Pandji Pragiwaksono Buka Suara Usai Materi “Mens Rea” Viral dan Berujung Laporan Polisi
- Youtube Total Politik
Jakarta, tvOnenews.com — Komika Pandji Pragiwaksono akhirnya angkat bicara setelah materi stand up comedy berjudul Mens Rea viral dan berujung pada laporan ke Polda Metro Jaya. Lewat unggahan Instagram Stories, Pandji menyampaikan terima kasih atas dukungan publik dan menegaskan dirinya dalam kondisi baik di tengah polemik yang berkembang.
Dalam video singkat yang diunggah dari New York, Pandji tampak santai menyapa pengikutnya. Ia menyebut baru saja menyelesaikan pekerjaan dan hendak pulang ke rumah untuk berkumpul bersama keluarga.
“Hai, apa kabar Indonesia? Gue cuma mau bilang terima kasih untuk dukungannya, untuk doanya. Banyak banget yang ngedoain yang baik-baik ke gue,” ujar Pandji dalam unggahannya.
Pandji menegaskan bahwa dirinya baik-baik saja dan berharap hal yang sama bagi masyarakat. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada publik yang masih mencintai seni stand up comedy.
“Gue juga baik-baik aja. Sekarang lagi mau balik ke rumah, mau ketemu anak-anak dan istri, makan malam sama mereka. Semoga lu juga sehat, semoga lu juga baik-baik aja. I love you guys, dan terima kasih sudah mencintai kesenian stand up comedy,” ucapnya.
Awal Mula Polemik Mens Rea
Pernyataan Pandji tersebut muncul setelah dirinya dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait materi dalam special show Netflix berjudul Mens Rea. Pertunjukan tersebut tayang pada akhir Desember 2025 dan berisi komedi satir yang menyinggung isu sosial dan politik nasional.
Kontroversi mencuat ketika sejumlah materi dianggap menyinggung organisasi keagamaan, khususnya Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah. Materi itu dinilai menyiratkan adanya politik balas budi serta pengelolaan tambang yang dikaitkan dengan dukungan politik.
Pada 7–8 Januari 2026, sekelompok warga yang mengatasnamakan Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) dan Aliansi Muda Muhammadiyah resmi melaporkan Pandji ke Polda Metro Jaya.
Laporan tersebut terdaftar dengan nomor LP/B/166/I/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 8 Januari 2026.
Polisi Benarkan Laporan
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, membenarkan adanya laporan tersebut.
Load more