News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sekarang Kumpul Kebo Dipidana, dr Boyke Dukung Aturan Itu, Ternyata Karena Ini

Baru-baru ini, pasal dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang mempidanakan praktik kumpul kebo disahkan hingga menuai pro kontra.
Senin, 5 Januari 2026 - 19:30 WIB
dr Boyke, penyebab istri keluar lendir saat hubungan suami istri
Sumber :
  • youtube

Jakarta, tvOnenews.com - Baru-baru ini, pasal dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang mempidanakan praktik kumpul kebo disahkan hingga menuai pro kontra. Bahkan, hal tersebut menuai komentar dari publik hingga dokter kandungan sekaligus seksolog dr Boyke Dian Nugraha.

Dalam hal ini, dia menyatakan dukungannya. Ia menilai aturan tersebut dapat menjadi pagar penting untuk melindungi kesehatan masyarakat, khususnya perempuan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Boyke, risiko terbesar dari hubungan seksual bebas adalah penularan penyakit menular seksual (PMS), terutama HIV/AIDS yang hingga kini belum memiliki vaksin.

"Penyakit kelamin yang paling kita takutkan adalah HIV/AIDS. Sampai sekarang sebelum ada vaksinnya, di Indonesia pengidap HIV rata-rata hidup tidak sampai 10 tahun. Kadang pasien minum obat seumur hidup pun rata-rata hanya bertahan sekitar 10 tahunan. Meninggalnya bukan karena virusnya langsung, tapi karena imunitasnya menurun," beber dr Boyke saat dihubungi detikcom Senin (5/1/2026).

Selain HIV/AIDS, kata dia, masih banyak PMS lain yang terus beredar di masyarakat, seperti gonore, sifilis, herpes tipe 1 dan 2, serta klamidia. Meski tidak selalu berujung kematian, penyakit-penyakit tersebut berdampak jangka panjang dan menurunkan kualitas hidup.

dr Boyke juga menyoroti rendahnya kesadaran pemeriksaan kesehatan pranikah (premarital check-up) di Indonesia. Kondisi ini membuat banyak penyakit tidak terdeteksi sebelum kehamilan dan akhirnya berdampak serius pada bayi.

"Ketika hamil, anak bisa cacat. Toksoplasma bisa bikin anak buta, herpes menyebabkan kelainan pada bibir, rubella dan toksoplasma bisa menyerang jantung. Ini fakta medis yang sering kita temui," jelasnya.

Ia juga mengingatkan tingginya angka kanker leher rahim (serviks) di Indonesia yang berkaitan erat dengan perilaku seksual berisiko.

Selain itu, dukungan Boyke terhadap pasal KUHP tersebut juga dilandasi keprihatinannya terhadap tingginya kehamilan tidak diinginkan yang kerap berujung pada aborsi ilegal.

"Aborsi di Indonesia sudah sangat tinggi. Ironisnya, Indonesia mayoritas penduduknya Muslim, tapi angka aborsinya juga tinggi. Karena aborsi ilegal, banyak dilakukan ke dukun atau cara-cara tidak medis, dan ini meningkatkan angka kematian ibu," jelasnya.

Ia menilai praktik aborsi tidak aman menjadi salah satu faktor yang memperburuk angka kematian ibu, persoalan serius yang masih dihadapi sistem kesehatan nasional.

Menurutnya, dukungan terhadap pasal KUHP ini bukan semata soal moral, melainkan perlindungan kesehatan dan keselamatan perempuan.

"Sebagai dokter kandungan, saya sedih melihat ini. Korbannya lebih banyak perempuan. Apalagi kalau perempuan hamil dengan HIV, banyak yang tidak mau periksa, akhirnya anaknya juga berisiko tertular," ucapnya.

Belakangan, kata dia, normalisasi perselingkuhan dan seks bebas di ruang publik, termasuk contoh dari figur publik dan pejabat, yang dinilai memberi dampak buruk bagi generasi muda.

Pendekatan kepada generasi muda, terutama Gen Z, tidak bisa lagi hanya mengandalkan ceramah moral atau agama secara formal. Edukasi harus berbasis fakta medis.

"Kalau ke anak Gen Z sekarang bilang dosa-neraka saja sudah tidak mempan. Harus dikasih fakta. HIV itu belum ditemukan obatnya, dan bisa berujung kematian," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia berharap pasal-pasal KUHP terkait perilaku seksual dibarengi dengan edukasi seks yang komprehensif, agar remaja memahami risiko nyata seks bebas, bukan sekadar takut pada sanksi hukum.

"Kalau dijalankan dengan edukasi yang benar, saya berharap KUHP ini betul-betul bisa melindungi, terutama perempuan, dan menekan laju penyakit menular seksual, kehamilan tidak diinginkan, serta kematian ibu," pungkas Boyke. (aag)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Liga Voli Vietnam 2026, Rabu 4 November: Ada Farhan Halim Vs Boy Arnez, Rivan Nurmulki Jalani Big Match

Jadwal Liga Voli Vietnam 2026, Rabu 4 November: Ada Farhan Halim Vs Boy Arnez, Rivan Nurmulki Jalani Big Match

Jadwal Liga Voli Vietnam 2026 putaran kedua Rabu (4/11/2026), di mana Rivan Nurmulki akan menjalani big match. Sedangkan Farhan Halim akan berhadapan dengan Boy Arnez.
Kepesertaan BPJS Kesehatan 22 Ribu Warga Sleman Dinonaktifkan Pemerintah Pusat

Kepesertaan BPJS Kesehatan 22 Ribu Warga Sleman Dinonaktifkan Pemerintah Pusat

Sekitar 22 ribu kepersetaan BPJS Kesehatan warga di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta dinonaktifkan oleh pemerintah pusat per 1 November 2026.
Calvin Verdonk Jadi Man of The Match, Davide Ancelotti Bahagia usai Lille Petik Poin Perdana di Liga Champions

Calvin Verdonk Jadi Man of The Match, Davide Ancelotti Bahagia usai Lille Petik Poin Perdana di Liga Champions

Lille sukses memetik poin perdana di Liga Champions 2026-2027 dalam laga tandang ke Bodo, Norwegia. Calvin Verdonk menjadi Man of The Match dalam pertandingan melawan Bodo/Glimt.
Jadwal Liga Voli Korea, Rabu 4 November: Menanti Kembalinya Vanja Bukilic, Red Sparks Hadapi Pink Spiders

Jadwal Liga Voli Korea, Rabu 4 November: Menanti Kembalinya Vanja Bukilic, Red Sparks Hadapi Pink Spiders

Jadwal Liga Voli Korea 2026-2027, di mana Vanja Bukilic kemungkinan akan unjuk gigi saat Red Sparks ditantang oleh Pink Spiders di laga perdana mereka.
Usut Dugaan Pelecehan Seksual Nakes oleh Pasien di RS, Polsek Sewon Periksa 2 Saksi

Usut Dugaan Pelecehan Seksual Nakes oleh Pasien di RS, Polsek Sewon Periksa 2 Saksi

Polisi tengah melakukan penyelidikan terkait dugaan kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh pasien terhadap tenaga kesehatan (nakes) di RS Swasta wilayah Sewon pada Senin (2/11/2026) malam.
Shalat Dhuha Afdholnya Jam Berapa? Ini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Shalat Dhuha Afdholnya Jam Berapa? Ini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Shalat Dhuha afdholnya jam berapa? Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang waktu terbaik shalat Dhuha, syuruq, dan batas akhirnya.

Trending

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Tentara Nasional Indonesia kerahkan pasukan dalam skala besar ke Jakarta. TNI AL mengerahkan 20.980 personel untuk mendukung pengamanan di ibu kota DKI Jakarta.
Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Komariah ditemukan meninggal dunia dalam kondisi hangus terbakar di dalam mobilnya di kawasan hutan jati Desa Cikamurang, Terisi, Indramayu, Selasa (3/11/2026).
Soroti Pernyataan Herri Pras yang Diduga Mencela Tokoh Agama UAH dan UAS, Koh Hanny: Tidak Mencerminkan Ajaran Islam

Soroti Pernyataan Herri Pras yang Diduga Mencela Tokoh Agama UAH dan UAS, Koh Hanny: Tidak Mencerminkan Ajaran Islam

Konten kreator Herri Pras menuai kecaman karena konten-kontennya ada yang menghina tokoh agama atau pihak tertentu.
Jadwal KRL Hari Ini 4 November 2026 Rute JIS-Jakarta Kota, Ada Puluhan Perjalanan

Jadwal KRL Hari Ini 4 November 2026 Rute JIS-Jakarta Kota, Ada Puluhan Perjalanan

Jadwal KRL hari ini 4 November 2026 rute Jakarta International Stadium (JIS)-Jakarta Kota tersedia dalam puluhan perjalanan. Cek di sini.
Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Yusril menjelaskan laporan penyadapan disampaikan Kapolri kepada Prabowo dan sejumlah menteri merupakan persoalan serius yang menyangkut kepentingan negara.
Direksi Summarecon Diperiksa KPK soal SDM Perusahaan dan Anak Usaha

Direksi Summarecon Diperiksa KPK soal SDM Perusahaan dan Anak Usaha

Namun, saksi lain dari pihak swasta berinisial AAR tidak memenuhi panggilan dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan Kementerian ATR/BPN tersebut.
Israel Terkejut! Trump Dikabarkan Hentikan Bantuan Militer AS ke Tel Aviv

Israel Terkejut! Trump Dikabarkan Hentikan Bantuan Militer AS ke Tel Aviv

Kabar mengenai rencana Presiden Donald Trump yang bakal hentikan bantuan militer Amerika Serikat kepada Israel bikin otoritas terkait di Tel Aviv terkejut.
Selengkapnya

Viral