News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Pagar Laut Tangerang Jadi Perkara Menonjol 2025, Potensi Rugikan Negara Rp10 Triliun

Penanganan kasus pagar laut menunjukkan keseriusan Polri dalam menindak praktik yang berpotensi merugikan negara, khususnya terkait dengan penguasaan dan pemanfaatan wilayah pesisir.
Selasa, 30 Desember 2025 - 15:31 WIB
Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Syahardiantono
Sumber :
  • Rika Pangesti-tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus pagar laut di Desa Kohod, Kabupaten Tangerang menjadi salah satu perkara paling menonjol yang ditangani Bareskrim Polri sepanjang tahun 2025. 

Menurut Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri, Komjen Syahardiantono, perkara ini bukan sekadar pelanggaran hukum biasa, tetapi berpotensi menimbulkan kerugian negara dalam jumlah besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Syahardiantono mengatakan pengungkapan kasus pagar laut menjadi perhatian khusus Direktorat Tindak Pidana Umum (Dirtipidum). 

“Pengungkapan kasus menonjol di Direktorat tindak pidana umum ini kemarin kita ketahui bersama penegakan hukum kasus perkara pagar laut di Kabupaten Tangerang dengan panjang 30,6 kilometer dan penerbitan sebanyak 260 SHM dengan potensi kerugian negara sebesar 10 triliun,” ujar Syahardiantono, Selasa (30/12/2025).

Ia menjelaskan, penanganan perkara tersebut menunjukkan keseriusan Polri dalam menindak praktik-praktik yang berpotensi merugikan negara. Khususnya yang berkaitan dengan penguasaan dan pemanfaatan wilayah pesisir.

Selain perkara pagar laut, Syahardiantono menyebut Direktorat Tindak Pidana Khusus (Dirtipidsus) juga fokus pada upaya menjaga ketahanan ekonomi nasional agar tercipta kesejahteraan dan keadilan bagi masyarakat.

“Direktorat tindak pidana khusus berfokus menjaga ketahanan ekonomi nasional untuk mewujudkan kesejahteraan dan keadilan bagi masyarakat,” katanya.

Lebih jauh Syahar mengatakan, sejumlah kasus besar yang berhasil diungkap yakni mulai dari penyelundupan balpres pakaian bekas impor ilegal, hingga peredaran rokok ilegal tanpa pita cukai.

Bareskrim juga membongkar tindak pidana pencucian uang terkait judi online dengan nilai mencapai Rp530 miliar. 

Secara keseluruhan, menurut Syahar, kinerja Bareskrim dan jajaran sepanjang 2025 mencatat angka penanganan perkara yang tinggi.

“Bareskrim dan jajaran selama tahun 2025 crime total selama 1 tahun 325.345 kasus dan penyelesaian 248.076 kasus, crime clearance rata-rata 76,22 persen,” kata Syahardiantono.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Khusus di tingkat Bareskrim Polri, tingkat penyelesaian perkara bahkan lebih tinggi.

“Untuk Bareskrim sendiri dan jajaran selama tahun 2025 crime total 850, crime clearance 803 sehingga penyelesaian kalau dipersentase 94 persen,” ujarnya. (rpi/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Tak Perlu Lagi Keluar Bekasi, Dini dan Arief Pilih Tinggal di Summarecon yang Manjakan Penghuni dengan Konsep "Integrated Ecosystem"

Tak Perlu Lagi Keluar Bekasi, Dini dan Arief Pilih Tinggal di Summarecon yang Manjakan Penghuni dengan Konsep "Integrated Ecosystem"

Memasuki usia ke-16 tahun, kawasan Summarecon sukses memulihkan nama baik Bekasi dengan bertransformasi menjadi pusat hunian premium dan destinasi bisnis berkelas dunia.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Dedi Mulyadi menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung per Rabu (8/4/2026), setelah pelanggaran tersebut terekspos dan viral di media sosial.
Kejadian di Lebanon Jadi Bahan Evaluasi, Mensesneg Tegaskan Belum Ada Keputusan Penarikan TNI

Kejadian di Lebanon Jadi Bahan Evaluasi, Mensesneg Tegaskan Belum Ada Keputusan Penarikan TNI

Pemerintah Indonesia menyatakan hingga saat ini belum ada keputusan resmi untuk menarik pulang personel TNI yang tergabung dalam Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL). 
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Ruben Onsu Ungkap Rencana Onyo Kuliah di Amsterdam, Sudah Ada Sosok yang Menunggu di Sana

Ruben Onsu Ungkap Rencana Onyo Kuliah di Amsterdam, Sudah Ada Sosok yang Menunggu di Sana

Ruben Onsu ungkap rencana Onyo kuliah di Amsterdam, Belanda, dengan dukungan keluarga dan persiapan matang tanpa mengganggu karier hiburannya. (9/4/2026)

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Kabar adanya tarif mengurus pajak motor Rp 700 ribu menjadi viral di media sosial. Hal ini juga menuai sorotan Kang Dedi Mulyadi
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Dipanggil Dedi Mulyadi, Pria yang Kritik Pelayanan Samsat Soekarno Hatta Sampaikan Saran Pembayaran PKB

Dipanggil Dedi Mulyadi, Pria yang Kritik Pelayanan Samsat Soekarno Hatta Sampaikan Saran Pembayaran PKB

Dedi Mulyadi memanggil pemuda bernama Lantang untuk dengarkan saran soal pembayaran pajak kendaraan bermotor, berharap proses di Samsat lebih mudah dan online.
KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

Nama Kang Dedi Mulyadi menjadi sorotan publik setelah adanya kabar Kepala Samsat Bandung dinonaktifkan sementara
Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Proyek Gedung Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Proyek Gedung Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Selengkapnya

Viral