BNPB: Korban Banjir Sumatera Terima Hunian Tetap Lengkap dengan Sertifikat Tanah
- Muhammad Bagus Khoirunas-Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan korban banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Barat dan Sumatera Utara yang akan dibangunkan rumah hunian tetap lengkap dengan sertifikat tanah atas nama kepala keluarga.
Ketua Harian Unsur Pengarah BNPB Ari Lesmana mengatakan kepastian hukum melalui sertifikat tanah menjadi bagian penting agar warga terdampak memiliki jaminan tempat tinggal jangka panjang.
“Proses penyiapan hunian tetap tidak bisa tergesa-gesa karena menyangkut masa depan warga. Hunian tetap bukan hanya bangunan, tetapi juga harus disertai kejelasan status dan keabsahan tanah,” ujar Ari, Rabu (24/12/2025).
Tak hanya soal legalitas, Ari menyebut pihaknya juga berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk memastikan lokasi hunian tetap berada di kawasan dengan tingkat kerawanan bencana yang dapat diterima.
Seperti di Kabupaten Agam, kata dia, pemerintah daerah telah mengusulkan sejumlah lahan yang akan diproses lebih lanjut sebagai kandidat lokasi rumah hunian tetap melalui mekanisme lintas kementerian.
Dari kesepakatan tersebut, Ari mengatakan nantinya total 518 rumah hunian tetap bakal dibangun.
Adapun jumlah tersebut merujuk unit rumah hunian sementara (huntara) yang sudah disiapkan BNPB tersebar di 16 titik pada enam kecamatan di Kabupaten Agam.
“Kami menghindari lokasi yang rawan banjir berulang, longsor, atau berada di sempadan sungai serta lereng bukit dengan risiko tinggi. Kami ingin memastikan relokasi bukan sekadar memindahkan warga, tetapi memulihkan kehidupan mereka secara bermartabat,” pungkasnya. (ant/nsi)
Load more