Gotong Royong TNI-Polri dan Warga Linge Bangun Jembatan Darurat Pasca-Banjir di Aceh Tengah
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Aparat gabungan dari Polsek Linge, BKO Brimob Polda Aceh, dan Babinsa Koramil 05 Linge bahu-membahu bersama warga setempat membangun jembatan darurat di Sungai Kala Ili, Kampung Owaq, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah.
Langkah ini diambil guna mengatasi isolasi wilayah akibat terjangan banjir.
Kepala Bidang Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, menjelaskan bahwa jembatan sementara ini sangat krusial untuk menyambung kembali jalur transportasi yang menghubungkan Kampung Owaq dengan wilayah Kemukiman Jamat.
"Pembangunan jembatan tersebut dilakukan untuk membuka kembali akses jalan menuju wilayah Kemukiman Jamat yang sempat terputus akibat banjir," ujar Joko Krisdiyanto di Banda Aceh, Minggu (4/1).
Menurut Joko, kehadiran jembatan darurat ini diharapkan dapat menormalisasi mobilitas warga yang sebelumnya sempat lumpuh total.
Proses pembangunannya dilakukan secara swadaya dan gotong royong dengan memanfaatkan material yang ada di lingkungan sekitar, yakni menggunakan susunan drum dan kayu yang dirangkai menjadi jembatan apung.
Joko menekankan bahwa kolaborasi erat antara TNI, Polri, dan masyarakat ini merupakan bukti nyata kehadiran negara di tengah situasi sulit yang dihadapi rakyat akibat bencana alam.
"Kolaborasi ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mempercepat pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi di wilayah tersebut," tutur mantan Kapolresta Banda Aceh tersebut.
Pembangunan fasilitas darurat ini merupakan bagian dari rangkaian program pemulihan infrastruktur pascabencana di Aceh Tengah.
Dengan terbukanya akses transportasi, diharapkan distribusi kebutuhan pokok dan aktivitas harian warga dapat kembali berjalan tanpa hambatan.
"Sinergi lintas instansi ini membantu dan mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana. Kami berharap jembatan darurat ini membuka akses transportasi masyarakat," ujar Joko Krisdiyanto. (ant/dpi)
Load more