News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

La Suntu Tastio, UMKM Binaan BRI yang Konsisten Angkat Tradisi Tenun Lewat Produk Tas

UMKM binaan BRI La Suntu Tastio sukses mengangkat tradisi tenun ke produk tas modern lewat pendampingan Rumah BUMN dan layanan digital BRI.
Minggu, 28 Desember 2025 - 12:13 WIB
La Suntu Tastio, UMKM Binaan BRI yang Konsisten Angkat Tradisi Tenun Lewat Produk Tas
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat perannya dalam mendukung pengusaha Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar tumbuh secara berkelanjutan melalui pemberdayaan yang terstruktur. Salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut adalah kehadiran Rumah BUMN, yang berfungsi sebagai pusat pelatihan, pemberdayaan, dan pengembangan kapasitas usaha di berbagai daerah.

La Suntu Tastio menjadi salah satu contoh UMKM yang berhasil mengalami kemajuan berkat keikutsertaannya dalam program Rumah BUMN. Berdiri sejak 2010 di Depok, Jawa Barat, La Suntu Tastio memproduksi berbagai jenis tas berbahan tenun, kulit, dan batik dengan bahan baku yang diperoleh langsung dari pengrajin lokal. Seluruh produk dipasarkan secara daring dan luring ke berbagai wilayah di Indonesia, serta kerap tampil dalam bazar dan pameran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada tahap awal, tantangan utama yang dihadapi La Suntu Tastio adalah membangun kepercayaan pasar terhadap potensi kain tradisional sebagai bahan utama tas yang modern dan berkualitas. Melalui pendekatan desain yang inovatif dan konsistensi menjaga mutu, usaha ini perlahan mulai diterima berbagai segmen konsumen hingga dipercaya oleh institusi.

Pemilik La Suntu Tastio, Indari, mengungkapkan bahwa pemberdayaan dari Rumah BUMN menjadi titik penting dalam pengembangan usahanya, terutama dalam menghadapi tantangan pasar dan memperkuat arah bisnis.

“Saya bergabung dengan Rumah BUMN Jakarta binaan BRI karena ingin membawa La Suntu Tastio naik kelas secara lebih profesional. Sebagai UMKM yang sudah berjalan cukup lama, saya merasa perlu pendampingan yang tidak hanya fokus pada produk, tetapi juga strategi usaha. Perubahan yang paling terasa setelah menjadi binaan adalah cara pandang saya dalam mengelola bisnis menjadi lebih terarah, lebih percaya diri, dan lebih siap untuk memperluas pasar,” ujarnya.

Keterlibatan aktif dalam program pemberdayaan memberikan dampak nyata terhadap proses pengembangan usaha. Indari tidak hanya mendapatkan akses pelatihan dan kurasi produk, tetapi juga memperoleh peluang untuk menjangkau pasar yang lebih luas melalui aktivitas promosi yang terarah dan sistematis, serta pemanfaatan layanan digital BRI yang mendukung efisiensi operasional.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bos Ferrari Pilih Bungkam Soal Insiden Lewis Hamilton dan Charles Leclerc di F1 GP Italia 2026 Kemarin

Bos Ferrari Pilih Bungkam Soal Insiden Lewis Hamilton dan Charles Leclerc di F1 GP Italia 2026 Kemarin

Lap pertama F1 GP Italia 2026 pada akhir pekan kemarin sempat diwarnai duel sengit duo Ferrari yakni Lewis Hamilton dan Charles Leclerc.
Hari Ini Fajar Sahrudin Seharusnya Genap 31 Tahun, Selamat Ulang Tahun Fajar

Hari Ini Fajar Sahrudin Seharusnya Genap 31 Tahun, Selamat Ulang Tahun Fajar

Fajar Sahrudin seharusnya berulang tahun ke-31 pada 10 September 2026. Sebelum meninggal, ia meninggalkan pesan, donasi Rp40 juta, dan harapan agar dunia
Hari Ketiga Pencarian Rombongan Jurnalis di Selat Sunda, KP Sanjaya-7017 Polri dan KN SAR Tetuka Terus Sisir Perairan

Hari Ketiga Pencarian Rombongan Jurnalis di Selat Sunda, KP Sanjaya-7017 Polri dan KN SAR Tetuka Terus Sisir Perairan

Operasi hari ketiga melibatkan lebih dari 280 personel gabungan dari berbagai unsur. Selain Polri dan Basarnas, juga TNI, Bakamla, KSOP, BPBD, unsur kewilayahan, potensi SAR, hingga nelayan.
PSSI Buka Suara soal TC Timnas Indonesia Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman Belum Kirim Jadwal

PSSI Buka Suara soal TC Timnas Indonesia Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman Belum Kirim Jadwal

PSSI mengungkap persiapan Timnas Indonesia menuju FIFA ASEAN Cup 2026 masih menunggu program John Herdman, termasuk jadwal TC dan kepastian pemain.
Sudah Tak Asing di Insan Olahraga Jabar, Dwi Jati Utomo Jadi Magnet KONI Jawa Barat 2026-2030

Sudah Tak Asing di Insan Olahraga Jabar, Dwi Jati Utomo Jadi Magnet KONI Jawa Barat 2026-2030

Mantan KASDAM III/Siliwangi tersebut kini menjadi salah satu figur yang diperhitungkan untuk memimpin KONI Jawa Barat periode 2026-2030.
FIFA Resmi Umumkan Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Jadi Tuan Rumah Hingga Tak Ada Babak Semifinal

FIFA Resmi Umumkan Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Jadi Tuan Rumah Hingga Tak Ada Babak Semifinal

Sebanyak 14 tim akan bersaing dalam dua divisi berbeda di FIFA ASEAN Cup yang akan digelar pada 24 September hingga 5 Oktober 2026. 

Trending

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

Kabar kematian Fajar Sahrudin alias FS (31), pria asal Lampung yang viral meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di GBK memunculkan sejumlah fakta terbaru.
Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

REMISI org, organisasi wadah penyandang disabilitas psikosial merespon ucapan terima kasih Fajar Sahrudin (31), warga Lampung yang tewas akhiri hidup di GBK.
Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal mula Fajar Sahrudin ditemukan tewas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, mulai terungkap. Ini penjelasan pihak kepolisian.
Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Karier 5 zodiak ini diprediksi makin moncer besok, 11 September 2026. Ada yang dilirik atasan, dapat peluang baru, hingga ide yang bikin namanya diperhitungkan!
Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 11 September 2026: Gemini Panen Dana Segar

Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 11 September 2026: Gemini Panen Dana Segar

Jumat, 11 September 2026, diprediksi menjadi hari yang cukup menarik bagi sejumlah zodiak dalam urusan finansial. Siapa saja yang bakal berlimpah cuan besok?
Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Viral Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Selengkapnya

Viral