GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nasib Tragis Mahasiswi di Tangan Bripda MS: Diborgol, Dicekik, dan Dibuang ke Gorong-Gorong

Sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) mengungkap fakta memilukan di balik kasus pembunuhan Bripda MS terhadap mahasiswi Universitas Lambung Mangkurat (ULM) berinisial ZD (20). 
Selasa, 30 Desember 2025 - 05:23 WIB
Bripda Muhammad Seili (kiri) anggota Polres Banjarbaru, saat mengikuti Sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) di Mapolres Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (29/12).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) mengungkap fakta memilukan di balik kasus pembunuhan Bripda MS terhadap mahasiswi Universitas Lambung Mangkurat (ULM) berinisial ZD (20). 

Tersangka pembunuhan, Bripda Muhammad Seili (MS), diketahui sempat memborgol tangan korban sebelum akhirnya menghabisi nyawanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aksi keji anggota Polres Banjarbaru ini terungkap dalam persidangan yang digelar di Mapolres Banjarbaru, Senin (29/12). 

Berdasarkan keterangan saksi penyidik, pemborgolan itu dilakukan pelaku karena korban memberikan perlawanan saat terjadi cekcok di dalam mobil.

“Dari penyidikan lanjutan, Bripda MS mengaku memborgol korban karena korban melakukan perlawanan ketika korban mengancam akan melaporkan Bripda MS kepada calon istrinya,” ungkap saksi penyidik di hadapan Majelis Sidang.

Pemicu kemarahan Bripda MS adalah rasa panik. Korban mengancam akan membongkar hubungan badan yang baru saja mereka lakukan kepada calon istri pelaku. Padahal, Bripda MS dijadwalkan akan melangsungkan pernikahan pada 26 Januari 2026 mendatang.

Ketegangan memuncak saat pelaku hendak mengantar korban pulang ke Kabupaten Banjar. Karena korban terus melawan meski dalam kondisi tangan terborgol dan tetap bersikeras akan melapor, Bripda MS gelap mata dan mencekik leher korban selama beberapa menit hingga tak berdaya.

Pelaku sempat mencoba membawa korban ke RS Bhayangkara Banjarmasin saat menyadari korban sudah kritis. Namun, nyawa mahasiswi tersebut tidak tertolong dalam perjalanan.

“Selama di perjalanan, korban sesak nafas sambil menarik nafas (dalam kondisi detak jantung berdegup kencang, tarikan nafas sangat cepat dan suara terdengar kuat). Namun, korban menghembuskan nafas terakhir sebelum tiba di Rumah Sakit Bhayangkara, Banjarmasin (jarak sekitar enam kilometer lagi),” tutur Bripda MS saat memberikan kesaksian.

Jasad korban kemudian dibuang dan ditemukan oleh petugas kebersihan di dalam gorong-gorong Kampus STIHSA Banjarmasin pada Rabu pagi, 24 Desember 2025. Bripda MS sendiri ditangkap polisi pada malam harinya di Banjarbaru.

Atas perbuatan biadab tersebut, Ketua Majelis Sidang KKEP, AKBP Budi Susanto, menjatuhkan sanksi terberat bagi Bripda MS. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelaku dinyatakan melakukan perbuatan tercela dan dijatuhi sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) alias dipecat dari kedinasan Polri. 

Hingga kini, borgol yang digunakan pelaku untuk mengikat korban masih dalam pencarian penyidik. (ant/dpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Nohran Sampai Berlinang Air Mata Gara-gara Red Sparks: Akhiri 11 Kekalahan Beruntun Usai Tumbangkan Pink Spiders!

Nohran Sampai Berlinang Air Mata Gara-gara Red Sparks: Akhiri 11 Kekalahan Beruntun Usai Tumbangkan Pink Spiders!

Tangisan Nohran menjadi potret paling jujur tentang arti kemenangan Red Sparks, sebegai pembebasan dari rasa frustrasi yang menumpuk. Pink Spiderd tumbang dengan skor 3-1
Wamen HAM Pastikan Keluarga Siswa MTs Korban yang Tewas Dianiaya Oknum Brimob Dapat Hak Keadilan

Wamen HAM Pastikan Keluarga Siswa MTs Korban yang Tewas Dianiaya Oknum Brimob Dapat Hak Keadilan

Wakil Menteri HAM RI, Mugiyanto Sipin, memastikan keluarga siswa MTs berinisial AT (14) yang tewas diduga akibat kekerasan oleh anggota Brimob akan mendapatkan hak atas keadilan dan pemulihan.
Dituding Menganiaya Anak Kandung Suaminya, Ibu Tiri Tak Terima Digoreng Netizen: Kalau Kasihan, Sok Sumbang!

Dituding Menganiaya Anak Kandung Suaminya, Ibu Tiri Tak Terima Digoreng Netizen: Kalau Kasihan, Sok Sumbang!

Pengakuan Nizam saat mengatakan dipaksa minum air mendidih oleh ibu tirinya telah menggiring netizen menyudutkan ibu tiri. Kini ibu tiri berani angkat bicara
Inara Rusli Ngotot Bukan Pelakor, Ungkap Pernikahan Wardatina Mawa dan Insanul Fahmi Sudah Hancur

Inara Rusli Ngotot Bukan Pelakor, Ungkap Pernikahan Wardatina Mawa dan Insanul Fahmi Sudah Hancur

Inara Rusli tegas membela diri dari tuduhan pelakor. Ia sebut rumah tangga Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa sudah hancur sebelum dirinya hadir.
Saran Dasco untuk Pemerintah soal Rencana Impor 105 Ribu Mobil dari India

Saran Dasco untuk Pemerintah soal Rencana Impor 105 Ribu Mobil dari India

Rencana impor 105 ribu mobil dari India untuk kebutuhan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) terus jadi polemik
John Herdman Dapat Kabar Bahagia, 3 Mesin Gol Siap Gabung Timnas Indonesia?

John Herdman Dapat Kabar Bahagia, 3 Mesin Gol Siap Gabung Timnas Indonesia?

Tiga mesin gol ini berpeluang memperkuat Timnas Indonesia usai proses naturalisasi. Tambahan amunisi ini bisa jadi senjata rahasia John Herdman di Piala AFF 2026?

Trending

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Nama Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menjadi perbincangan hangat setelah menyurati UNICEF soal program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM, Mugiyanto colek semboyan polri dalam kasus anggota Brimob aniaya siswa di Tual, Maluku. Seperti diketahui, siswa tersebut adalah pelajar MTs
Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

BEM UGM mengirimkan surat ke UNICEF terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga siswa SD di NTT yang bunuh diri gara-gara tak mampu beli alat tulis seharga Rp10 ribu.
Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta diaspora potensial. Sosok Luke Vickery, winger Australia berdarah Medan disebut selangkah lagi bela Garuda.
Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Menteri HAM, Natalius Pigai komentari terkait Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto mengaku diteror. Kini, Ketua Komisi III DPR Habiburokhman usulkan Ketua BEM UGM
Disebut-sebut Jadi Bagian Komunitas LGBT Usai Kritik MBG, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Sangat Menjijikan

Disebut-sebut Jadi Bagian Komunitas LGBT Usai Kritik MBG, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Sangat Menjijikan

Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto mendapatkan teror setelah mengkritisi soal program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kronologi  Bripda DP Meninggal Dunia di Asrama Polisi Polda Sulsel Diduga Akibat Penganiayaan, Keluarga: Kami Meminta Keadilan!

Kronologi Bripda DP Meninggal Dunia di Asrama Polisi Polda Sulsel Diduga Akibat Penganiayaan, Keluarga: Kami Meminta Keadilan!

Ayahanda almarhum Bripda DP mengharapkan Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) mengungkap kasus kematiannya serta memproses hukum para pelakunya
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT