GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPK Soroti Wacana Pilkada Dipilih DPRD, Singgung Integritas hingga Besarnya Biaya Politik

Soal wacana Pilkada Dipilih DPRD, KPK menegaskan setiap perubahan sistem politik harus berorientasi pada penguatan integritas dan akuntabilitas penyelenggara negara.
Jumat, 2 Januari 2026 - 16:31 WIB
Ilustrasi Gedung KPK.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merespons wacana perubahan mekanisme pemilihan kepala daerah yang dipilih oleh DPRD dengan menekankan pentingnya prinsip pencegahan korupsi dalam perancangan sistem politik.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan, setiap perubahan sistem politik harus berorientasi pada penguatan integritas dan akuntabilitas penyelenggara negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"KPK menekankan bahwa salah satu prinsip utama yang harus dijaga dalam setiap desain sistem politik adalah pencegahan korupsi, penguatan integritas serta akuntabilitas penyelenggara negara," ujar Budi dalam keterangan di Jakarta, Jumat (2/1/2026).

Menurut Budi, kontestasi politik dengan biaya tinggi, baik melalui mekanisme pemilihan langsung maupun tidak langsung, sama-sama menyimpan potensi risiko terjadinya korupsi.

"Biaya politik yang besar dapat mendorong praktik-praktik tidak sehat," katanya.

Menurut pengamatan KPK, besarnya biaya politik kerap memicu transaksi politik, termasuk penyalahgunaan kewenangan dan upaya pengembalian modal politik melalui kebijakan setelah kandidat terpilih.

Temuan tersebut, kata Budi, tercermin dari sejumlah perkara dugaan korupsi yang melibatkan kepala daerah dan berkaitan dengan pengembalian biaya politik.

"Terbaru, dari perkara Lampung Tengah, publik dipaparkan praktik-praktik yang memprihatinkan, yaitu pengadaan barang dan jasa di wilayah tersebut diatur agar vendornya merupakan tim sukses yang telah membantu pemenang bupati saat pemilihan," ucapnya.

"Hasil dugaan tindak pidana korupsi juga digunakan oleh bupati yang saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka tersebut untuk menutup pinjaman modal politik yang sudah dikeluarkannya," tutur dia melanjutkan.

Sebelumnya, sejumlah pimpinan partai politik berkumpul di kediaman Ketua Umum Partai Golongan Karya Bahlil Lahadalia pada Minggu (28/12) untuk membahas arah agenda politik nasional.

Pertemuan itu melibatkan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar, Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, serta Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan.

Agenda pertemuan tersebut menjadi perhatian publik karena turut membahas wacana pengembalian sistem pemilihan kepala daerah melalui DPRD.

Gagasan ini pertama kali disampaikan Bahlil Lahadalia dalam puncak perayaan HUT ke-61 Partai Golkar bertajuk Merajut Kebersamaan Membangun Indonesia Maju di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (6/12).

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Sugiono mengatakan pemilihan kepala daerah oleh DPRD disepakati sebagai usulan dengan mempertimbangkan tingginya biaya penyelenggaraan pilkada serentak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Gerindra ada dalam posisi mendukung upaya ataupun rencana untuk melaksanakan pemilukada ini oleh DPRD di tingkat bupati, wali kota ataupun di tingkat gubernur,” kata dia, Senin (29/12).

Ia menambahkan, pada 2015 dana hibah APBD untuk pemilihan kepala daerah tercatat hampir Rp7 triliun. Nilai tersebut terus meningkat hingga pada 2024 menembus lebih dari Rp37 triliun. (ant/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Berangkatkan Lebih dari 5.000 Pemudik, Pertamina Kerahkan 153 Bus ke 23 Kota

Berangkatkan Lebih dari 5.000 Pemudik, Pertamina Kerahkan 153 Bus ke 23 Kota

PT Pertamina (Persero) kembali menunjukkan kepedulian sosialnya dengan memberangkatkan ribuan warga melalui program "Mudik Aman Berbagi Harapan" tahun 2026. 
Striker Everton Klaim Jadi Korban Serangan Suporter di Tribun dalam Laga Vs Arsenal

Striker Everton Klaim Jadi Korban Serangan Suporter di Tribun dalam Laga Vs Arsenal

Insiden serangan oleh suporter ini terjadi dalam laga tandang Everton melawan Arsenal di Stadion Emirates, London, Sabtu (14/3/2026) waktu setempat. 
Polda Metro Jaya Jadikan Penyelidikan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Sebagai Prioritas

Polda Metro Jaya Jadikan Penyelidikan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Sebagai Prioritas

Polda Metro Jaya menjadikan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus sebagai prioritas penyelidikan dengan pengungkapan berdasarkan data
Jumlah Penumpang Whoosh Diprediksi Bakal Meningkat pada Lebaran 2026

Jumlah Penumpang Whoosh Diprediksi Bakal Meningkat pada Lebaran 2026

Jumlah penumpang kereta cepat Whoosh pada Lebaran 2026 diprediksi mengalami peningkatan sekitar 4 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya.
Pekan Terakhir Ramadan, ASDP Catat Pemudik di Pelabuhan Bakauheni Meningkat 4,9 Persen

Pekan Terakhir Ramadan, ASDP Catat Pemudik di Pelabuhan Bakauheni Meningkat 4,9 Persen

PT ASDP Indonesia Ferry mengungkapkan peningkatan pemudik di Pelabuhan Bakauheni, Lampung ke arah Pulau Jawa pada Minggu (15/3/2026), di dalam momen Lebaran.
Bangga Gabung Timnas Indonesia, Simon Grayson Tak Sabar Bantu John Herdman Bawa Garuda Terbang Tinggi

Bangga Gabung Timnas Indonesia, Simon Grayson Tak Sabar Bantu John Herdman Bawa Garuda Terbang Tinggi

Bersama John Herdman, Simon Grayson akan bergabung dalam FIFA Series 2026 di laga Timnas Indonesia melawan St Kitts and Nevis di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, 27 Maret 2026 mendatang. 

Trending

Media Jerman Tak Habis Pikir dengan Kevin Diks, Pemain Timnas Indonesia itu Cetak Sejarah Membanggakan di Bundesliga

Media Jerman Tak Habis Pikir dengan Kevin Diks, Pemain Timnas Indonesia itu Cetak Sejarah Membanggakan di Bundesliga

Media Jerman menyoroti Kevin Diks yang mencetak sejarah sebagai pemain Timnas Indonesia pertama yang mengenakan ban kapten di Bundesliga.
KPK Duga Ada Kepala Daerah Lain yang Modus Bagi-bagi THR ke Polisi, Jaksa, TNI hingga Hakim

KPK Duga Ada Kepala Daerah Lain yang Modus Bagi-bagi THR ke Polisi, Jaksa, TNI hingga Hakim

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga ada kepala daerah lain yang melakukan modus yang sama seperti yang dilakukan  Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman.
Mengenal Dean Zandbergen, Striker Liga Belanda Keturunan Depok yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Mengenal Dean Zandbergen, Striker Liga Belanda Keturunan Depok yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Mengenal Dean Zandbergen, striker VVV-Venlo keturunan Depok yang santer disebut masuk radar naturalisasi Timnas Indonesia. Intip profil, karier, dan statistiknya.
Elkan Baggott Termasuk? Berikut Daftar 18 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026

Elkan Baggott Termasuk? Berikut Daftar 18 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026

John Herdman akan memangkas 18 pemain dari 41 nama skuad sementara Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026. Apakah Elkan Baggott ikut dicoret? Ini prediksinya.
Peras Anak Buahnya Demi THR, Bupati Cilacap Terjunkan Satpol PP Jika Telat Bayar

Peras Anak Buahnya Demi THR, Bupati Cilacap Terjunkan Satpol PP Jika Telat Bayar

Demi lancarkan aksi pemerasan ke satuan kerja daerah di lingkungan Pemkab Cilacap, Bupati Cilacap turunkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk menagih.
Setelah Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen Kirim Pesan Bahagia untuk John Herdman Jelang Timnas Indonesia Berlaga

Setelah Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen Kirim Pesan Bahagia untuk John Herdman Jelang Timnas Indonesia Berlaga

Tak hanya Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen juga sukses berikan pesan bahagia untuk Johnn Herdman. Keduanya sama-sama dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Sederhana Tapi Patrick Kluivert Tak Bisa, Bung Ropan Sebut Hanya John Herdman yang Mau Lakukan Hal Ini untuk Timnas Indonesia

Sederhana Tapi Patrick Kluivert Tak Bisa, Bung Ropan Sebut Hanya John Herdman yang Mau Lakukan Hal Ini untuk Timnas Indonesia

Bung Ropan menilai John Herdman menunjukkan komitmen besar untuk Timnas Indonesia. Hal sederhana ini disebut tak bisa dilakukan pelatih sebelumnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT