPJS Ketenagakerjaan, apakah pekerja tetap bisa mendapat BSU 2026 Rp900 ribu? Simak ketentuan masa kepesertaan dan syarat lengkapnya.
Hyundai Hillstate Kehilangan Dua Pilar, Kang Sung-hyung Siapkan Strategi Khusus Jelang Hadapi IBK Altos

Hyundai Hillstate Kehilangan Dua Pilar, Kang Sung-hyung Siapkan Strategi Khusus Jelang Hadapi IBK Altos

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung menyiapkan strategi khusus untuk mengatasi perubahan komposisi tim usai kehilangan dua pilar andalannya sebelum menghadapi IBK Altos di laga perdana Liga Voli Korea 2026-2027.
Bantah Tantang Duel, Herri Pras Beberkan Bukti Chat dengan Adi Paryanto

Bantah Tantang Duel, Herri Pras Beberkan Bukti Chat dengan Adi Paryanto

Herri Pras membantah menantang duel Adi Paryanto. Ia membeberkan bukti chat WhatsApp yang menunjukkan niat awalnya hanya ingin bersilaturahmi dan berdiskusi.
Herri Pras Akui Langsung Lakukan Hal Ini Usai Diduga Dipukul di Area Ulu Hati dan Perut oleh OTK

Herri Pras Akui Langsung Lakukan Hal Ini Usai Diduga Dipukul di Area Ulu Hati dan Perut oleh OTK

YouTuber Herri Pras mengakui dirinya langsung melakukan hal ini usai diduga dipukul di area ulu hati dan perut oleh segerombolan OTK. Dia masuk ke rumah agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan lagi lalu menelepon polisi.
Michael Carrick Tak Cemas Dipecat Manchester United Jelang Laga Kontra AS Roma di Liga Champions

Michael Carrick Tak Cemas Dipecat Manchester United Jelang Laga Kontra AS Roma di Liga Champions

Pelatih Manchester United, Michael Carrick, tidak mencemaskan rumor pemecatannya menjelang laga kontra AS Roma. Dia tetap fokus menghadapi pertandingan Liga Champions ini.
Panjat Tebing Dicoret dari SEA Games 2027, FPTI Sebut Indonesia Terancam Kehilangan Banyak Medali Emas

Panjat Tebing Dicoret dari SEA Games 2027, FPTI Sebut Indonesia Terancam Kehilangan Banyak Medali Emas

Peluang Indonesia meraup pundi-pundi medali emas di SEA Games 2027 terancam berkurang setelah cabang olahraga panjat tebing dipastikan tidak masuk dalam daftar pertandingan. Hal ini pun amat disesalkan oleh Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI).

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Presiden FAM Sebut Tujuh Pemain Keturunan Ilegal yang Selesaikan Sanksi FIFA Adalah Rakyat Malaysia

Presiden FAM Sebut Tujuh Pemain Keturunan Ilegal yang Selesaikan Sanksi FIFA Adalah Rakyat Malaysia

Presiden FAM yang juga CEO Liga Malaysia (MFL) ini memastikan para pemain tersebut tetap berstatus sebagai rakyat Malaysia setelah masa sanksi mereka resmi berakhir pada 1 November 2026 lalu.
Selengkapnya

Viral