News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

2025 Disebut Tahun Darurat Narkoba, DPR Minta Pemerintah Kerja Lebih Keras Berantas Narkoba

Tahun 2025 disebut sebagai tahun darurat narkoba. Tingginya angka peredaran dan penyalahgunaan narkotika dinilai sudah berada pada level mengkhawatirkan.
Kamis, 1 Januari 2026 - 17:20 WIB
Anggota DPR RI Komisi XIII, Meity Rahmatia.
Sumber :
  • PKS.id

Jakarta, tvOnenews.com - Tahun 2025 disebut sebagai tahun darurat narkoba. Tingginya angka peredaran dan penyalahgunaan narkotika dinilai sudah berada pada level mengkhawatirkan. Bahkan berdampak langsung pada kondisi lembaga pemasyarakatan (lapas) yang semakin sesak oleh narapidana kasus narkoba.

Anggota DPR RI Komisi XIII, Meity Rahmatia, menyoroti data Badan Narkotika Nasional (BNN) yang mencatat sepanjang 2025 ada 746 kasus tindak pidana narkotika dan prekursor narkotika.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari jumlah tersebut, 42 jaringan peredaran terorganisir berhasil dibongkar, terdiri atas 33 jaringan nasional dan 9 jaringan internasional, dengan total 1.174 tersangka diamankan.

Selain itu, data Dittipidnarkoba Bareskrim Polri dan Direktorat Reserse Narkoba Polda juga menunjukkan ada 38.934 kasus peredaran narkoba sepanjang Januari hingga Oktober 2025.

Dari operasi tersebut, aparat mengamankan 51.763 tersangka, yang terdiri atas 51.606 WNI dan 157 WNA. Sebanyak 150 tersangka di antaranya merupakan anak di bawah umur.

Meity Rahmatia menuturkan, dalam kunjungannya ke lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan) sepanjang 2025, ia menemukan bahwa jumlah narapidana kasus narkoba selalu lebih besar dibandingkan narapidana umum.

Ia menegaskan, angka tersebut baru kasus yang terungkap dan belum mencerminkan keseluruhan peredaran narkoba di masyarakat.

“Jumlah tahanan dan narapidana bisa mencapai 60 hingga 70 persen dari total penghuni lapas. Pada November 2025, saya berkunjung ke Lapas Takalar, misalnya, dari lebih dari 600 warga binaan, separuhnya terkait kasus narkoba. Di Jeneponto terdapat sekitar 400 tahanan dan narapidana, dengan sekitar 300 di antaranya merupakan narapidana narkoba. Kondisi serupa juga saya temukan di lapas dan rutan lain yang saya kunjungi,” jelas Meity, Kamis (1/1).

Ia meminta pemerintah tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga serius membenahi pemberantasan narkoba di dalam lapas dan rutan, termasuk yang melibatkan narapidana maupun oknum petugas.

Namun demikian, menurutnya, tingginya angka sepanjang 2025 bukan berarti pemerintah tidak bekerja maksimal.

“Saya tetap mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh BNN dan aparat penegak hukum lainnya. Mereka telah berhasil mengungkap banyak kasus sepanjang tahun 2025. Data ini dapat dijadikan tolok ukur dan bahan evaluasi untuk langkah-langkah pada 2026,” imbuhnya.

Ke depan, DPR menilai pemerintah perlu memperkuat langkah pencegahan agar angka penyalahgunaan narkoba tidak terus berulang.

“Selain edukasi yang lebih intensif, pencegahan juga dapat dilakukan melalui pendekatan sosial dan ekonomi. Sebagian besar narapidana yang terlibat dalam peredaran narkoba umumnya berasal dari kelompok ekonomi bawah. Bahkan dari kalangan perempuan, banyak yang mengaku nekat terlibat karena desakan ekonomi,” tambahnya.

Meity menegaskan pemberantasan jaringan bandar narkoba dan sumber produksi harus menjadi fokus utama pemerintah. Tidak hanya mengungkap, tetapi fokus juga pada pencegahan.

“Indonesia merupakan negara dengan populasi besar, sehingga menjadi pasar potensial bagi berbagai komoditas bisnis. Saat ini, narkoba telah menjadi komoditas bisnis bagi sekelompok orang,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengingatkan negara tidak boleh kalah dari kartel narkoba.

“Jangan sampai generasi muda dan anak-anak bangsa menjadi korban. Upaya para kartel dalam mengedarkan barang terlarang ini sangat besar, tetapi negara tidak boleh kalah. Usaha pemerintah harus lebih besar, konsisten, dan berkesinambungan dalam pemberantasan narkoba,” ujarnya. (rpi/dpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Manchester United Cari Pengganti Maguire, Karim Coulibaly Muncul ke Permukaan

Manchester United Cari Pengganti Maguire, Karim Coulibaly Muncul ke Permukaan

Karim Coulibaly menjadi salah satu nama yang paling mencuri perhatian di bursa transfer musim panas Eropa.
Soal ASN DKI Ganti Pelat Mobil Dinas Jadi Warna Putih, Sekda Jakarta Sebut Lagi Buat Konten Promosi Pemprov

Soal ASN DKI Ganti Pelat Mobil Dinas Jadi Warna Putih, Sekda Jakarta Sebut Lagi Buat Konten Promosi Pemprov

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melayangkan teguran kepada Aparatur Sipil Negara (ASN)-nya yang mencopot pelat mobil dinas menjadi pelat nomor warna putih.
Megawati Hangestri Berubah Pikiran Usai Bertemu Kapten Red Sparks? Diam-diam Ingin Kembali ke Liga Voli Korea

Megawati Hangestri Berubah Pikiran Usai Bertemu Kapten Red Sparks? Diam-diam Ingin Kembali ke Liga Voli Korea

Nampaknya Megawati Hangestri buka peluang kembali ke Liga Voli Korea usai bertemu kapten Red Sparks. Tiga keinginan jadi penentu keputusan penting ini.
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 9 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 9 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan keuangan zodiak 9 April 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces, lengkap dengan peluang rezeki dan strategi finansial.
Jamintel Kejagung Yakin MBG Kunci Menuju Indonesia Emas 2045

Jamintel Kejagung Yakin MBG Kunci Menuju Indonesia Emas 2045

Kejaksaan Agung (Kejagung) turut mengambil peran aktif dalam mengawal kelancaran program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Situasi Halmahera Tengah Sempat Memanas, Presidium Pemuda Timur Ajak  Masyarakat Perkuat Tali Persaudaraan

Situasi Halmahera Tengah Sempat Memanas, Presidium Pemuda Timur Ajak Masyarakat Perkuat Tali Persaudaraan

Situasi keamanan sempat memanas di Halmahera Tengah, Maluku Utara usai konflik bernuansa suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) terjadi.

Trending

Tamparan Keras untuk Timnas Indonesia, Media Vietnam Heboh Pamer Ranking Liga, Super League Tertinggal Jauh

Tamparan Keras untuk Timnas Indonesia, Media Vietnam Heboh Pamer Ranking Liga, Super League Tertinggal Jauh

Timnas Indonesia kembali menjadi bahan perbincangan di Asia Tenggara, kali ini soal dampak dari perkembangan kompetisi domestik yang dinilai tertinggal jauh.
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 9 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 9 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan keuangan zodiak 9 April 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces, lengkap dengan peluang rezeki dan strategi finansial.
Ramalan Keuangan Zodiak 9 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 9 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 9 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Simak peluang rezeki dan strategi finansial besok.
Soal Harga Plastik Naik, Gubernur DKI Pramono: Di Luar Kontrol Kami

Soal Harga Plastik Naik, Gubernur DKI Pramono: Di Luar Kontrol Kami

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan, kenaikan harga plastik di pasar di luar cakupan pemerintahannya.
Penuhi Pengelolaan Lingkungan, KLH Ganjar Dua Penghargaan ke Perusahaan Ini

Penuhi Pengelolaan Lingkungan, KLH Ganjar Dua Penghargaan ke Perusahaan Ini

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) memberikan penghargaan kepada PT Mitra Stania Prima (MSP) perusahaan di bawah Arsari Tambang.
Tapak Nilas Taufik Kiemas, Negarawan dan Politikus yang Miliki Gagasan Merawat Bangsa

Tapak Nilas Taufik Kiemas, Negarawan dan Politikus yang Miliki Gagasan Merawat Bangsa

Nama suami Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri yakni mendiang Taufiq Kiemas kerap menghiasi narasi besar sejarah politik Indonesia.
Megawati Hangestri Berubah Pikiran Usai Bertemu Kapten Red Sparks? Diam-diam Ingin Kembali ke Liga Voli Korea

Megawati Hangestri Berubah Pikiran Usai Bertemu Kapten Red Sparks? Diam-diam Ingin Kembali ke Liga Voli Korea

Nampaknya Megawati Hangestri buka peluang kembali ke Liga Voli Korea usai bertemu kapten Red Sparks. Tiga keinginan jadi penentu keputusan penting ini.
Selengkapnya

Viral