News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pasukan Trump Tangkap Presiden Venezuela, Pakar BPIP: Amerika Serikat Sudah Tabrak Rambu-Rambu Hukum yang Diatur PBB

Aksi militer Amerika Serikat (AS) yang melakukan invasi ke Venezuela serta menangkap Presiden Nicolas Maduro memicu kecaman keras. 
Selasa, 6 Januari 2026 - 00:28 WIB
Presiden AS Donald Trump (kiri) dan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Aksi militer Amerika Serikat (AS) yang melakukan invasi ke Venezuela serta menangkap Presiden Nicolas Maduro memicu kecaman keras. 

Dewan Pakar Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Bidang Strategi Hubungan Luar Negeri, Darmansjah Djumala, menegaskan bahwa langkah sepihak Washington tersebut tidak memiliki dasar hukum yang sah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Djumala menjelaskan bahwa tindakan AS telah melanggar Piagam PBB, khususnya Pasal 2 ayat 4, yang melarang penggunaan kekerasan atau ancaman militer terhadap kemerdekaan politik dan kedaulatan negara lain.

"Ini artinya tindakan AS yang menyerang secara militer dan unilateral (tanpa mandat PBB), dan bahkan menangkap (Presiden) Nicolas Maduro dan istrinya untuk dibawa dan diadili di Amerika Serikat sudah menabrak rambu-rambu hukum yang diatur oleh PBB secara terang-terangan," tegas Djumala dalam pernyataan tertulisnya di Jakarta, Senin (5/1/2026).

Mantan Duta Besar RI untuk Austria ini menilai wajar jika negara-negara seperti Rusia, China, dan Iran merespons keras tindakan tersebut. 

Ia memprediksi gelombang protes diplomatik akan terus bermunculan dalam beberapa hari ke depan, seiring dengan rencana sidang darurat Dewan Keamanan PBB.

Lebih jauh, Djumala memperingatkan dampak ngeri dari tindakan unilateralisme AS ini. 

Menurutnya, serangan ke Caracas menciptakan preseden buruk di mana kekuatan militer bisa digunakan secara sewenang-wenang tanpa izin internasional. Hal ini dikhawatirkan akan ditiru oleh negara-negara besar lainnya di kawasan yang berbeda.

Ia mencontohkan, Rusia bisa saja menggunakan alasan serupa untuk melegitimasi pendudukannya di Ukraina atau Eropa Timur. 

Begitu pula dengan potensi China memperkuat klaim koersif atas Taiwan, atau Arab Saudi yang melanjutkan intervensinya di Yaman.

Sebagai solusi atas ketidakpastian global ini, Djumala mengajak Indonesia dan komunitas internasional untuk mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dalam berdiplomasi.

"Oleh karena itu, Indonesia bersama masyarakat internasional dapat terus menggaungkan perlunya dikedepankan metadiplomasi (diplomasi berbasis nilai) dalam membangun tata dunia di masa depan. Indonesia memiliki pusaka metadiplomasi, yaitu diplomasi berbasis nilai kemanusiaan, dialog, keadilan dan kerjasama, yang kesemuanya itu terkandung dalam Pancasila," urainya.

Sebelumnya, dunia dikejutkan oleh serangan militer AS ke ibu kota Venezuela, Caracas, pada Sabtu (3/1). Presiden AS Donald Trump dalam pengumumannya mengklaim pasukan AS telah mengamankan Nicolas Maduro beserta istrinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggapi situasi ini, pemerintah Venezuela langsung menetapkan status darurat nasional. 

Sementara itu, Presiden Kolombia Gustavo Petro telah mendesak PBB untuk segera bertindak demi menjaga kedaulatan negara dan mencari solusi damai di tengah ketegangan yang kian memuncak. (ant/dpi)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kronologi Penjual Takoyaki di Jakarta Barat Tega Lecehkan Bocah 11 Tahun

Kronologi Penjual Takoyaki di Jakarta Barat Tega Lecehkan Bocah 11 Tahun

Seorang pria paruh baya yang sehari-hari berprofesi sebagai pedagang makanan Jepang, takoyaki, harus berurusan dengan hukum. 
Namanya Melegenda di MotoGP, Marc Marquez Justru Tak Mau Anaknya Nanti Menjadi Seorang Pembalap

Namanya Melegenda di MotoGP, Marc Marquez Justru Tak Mau Anaknya Nanti Menjadi Seorang Pembalap

Marc Marquez dikenal sebagai salah satu ikon terbesar dalam sejarah MotoGP dengan segudang prestasi dan pengaruh global.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung: Super Flu Tidak Seperti Covid-19

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung: Super Flu Tidak Seperti Covid-19

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan pihaknya telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin terkait varian Influenza A (H3N2) subclade K atau super flu.
KPK Uji Laporan Dugaan Penahanan Royalti Rp14 Miliar oleh LMKN, Proses Aduan Bersifat Tertutup

KPK Uji Laporan Dugaan Penahanan Royalti Rp14 Miliar oleh LMKN, Proses Aduan Bersifat Tertutup

KPK akan memvalidasi laporan dugaan penahanan royalti Rp14 miliar oleh LMKN. Proses aduan bersifat tertutup dan hanya diinformasikan ke pelapor.
Profil Pandji Pragiwaksono: Komika yang Disorot Usai Materi Stand Up Comedy Mens Rea Dilaporkan ke Polisi

Profil Pandji Pragiwaksono: Komika yang Disorot Usai Materi Stand Up Comedy Mens Rea Dilaporkan ke Polisi

Profil Pandji Pragiwaksono, komika yang disorot usai materi stand up comedy Mens Rea dilaporkan ke Polda Metro Jaya dan akan diklarifikasi polisi.
Yaqut dan Gus Alex Ditetapkan sebagai Tersangka Sejak 8 Januari 2026

Yaqut dan Gus Alex Ditetapkan sebagai Tersangka Sejak 8 Januari 2026

Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas bersama Ishfah Abidal Aziz (IAA) alias Gus Alex ditetapkan sebagai tersangka sejak 8 Januari 2026.

Trending

Gebrakan Baru AC Milan, Siap Bawa Pulang Si Anak Hilang Italia Marco Verratti pada Januari Ini

Gebrakan Baru AC Milan, Siap Bawa Pulang Si Anak Hilang Italia Marco Verratti pada Januari Ini

AC Milan jadi sorotan di bursa transfer musim dingin setelah dikaitkan dengan Marco Verratti. Gelandang Italia itu disebut telah menerima tawaran Rossoneri.
Kejutan! Inter Milan Kepincut Putra Legenda AC Milan, Bakal Diproyeksikan Jadi Adriano Baru Nerazzurri

Kejutan! Inter Milan Kepincut Putra Legenda AC Milan, Bakal Diproyeksikan Jadi Adriano Baru Nerazzurri

Inter Milan membuat gebrakan di pasar transfer. Kali ini, Nerazzurri dikabarkan tertarik memboyong bintang muda Santos, Robinho Jr,
Profil Gus Alex: Ishfah Abidal Aziz, Eks Stafsus Menag yang Juga Jadi Tersangka Korupsi Kuota Haji 2024

Profil Gus Alex: Ishfah Abidal Aziz, Eks Stafsus Menag yang Juga Jadi Tersangka Korupsi Kuota Haji 2024

Profil Gus Alex atau Ishfah Abidal Aziz, eks staf khusus Menag yang ditetapkan KPK sebagai tersangka dugaan korupsi kuota haji 2024.
Diduga Telantar 24 tahun, Penyanyi Denada Digugat Anak Biologisnya ke PN Banyuwangi

Diduga Telantar 24 tahun, Penyanyi Denada Digugat Anak Biologisnya ke PN Banyuwangi

Ressa baru mengetahui status hubungan darah tersebut setelah beranjak dewasa. Menurutnya, ketika dibawa dari Jakarta ke Banyuwangi dirinya masih bayi.
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok 10 Januari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo, lengkap dengan nasihat finansial dan peluang rezeki.
PBNU Tegaskan Aliansi Muda NU Pelapor Pandji Pragiwaksono ke Polisi Bukan Bagian dari Organisasi

PBNU Tegaskan Aliansi Muda NU Pelapor Pandji Pragiwaksono ke Polisi Bukan Bagian dari Organisasi

Ketua PBNU Ulil Abshar Abdalla menyatakan secara tegas bahwa aliansi tersebut tidak memiliki keterkaitan struktural dengan PBNU.
Jadwal Perempat Final Malaysia Open 2026, Jumat 9 Januari: Sabar/Reza Hadapi Ganda Andalan Tuan Rumah

Jadwal Perempat Final Malaysia Open 2026, Jumat 9 Januari: Sabar/Reza Hadapi Ganda Andalan Tuan Rumah

Berikut jadwal perempatfinal Malaysia Open 2026, Jumat (9/1/2026)
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT