News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Ancaman Pidana dalam Unjuk Rasa, Wamenkum Minta Masyarakat Baca KUHP Secara Utuh

Masyarakat diminta membaca secara utuh Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) soal pasal mengenai demonstrasi.
Senin, 5 Januari 2026 - 16:06 WIB
Menteri Hukum Supratman Andi Agtas (kanan) bersama Wakil Menteri Hukum Edward Omar Sharif Hiariej (tengah)
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com -Masyarakat diminta membaca secara utuh Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) soal pasal mengenai demonstrasi. Pasalnya, jika tidak dibaca secara utuh, tidak memahami dan ikut berkomentar disebut bisa berbahaya. Wakil Menteri Hukum Edward Omar Sharif Hiariej menyatakan berdasarkan KUHP baru, kata dia, demonstran tidak perlu membuat izin untuk mengadakan demonstrasi, unjuk rasa, atau pawai, namun harus tetap memberitahukan rencana kegiatan tersebut kepada aparat penegak hukum.

“Pasal 256 KUHP terkait demonstrasi. Jadi, sebetulnya harus dibaca secara utuh pasal itu,” ujar pria yang akrab disapa Eddy di Gedung Kementerian Hukum, Jakarta, Senin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut dia, bila masyarakat tidak membaca secara utuh, tidak memahami, dan kemudian berkomentar, maka hal tersebut dinilai berbahaya.“Kalau tidak baca utuh, tidak paham, terus komentar. Itu bahayanya di situ,” katanya.

“Jadi, setiap orang yang akan mengadakan demonstrasi atau pawai, intinya harus memberitahukan kepada polisi. Kata-kata di situ adalah memberitahukan, bukan izin,” katanya.

Ia menjelaskan bila masyarakat telah memberitahukan rencana demonstrasi tersebut, dan terjadi huru-hara, maka demonstran tidak akan dipidana oleh aparat penegak hukum.

“Kalau saya penanggung jawab demonstrasi, dan saya memberitahukan kepada polisi, lalu timbul keonaran dari demonstrasi itu, saya tidak bisa dijerat pidana karena sudah memberi tahu,” katanya.

Kemudian bila masyarakat yang berdemo tidak melaporkan rencana demonstrasi dan tidak terjadi apa-apa atau keonaran, maka demonstran tetap tidak akan dipidana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun Pasal 256 KUHP yang baru berbunyi: “Setiap orang yang tanpa pemberitahuan terlebih dahulu kepada yang berwenang mengadakan pawai, unjuk rasa, atau demonstrasi di jalan umum atau tempat umum yang mengakibatkan terganggunya kepentingan umum, menimbulkan keonaran, atau huru-hara dalam masyarakat, dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) bulan atau pidana denda paling banyak kategori II."

Sementara dalam bagian penjelasan Pasal KUHP, yang dimaksud dengan ‘terganggunya kepentingan umum’ adalah tidak berfungsinya atau tidak dapat diaksesnya pelayanan publik akibat kerusakan yang timbul dari adanya pawai, unjuk rasa, atau demonstrasi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal KRL Rute Bogor-Jakarta Kota Hari Ini 27 Oktober 2026, Jangan Sampai Ketinggalan Kereta

Jadwal KRL Rute Bogor-Jakarta Kota Hari Ini 27 Oktober 2026, Jangan Sampai Ketinggalan Kereta

Jadwal KRL hari ini 27 Oktober 2026 rute Bogor-Jakarta Kota telah terbit. Melansir C-Access, tersedia puluhan perjalanan dari pagi hingga malam. 
15 Pesawat Dikerahkan dalam Operasi OMC di Tiga Provinsi, BMKG: Bantu Penanganan Karhutla

15 Pesawat Dikerahkan dalam Operasi OMC di Tiga Provinsi, BMKG: Bantu Penanganan Karhutla

Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dioptimalkan pemerintah. Dalam upayanya, BMKG menyebut mengandalkan OMC untuk memadamkan hotspot.
Cek di Sini! Jadwal KRL Rute Rangkasbitung-Tanah Abang Hari Ini Selasa 27 Oktober 2026

Cek di Sini! Jadwal KRL Rute Rangkasbitung-Tanah Abang Hari Ini Selasa 27 Oktober 2026

Berikut merupakan jadwal keberangkatan KRL relasi Rangkasbitung-Tanah Abang untuk hari ini, Selasa, 27 Oktober 2026 yang tersedia sampai tengah malam nanti.
Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Memasuki hari kedua, Selasa (27/10/2026), Operasi Patuh Jaya 2026 yang digelar Polda Metro Jaya kian intensif. 
BMKG Rilis Prakiraan Cuaca DKI Jakarta untuk Selasa 27 Oktober 2026: Jaktim dan Jaksel Hujan Ringan

BMKG Rilis Prakiraan Cuaca DKI Jakarta untuk Selasa 27 Oktober 2026: Jaktim dan Jaksel Hujan Ringan

Berdasarkan rilis yang dikeluarkan oleh BMKG, prakiraan cuaca untuk DKI Jakarta pada hari ini Selasa 27 Oktober adalah hujan ringan di kawasan Jaktim dan Jaksel
Sahabat Megawati Hangestri di Red Sparks Ungkap Tekanan Berat, Bertekad Bangkit di Musim Baru

Sahabat Megawati Hangestri di Red Sparks Ungkap Tekanan Berat, Bertekad Bangkit di Musim Baru

Park Hye-min, sahabat Megawati Hangestri di Red Sparks, bertekad bangkit pada Liga Voli Korea 2026/2027 setelah melewati musim penuh tekanan. Outside hitter.

Trending

Sampai Geleng-geleng Kepala, Pelatih dan Pemain Persik Kompak Sebut Kekalahan dari Persija Akibat Buruknya Kondisi Lapangan

Sampai Geleng-geleng Kepala, Pelatih dan Pemain Persik Kompak Sebut Kekalahan dari Persija Akibat Buruknya Kondisi Lapangan

Pelatih Persik, Marcos Reina, menyebut bahwa penyebab kekalahan timnya karena buruknya lapangan. Bahkan, perwakilan pemain, Marcelo Djalo sampai geleng kepala.
Jangan Asal Beli, Ini Dokumen Penting yang Harus Dicek Sebelum Membeli Apartemen

Jangan Asal Beli, Ini Dokumen Penting yang Harus Dicek Sebelum Membeli Apartemen

Sejumlah pembeli apartemen di Surabaya dan sekitarnya mengaku belum menerima Akta Jual Beli (AJB) dan Sertifikat Hak Milik Satuan Rumah Susun (SHMSRS), meski pembayaran unit telah lunas
Jebakan CCTV dan Akting Pelaku: Bagaimana Polisi Bongkar Skenario Licik Dugaan Mutilasi Ibu & Anak di Madiun?

Jebakan CCTV dan Akting Pelaku: Bagaimana Polisi Bongkar Skenario Licik Dugaan Mutilasi Ibu & Anak di Madiun?

Kasus pembunuhan sadis disertai dugaan mutilasi terhadap DH (30) dan anaknya, AGF (4), berhasil disingkap oleh tim Ditreskrimum Polda Jawa Timur (Polda Jatim).
Kabar Baik untuk Timnas Indonesia, 2 Pemain Andalan Jepang Terancam Absen di Piala Asia 2027

Kabar Baik untuk Timnas Indonesia, 2 Pemain Andalan Jepang Terancam Absen di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia berpeluang mendapat keuntungan jelang Piala Asia 2027 setelah dua pemain andalan Jepang, Ayase Ueda dan Tomiyasu, terancam absen akibat cedera.
Amanda Manopo Curhat Dibully saat Kurus hingga Hamil, Sempat Dituduh Pakai Narkoba

Amanda Manopo Curhat Dibully saat Kurus hingga Hamil, Sempat Dituduh Pakai Narkoba

Amanda Manopo mengungkap pengalaman pahit menjadi korban bullying terkait perubahan bentuk tubuhnya. Bahkan, saat bertubuh kurus, istri Kenny Austin itu sempat.
Ketika Pesawat TNI AU Berhasil Memaksa Hujan Turun di Kalimantan

Ketika Pesawat TNI AU Berhasil Memaksa Hujan Turun di Kalimantan

Upaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan berbuah manis. Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) oleh TNI AU sukses memicu turunnya hujan.
Mahasiswa dan Pelajar di Tangerang Didorong Ikut Kembangkan Sektor Pangan dan Pertanian

Mahasiswa dan Pelajar di Tangerang Didorong Ikut Kembangkan Sektor Pangan dan Pertanian

Berbagai pihak turut ikut serta memperingati World Food Day 2026 sebagai langkah mendorong pengembangan sektor pangan dan pertanian. 
Selengkapnya

Viral