News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Doktif Minta Tunda Pemeriksaan Sebagai Tersangka di Polres Jaksel, Kembali Dijadwalkan 22 Januari

Dokter Detektif (Doktif) tidak menghadiri pemeriksaan sebagai tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik dr. Richard Lee di Polres Metro Jakarta Selatan.
Rabu, 14 Januari 2026 - 14:24 WIB
Dokter Detektif (Doktif) Samira Farahnaz mendatangi Polda Metro Jaya
Sumber :
  • Adinda Ratna Safira/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Dokter Samira Farahnaz atau Dokter Detektif (Doktif) tidak menghadiri pemeriksaan sebagai tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik dr. Richard Lee di Polres Metro Jakarta Selatan, Rabu (13/1/2026).

Kanit Krimum Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Igo Fazar Akbar mengatakan, ketidakhadiran tersangka dalam pemeriksaan lantaran ada kegiatan lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Harusnya tanggal 13 kemarin (diperiksa), tapi yang bersangkutan menunda hingga tanggal 22 Januari 2025,” kata Igo, kepada wartawan, Rabu (14/1/2026).

“(Alasannya) sepertinya terhalang karena ada kegiatan yang bersangkutan,” jelasnya.

Sementara itu, Igo mengungkapkan, saat ini pihaknya tengah menunggu kehadiran yang bersangkutan pada 22 Januari mendatang.

“Jadi kami sementara ini nunggu kehadirannya di tanggal 22 Januari,” ungkap Igo.

Kemudian Igo menuturkan, walaupun pelapor juga ditetapkan sebagai tersangka di Polda Metro Jaya, pihak kepolisian memastikan tidak mengganggu proses penyidikan.

“Intinya proses sidik tetap berjalan,” tukasnya.

Sebelumnya diberitakan, Dokter Samira Farahnaz atau Dokter Detektif (Doktif) resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik.

Meski demikian, polisi memastikan pemilik akun media sosial @dokterdetektifreal tersebut tidak dilakukan penahanan.

Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Dwi Manggala Yuda, mengatakan penetapan status tersangka terhadap Doktif dilakukan sejak 12 Desember 2025.

“Perkara ini terkait dugaan pencemaran nama baik dengan penerapan UU ITE Pasal 27A. Perkaranya sudah naik ke tahap penyidikan dan status tersangka ditetapkan pada 12 Desember 2025,” kata Dwi, Kamis (25/12/2025).

Adapun, kasus ini bermula dari laporan terhadap akun Instagram @dokterdetektifreal ke Polres Metro Jakarta Selatan. Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP/B/779/III/2025/SPKT/Polres Metro Jaksel/Polda Metro Jaya tertanggal 6 Maret 2025.

Peristiwa yang dilaporkan terjadi pada 4 Maret 2025. Saat itu, pemilik akun @dokterdetektifreal mengunggah konten yang diduga menyerang kehormatan dr. Richard Lee.

Dalam unggahan tersebut tertulis, “Gerombolan Sirkus Etc kena PRANKK!!,,,, DokTif ga akan kena jebakan kalian!!! kalian lah yang akan kena batunya!!! ini hanya sedikit bukti kebusukan & keculasan Ratu flexing yang mulai terkuak!!! Blom lagi kejahatan-kejahatan sepasang suami istri dengan profesinya menghalalkan segala macam cara menipu masyarakat indonesia sekian taun!!!”

Atas unggahan itu, Doktif disangkakan melanggar Pasal 45 ayat (3) juncto Pasal 27A Undang-Undang ITE sebagaimana diatur dalam UU Nomor 1 Tahun 2024 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Dwi menegaskan, penyidik tidak melakukan penahanan karena ancaman pidana dalam pasal yang disangkakan maksimal dua tahun penjara.

“Kami tidak melakukan penahanan. Betul, dikenakan wajib lapor,” ujarnya.

Meski telah berstatus tersangka, dr. Samira belum diperiksa dalam kapasitas tersebut. Polisi masih mengedepankan upaya mediasi dengan mempertemukan pelapor, dr. Richard Lee, dan terlapor.

Menurut Dwi, surat pemanggilan untuk mediasi telah dilayangkan, namun pelaksanaannya dijadwalkan ulang hingga 6 Januari 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga kini, penyidik masih menunggu kehadiran kedua belah pihak di Polres Metro Jakarta Selatan.

“Jika nantinya tidak tercapai pertemuan atau kesepakatan yang baik, kami akan menindaklanjuti dengan pemanggilan tersangka, baik dr. Samira atau Doktif,” jelasnya. (ars/iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal AVC Men's Cup 2026, Minggu 21 Juni: Timnas Voli Indonesia vs Korea Selatan

Jadwal AVC Men's Cup 2026, Minggu 21 Juni: Timnas Voli Indonesia vs Korea Selatan

Jadwal AVC Men's Cup 2026 hari ini, di mana ada pertandingan antara Timnas Voli Indonesia vs Korea Selatan pada Minggu (21/6/2026).
Info Cuaca Minggu 21 Juni 2026: Hari Ini Jakarta Diguyur Hujan Menjelang Sore

Info Cuaca Minggu 21 Juni 2026: Hari Ini Jakarta Diguyur Hujan Menjelang Sore

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan seluruh wilayah DKI Jakarta diguyur hujan dengan intensitas ringan, Minggu (21/6/2026) malam.
Piala Dunia 2026: Deniz Undav, Supersub dan Pahlawan Kemenangan Jerman yang Samai Lionel Messi di Puncak Top Skor

Piala Dunia 2026: Deniz Undav, Supersub dan Pahlawan Kemenangan Jerman yang Samai Lionel Messi di Puncak Top Skor

Deniz Undav jadi sorotan setelah kemenangan dramatis Jerman atas Pantai Gading di Piala Dunia 2026, Minggu (21/06/2026). Penyerang 29 tahun itu jadi pahlawan.
Tersangka Perusakan Ruko di Cilincing Ditangkap, Motifnya Perselisihan Pribadi

Tersangka Perusakan Ruko di Cilincing Ditangkap, Motifnya Perselisihan Pribadi

Tersangka perusakan ruko di Cilincing, Jakarta Utara, berinisial ADG (30) akhirnya ditangkap polisi. 
Diduga Terlibat Tabrak Lari, Mobil SUV Hancur Menjadi Sasaran Kemarahan Warga Usai Melarikan Diri

Diduga Terlibat Tabrak Lari, Mobil SUV Hancur Menjadi Sasaran Kemarahan Warga Usai Melarikan Diri

Pengejaran berakhir di depan Kampus ISBI Bandung dengan kondisi kendaraan telah mengalami kerusakan pada beberapa bagian akibat dirusak massa yang kesal...
Korban YTT Ditemukan Mengenaskan, Polda Jabar masih Memburu Pelaku Kasus Dugaan Penyekapan dan Penganiayaan Selama 3 Tahun

Korban YTT Ditemukan Mengenaskan, Polda Jabar masih Memburu Pelaku Kasus Dugaan Penyekapan dan Penganiayaan Selama 3 Tahun

Viral sebuah kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap YTT di media sosial. Polda Jabar pastikan masih memburu pelaku

Trending

Harga Anjlok, Peternak Ayam Petelur di Banyuwangi Dihantui Kebangkrutan

Harga Anjlok, Peternak Ayam Petelur di Banyuwangi Dihantui Kebangkrutan

Peternak ayam petelur yang tergabung dalam Asosiasi Peternak Unggas Maju Makmur mengaku tengah menghadapi ancaman kebangkrutan usai anjloknya harga telur yang kini berisar harga Rp20.000 per kilogram.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Jerman Vs Pantai Gading

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Jerman Vs Pantai Gading

Baik Jerman maupun Pantai Gading mencatatkan kemenangan pada pertandingan sebelumnya. Keduanya tentu mengejar kemenangan lagi demi memperbesar peluang lolos ke babak 32 besar.
Kronologi Tragis YTT: Perempuan Asal Bandung yang Hilang Selama 3 Tahun, Diduga Disekap Kekasih hingga Wajah Rusak dan Kondisinya Kritis

Kronologi Tragis YTT: Perempuan Asal Bandung yang Hilang Selama 3 Tahun, Diduga Disekap Kekasih hingga Wajah Rusak dan Kondisinya Kritis

Terungkap kronologi hilangnya YTT, perempuan asal Bandung yang diduga disekap dan dianiaya kekasihnya selama lebih dari tiga tahun. Korban ditemukan kritis di RSHS Bandung dengan luka berat
Belanda Langsung Pecahkan Rekor Usai Hancurkan Swedia 5-1, De Oranje Lewati Catatan Tak Terkalahkan Brasil di Piala Dunia

Belanda Langsung Pecahkan Rekor Usai Hancurkan Swedia 5-1, De Oranje Lewati Catatan Tak Terkalahkan Brasil di Piala Dunia

Kemenangan telak 5-1 yang diraih Belanda atas Swedia pada Minggu (21/6/2026) hadirkan rekor baru di ajang Piala Dunia. De Oranje resmi memecahkan rekor Brasil.
Terbongkar! Bendahara Fredy Pratama Bawa Miliaran Rupiah ke Thailand 168 Kali, Akhir Pelariannya Berhenti di Malaysia

Terbongkar! Bendahara Fredy Pratama Bawa Miliaran Rupiah ke Thailand 168 Kali, Akhir Pelariannya Berhenti di Malaysia

Frans Antoni, bendahara jaringan narkoba Fredy Pratama, ditangkap di Malaysia setelah buron sejak 2023. Ia diduga membawa uang hasil kejahatan hingga ratusan kali dan menjadi
Piala Dunia 2026: Seolah Tak Percaya, Pelatih Swedia Terkejut Usai Timnya Dihajar Belanda 5-1

Piala Dunia 2026: Seolah Tak Percaya, Pelatih Swedia Terkejut Usai Timnya Dihajar Belanda 5-1

Pelatih Timnas Swedia, Graham Potter, mengaku tidak menyangka timnya harus menelan kekalahan telak 1-5 dari Belanda di Piala Dunia 2026, Minggu (21/06/2026).
Buka Pesparawi XIV di Manokwari, Wapres Gibran Tegaskan Papua Jadi Prioritas Pembangunan Indonesia-sentris

Buka Pesparawi XIV di Manokwari, Wapres Gibran Tegaskan Papua Jadi Prioritas Pembangunan Indonesia-sentris

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh pelosok negeri, dengan menempatkan Papua sebagai salah satu wilayah prioritas utama. 
Selengkapnya

Viral