News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cerita di Balik Pramugari Gadungan Batik Air, Khairun Nisya Malu Kena Tipu Rp30 Juta Usai Dijanjikan Jadi Pramugari

Polisi ungkap fakta baru di balik kasus Khairun Nisya, yang mendadak viral di media sosial usai kepergok menjadi pramugari gadungan Batik Air. Ternyata....
Jumat, 9 Januari 2026 - 07:59 WIB
Pramugari Batik Air Gadungan Khairun Nisya
Sumber :
  • Instagram @dhiianputrirhamadany

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus pramugari gadungan Batik Air, Khairun Nisya (23) tengah menjadi sorotan publik.

Pasalnya, pramugari gadungan itu tidak hanya bisa lolos masuk bandara tapi juga bisa melakukan penerbangan dari Palembang menuju Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polisi pun mengungkap fakta baru di balik kasus Khairun Nisya, yang mendadak viral di media sosial usai kepergok menjadi pramugari gadungan Batik Air.

Kasat Reskrim Polres Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Kompol Yandri Mono mengatakan, ternyata wanita ini merupakan korban penipuan Rp30 juta, dengan modus menawarkan pekerjaan sebagai pramugari.

Khairun Nisya (23) yang kedapatan menyamar sebagai pramugari gadungan maskapai Batik Air.
Khairun Nisya (23) yang kedapatan menyamar sebagai pramugari gadungan maskapai Batik Air.
Sumber :
  • dok.tvonenews.com/tiktok @khairun_nisya02

“Iya, pada dasarnya di awal dia korban tuh. Dia mau masuk pramugari, nyerahkan uang sebesar berapa Rp30 juta. Terus ternyata gagal dan orangnya sudah enggak bisa dihubungi,” kata Yandri, kepada wartawan, Kamis (8/1/2026).

Lebih lanjut Yandri mengungkap kronologi Khairun Nisya tertipu. Awal mulanya, yang bersangkutan dari daerah Palembang menuju Jakarta untuk mendaftar jadi pramugari.

“Yang bersangkutan itu dulu kan orang Palembang, maksudnya tinggal di Palembang. Dia ke Jakarta, izin sama ibunya mau daftar jadi pramugari,” terang Yandri.

Kemudian korban dikenalkan oleh rekannya, dengan seseorang yang mengaku bisa memasukkan menjadi pramugari. Setelahnya korban memberikan uang, tapi ternyata ditipu.

“Di Jakarta dia ketemu seseorang yang kemudian menawarkan bisa memasukkan (jadi) pramugari. Dengan memberikan sejumlah uang. Akhirnya dia ikutilah orang itu, ternyata gagal,” ucap Yandri.

“Nah, karena dia keburu malu dan tidak mau mengecewakan ibunya yang membantu dia dalam prosesnya itu, ya dia mengaku ke keluarganya kalau dia sudah bekerja. Sehingga pada saat pulang kemarin, dan di medsos-nya dia juga  posting gitu, biar orang tuanya tahu, keluarganya tahu, dia memang betul-betul pramugari,” jelasnya.

Atas peristiwa ini, Yandri mengimbau kepada masyarakat, terutama yang ingin mendaftar menjadi pramugari, untuk tidak menggunakan atau melalui orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Untuk diketahui, Nama Khairun Nisya tengah menjadi sorotan publik, usai aksi nekatnya menjadi pramugari gadungan Batik Air terbongkar dan viral di media sosial.

Demi menjalankan aksinya, Nisya sampai memakai atribut pramugari maskapai Batik Air, mulai dari atasan kebaya putih, bawahan batik merah, rambut cepol rapih, hingga ID card atau tanda pengenal maskapai tersebut. 

Nisya berhasil lolos terbang pada penerbangan Palembang menuju Jakarta dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Selasa (6/1/2026) malam.

Lenggak lenggok hingga membawa koper dan dua tas layaknya pramugari yang akan berangkat terbang.

Seperti diunggah dalam akun Instagram @jabodetabek24info, Nisya di Palembang sempat melewati fast track atau jalur khusus awak kabin yang akan bertugas. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di pesawat, crew kabin yang curiga sempat menginterogasinya. Pasalnya, meski N mengenakan tanda pengenal di dadanya, corak batik pada seragam yang dikenakan berbeda dengan pramugari yang tengah bertugas. 

Hingga, sesaat setelah mendarat, crew kabin berkordinasi dengan petugas Avsec Bandara Internasional Soekarno Hatta, untuk melakukan pengamanan. (ars/muu)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persija Kecam Keras Aksi Rasisme ke Dialami Allano Lima Usai Laga Kontra Persib, Desak Penindakan Tegas dari I.League

Persija Kecam Keras Aksi Rasisme ke Dialami Allano Lima Usai Laga Kontra Persib, Desak Penindakan Tegas dari I.League

Persija Jakarta mengecam keras tindakan rasis yang menimpa winger andalan, Allano Lima, seusai laga kontra Persib Bandung. 
Kantor KPP Madya Jakut Digeledah KPK Imbas Dugaan Kasus Suap Pegawai Pajak

Kantor KPP Madya Jakut Digeledah KPK Imbas Dugaan Kasus Suap Pegawai Pajak

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) geledah Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara Senin (12/1/2026) sebagai upaya penyelidikan kasus suap pegawai pajak.
Prabowo Sindir Kelompok Penyebar Pesimisme: Kemungkinan Besar Mereka Dibayar Kekuatan Asing

Prabowo Sindir Kelompok Penyebar Pesimisme: Kemungkinan Besar Mereka Dibayar Kekuatan Asing

Prabowo meminta masyarakat tidak terjebak pada narasi yang selalu menggambarkan Indonesia buruk dan tertinggal. Presiden optimis RI mampu menjadi negara maju.
Banjir Parah Rendam Kota Pati, Jalan Protokol hingga Belakang DPRD Tergenang

Banjir Parah Rendam Kota Pati, Jalan Protokol hingga Belakang DPRD Tergenang

Banjir yang melanda Kabupaten Pati, Jawa Tengah, semakin parah. Tidak hanya wilayah pedesaan, kawasan perkotaan kini juga ikut terendam banjir, salah satunya di Jalan KH Ahmad Dahlan yang berada tepat di belakang Gedung DPRD Kabupaten Pati.
Resmi! Bulog Kantongi Margin Fee 7 Persen untuk Dukung Beras Satu Harga

Resmi! Bulog Kantongi Margin Fee 7 Persen untuk Dukung Beras Satu Harga

Dengan margin fee 7 persen, pemerintah berharap Bulog memiliki ruang fiskal yang lebih memadai untuk menjalankan mandat negara dalam mendukung swasembada secara berkelanjutan.
Baru Sekarang Djanur Bicara Tabiat Essien dan Cole saat Berseragam Persib Bandung

Baru Sekarang Djanur Bicara Tabiat Essien dan Cole saat Berseragam Persib Bandung

Saat itu, Djanur menjadi pelatih kepala ketika dua bintang Eropa, Michael Essien dan Carlton Cole, resmi berseragam Persib Bandung sebagai marquee player. Cole

Trending

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Bantah Penelantaran Anak, Kuasa Hukum Denada Sebut Ressa Dibelikan Mobil dan Ditransfer Uang

Bantah Penelantaran Anak, Kuasa Hukum Denada Sebut Ressa Dibelikan Mobil dan Ditransfer Uang

Kuasa hukum Denada bantah tudingan penelantaran anak, sebut Ressa sudah dibelikan mobil hingga ada transferan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT