Rilis Akhir Tahun 2025, Ini Capaian Operasional Polri dan Pendekatan Humanis yang Dilakukan Sepanjang Tahun
- Polri
“Kami berani mengakui kritik sebagai bagian dari proses transformasi. Dari situ kami melakukan pergeseran pendekatan, agar pengamanan tidak lagi berorientasi pada kekuatan semata, tetapi pada kepercayaan,” tegas Komjen Fadil.
Dalam kebijakan terbaru, Polri menetapkan tiga pilar utama pengamanan, yaitu pendekatan dialogis berbasis hukum, penggunaan kekuatan secara proporsional, serta penguatan integritas dan legitimasi.
Ketiga pilar ini ditujukan untuk memperkuat akuntabilitas institusi sekaligus menghadirkan nilai humanisme dalam setiap pelaksanaan tugas.
Sejalan dengan itu, paradigma pengamanan aksi massa juga mengalami pergeseran. Polri meninggalkan pendekatan crowd control yang represif menuju crowd management, hingga model ideal mutual respect, di mana polisi hadir sebagai mitra masyarakat dan memperoleh penghormatan karena pendekatan yang solutif.
“Pengamanan aksi tidak boleh lagi dilihat dari jumlah pasukan, tetapi dari kualitas interaksi antara polisi dan masyarakat. Inilah pendekatan yang lebih manusiawi dan berorientasi ke depan,” ungkapnya.
Selain menjaga stabilitas keamanan, Polri turut berperan aktif dalam penanggulangan bencana. Sepanjang 2025 tercatat ribuan kejadian bencana, dengan tanah longsor dan angin puting beliung sebagai jenis bencana yang paling sering terjadi. Jawa Tengah menjadi wilayah dengan intensitas bencana tertinggi.
Polri memfokuskan respons bencana pada kecepatan penanganan berbasis pemetaan kekuatan personel agar bantuan dapat segera menjangkau lokasi terdampak. Saat bencana melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat di akhir tahun, Polri hadir tidak hanya melalui pengerahan personel, tetapi juga solusi nyata di lapangan.
Di Aceh, tercatat 18 kabupaten dan kota terdampak parah, dengan 133.000 rumah rusak serta 377.200 warga mengungsi. Polri mengerahkan 11.357 personel gabungan, menyalurkan 2.337,6 ton bantuan kemanusiaan, dan membangun 261 sumur bor untuk menjamin ketersediaan air bersih bagi masyarakat terdampak.
“Polri berkomitmen hadir tidak hanya pada fase tanggap darurat, tetapi hingga tahap pemulihan. Karena sejatinya tugas Polri bukan hanya menegakkan hukum, tetapi juga menegakkan kepercayaan publik,” pungkas Komjen Pol Fadil Imran. (rpi)
Load more