Profil dr. Richard Lee: Dokter Kecantikan Populer yang Kini Terseret Perkara Hukum
- Istimewa
Karier dari Dokter Umum hingga Pengusaha Skincare
Karier profesional Richard Lee dimulai sebagai dokter umum di salah satu perusahaan milik Sinarmas Group di Palembang. Dari pengalaman tersebut, ia kemudian memantapkan diri menekuni dunia estetika dan kecantikan.
Langkah tersebut membawanya mendirikan dan mengembangkan klinik kecantikan yang kini dikenal luas di berbagai daerah di Indonesia. Di luar praktik klinis, Richard Lee memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi publik, terutama terkait keamanan produk skincare, perawatan kulit yang benar, dan literasi konsumen.
Sejak aktif di YouTube pada 2018, kanal “dr. Richard Lee” berkembang pesat. Hingga Juli 2024, kanal tersebut tercatat memiliki sekitar 5,15 juta pelanggan dengan total tayangan lebih dari 581 juta kali. Atas pencapaiannya, ia meraih Silver Play Button pada 2019 dan Gold Play Button pada 2021.
Figur Publik dan Kontroversi
Popularitas Richard Lee tidak lepas dari gaya komunikasinya yang lugas dan kritis. Ia kerap membahas isu sensitif di industri kecantikan, termasuk keamanan produk, klaim berlebihan, hingga regulasi. Sikap ini membuatnya memiliki basis pendukung yang besar, sekaligus memicu perdebatan.
Perseteruannya dengan Doktif bermula dari konten media sosial yang mengkritik produk dan layanan kecantikan miliknya. Richard Lee menilai konten tersebut merugikan nama baiknya, sehingga melaporkan Doktif ke Polres Metro Jakarta Selatan pada Februari 2025. Dalam perkembangannya, Doktif lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka dugaan pencemaran nama baik, sebelum akhirnya Richard Lee menyusul sebagai tersangka dalam laporan terpisah.
Kehidupan Pribadi
Di luar sorotan publik, Richard Lee dikenal sebagai kepala keluarga. Ia menikah dengan dr. Reni Effendi pada 2012 dan dikaruniai tiga orang anak. Kehidupan pribadinya kerap ditampilkan secara terbatas di media sosial, berdampingan dengan aktivitas profesionalnya.
Kasus hukum yang kini menjerat Richard Lee menjadi ujian besar dalam perjalanan karier dan reputasinya. Meski demikian, hingga saat ini proses hukum masih berjalan dan status bersalah atau tidak bersalah akan ditentukan melalui mekanisme peradilan. (nsp)
Load more