News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

FPI Kecam 'Mens Rea' Soal Penistaan Agama, Pandji Pragiwaksono Terancam Masuk Bui?

Materi Stand Up Comedy bertajuk 'Mens Rea' besutan komika Pandji Pragiwaksono turut disorot tajam oleh Dewan Pimpinan Pusat Front Persaudaraan Islam (DPP FPI).
Kamis, 15 Januari 2026 - 00:00 WIB
Komika, Pandji Pragiwaksono
Sumber :
  • Tangkapan layar video viral

Jakarta, tvOnenews.com - Materi Stand Up Comedy bertajuk 'Mens Rea' besutan komika Pandji Pragiwaksono turut disorot tajam oleh Dewan Pimpinan Pusat Front Persaudaraan Islam (DPP FPI).

Pasalnya, FPI menilai jika materi komedi milik Pandji Pragiwaksono berunusurkan penistaan agama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penistaan agama yang dimaksud berupa pembahasan ibadah salat yang diangkat Pandji dalam materi komedinya itu.

Imam Pusat DPP FPI, Abuya KH Ahmad Qurthuby Jaelani
Imam Pusat DPP FPI, Abuya KH Ahmad Qurthuby Jaelani
Sumber :
  • Istimewa

"Kami menitikberatkan perihal penistaan agama, kalau politiknya saya bukan ahli, saya tidak mau bicara yang bukan keahlian saya, karrna saya dibidang agama ya perihal agama saja," kata Imam Pusat DPP FPI, Abuya KH Ahmad Qurthuby Jaelani kepada awak media di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Rabu (14/1/2025).

Ahmad Qurthuby menjelaskan pihaknya telah melakukan kajian mengenai potensi penistaan agama yang dilakukan oleh Panjdi Pragiwaksono.

Menurutnya kajian dari FPI menyatakan jika materi Pandji Pragiwaksono telah memenuhi syarat penistaan agama.

"Alhamdulillah kami dari Dewan Pimpinan Pusat Front Persaudaraan Islam tanggal 12 Januari 2026, 24 Rajab kemarin itu telah mengeluarkan surat dari DPP-FPI yang berisi 15 poin," kata Ahmad Qurthuby.

"Kami akan dukung ke ranah hukum, sesuai di poin 15, kita mengawal proses hukum. Siapapun, bukan Pandji saja, siapa saja yang menistakan agama, kita berlaku secara umum," sambungnya.

Habib Rizieq Geram 'Mens Rea' Hina Salat

Eks pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab mendadak ikut berkomentar pedas terkait tayangan materi Stand Up Comedy 'Mens Rea' besutan komika Pandji Pragiwaksono.

Dalam dakwahnya, Habib Rizieq menyinggung soal materi komedi yang disampaikan oleh Pandji Pragiwaksosno serta polemiknya di masyarakat.

"Beberapa hari terkahir ini sedang ramai, jadi ini ada pelawak saudara, dia nyindir pejabat, rezim, Presiden, beberapa orang tujuannya kritik. Sekali lagi kritiknya bagus, lanjutkan, teruskan," kata Habis Rizieq dalam video tersebut.

Habib Rizieq Singgung Materi "Mens Rea" Pandji yang Dinilai Menistakan Agama: Enggak Usah Bahas Agama, Ustaz Juga Bukan!
Sumber :
  • Kolase tvOnenews/Instagram pandji.pragiwaksono

Habib Rizieq mengaku dirinya tak setuju jika adanya laporan polisi terhadap Pandji Pragiwaksono terkait kritik yang disampaikannya melalui materi Stand Up Comedy 'Mens Rea'.

Justru dirinya meminta para pemimpin dan pejabat di negeri ini agar tak anti kritik terkait kinerja ataupun kebijakan yang dilakukannya.

"Saya juga enggak setuju kalau gara-gara kritiknya dia harus ditangkap, harus diproses hukum, enggak boleh. Membiasakan dirilah para pemimpin untuk dikritik oleh rakyatnya," ucapnya.

Kendati mendukung materi komedi milik Pandji Pragiwaksono, Habib Rizieq turut mengaku tak suka terhadap komika tersebut.

Pasalnya, Habib Rizieq menilai adanya penistaan agama dalam materi komedi yang disampaikan oleh komika Pandji Pragiwaksono.

"Tapi ada yang bagian yang memprihatinkan, ternyata dalam komedinya, dalam gurauannya, dalam candaanya, dia bercanda juga soal salat, ini yang berat. Dia katakan ada kelompok kalau pilih pemimpin, pokoknya pemimpin syaratnya enggak boleh bolong salatnya, orang ketawa saudara," kata Habib Rizeq.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Habib Rizieq pun dengan tegas meminta komika Pandji Pragiwaksono untuk segera meminta maaf dan menghapus rekaman materi komedi yang berisikan tentang ibadah salat.

"Jadi kita minta tobat, minta maaf, kita ingatkan juga rkamannya yang ada di Netflix bagian menghina salat tadi hapus. Ini ada di Netflix jutaan orang nonton. Dan pihak Netflix wajib cabut rekaman tersebut sekurangnya hapus bagian yang menintakan agama," pungkasnya.(raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Apapun Keterbatasan APBN, MK Ingatkan Anggaran Pendidikan 20 Persen Tidak Boleh Dikurangi

Apapun Keterbatasan APBN, MK Ingatkan Anggaran Pendidikan 20 Persen Tidak Boleh Dikurangi

Apapun keterbatasan APBN yang dialami, Mahkamah Konstitusi (MK) mengingatkan kewajiban negara memenuhi amanat konstitusi mengenai kapasitas prioritas anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20 persen dari APBN tidak boleh dikurangi.
Update Kasus Buronan Harun Masiku, KPK Buka Peluang Sidang In Absentia

Update Kasus Buronan Harun Masiku, KPK Buka Peluang Sidang In Absentia

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana akan membuka peluang untuk melakukan mekanisme persidangan in absentia terhadap tersangka dugaan suap pergantian antarwaktu (PAW) Anggota DPR sekaligis buronan, Harun Masiku.
Rugikan Negara Rp15,6 Miliar, Tersangka Korupsi Jasindo Ditahan KPK

Rugikan Negara Rp15,6 Miliar, Tersangka Korupsi Jasindo Ditahan KPK

KPK melakukan penahanan kepada empat orang tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait pembayaran komisi terhadap asuransi perkapalan milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) oleh PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) tahun 2015-2020.
Banyak Kasus Korupsi yang Ditangani, KPK Sebut Masih Adanya Kelemahan Dalam Tata Kelola Pemerintahan

Banyak Kasus Korupsi yang Ditangani, KPK Sebut Masih Adanya Kelemahan Dalam Tata Kelola Pemerintahan

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto menyebut banyaknya operasi tangkap tangan (OTT) bukan soal keberhasilan semata, tetapi menjadi persoalan yang serius soal lemahnya tata kelola pemerintahan. 
KPK Ungkap Mengapa Banyak Tangkap Pejabat Level Bupati dan Wali Kota Tahun Ini

KPK Ungkap Mengapa Banyak Tangkap Pejabat Level Bupati dan Wali Kota Tahun Ini

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) angkat bicara soal maraknya penangkapan terhadap Bupati ataupun Wali Kota sejak awal  2026, tetapi belum menjaring pejabat yang levelnya lebih tinggi.
Pakai Bukti Video! Ruben Onsu Bongkar Momen di Acara Balet Anak, Singgung Sosok Diduga Giorgio Antonio

Pakai Bukti Video! Ruben Onsu Bongkar Momen di Acara Balet Anak, Singgung Sosok Diduga Giorgio Antonio

Presenter Ruben Onsu kembali menjadi sorotan setelah mengunggah sebuah video lama yang memperlihatkan momen dirinya menghadiri acara balet sang anak.

Trending

Ruben Onsu Dituding Selingkuh Gegara Kasur Mewah, Pengacara Langsung Tantang Penyebar Rumor!

Ruben Onsu Dituding Selingkuh Gegara Kasur Mewah, Pengacara Langsung Tantang Penyebar Rumor!

Di tengah proses penyelesaian persoalan keluarga dengan mantan istrinya, Sarwendah, Ruben Onsu kini diterpa rumor baru yang menyebut dirinya pernah berselingkuh
Pada Media Inggris, Erick Thohir Dukung Rencana FIFA Jual Hak Komersial Piala Dunia di Tengah Ancaman Boikot UEFA

Pada Media Inggris, Erick Thohir Dukung Rencana FIFA Jual Hak Komersial Piala Dunia di Tengah Ancaman Boikot UEFA

Di tengah gelombang penolakan dari sejumlah konfederasi besar, Ketua Umum PSSI Erick Thohir justru menegaskan dukungannya terhadap proyek bernilai fantastis tersebut karena dinilai dapat mempercepat pembangunan sepak bola Indonesia.
Genomics & Science Dojo 3.0 Ditutup, Peneliti Indonesia Dibidik Tembus Jurnal Q1 Dunia

Genomics & Science Dojo 3.0 Ditutup, Peneliti Indonesia Dibidik Tembus Jurnal Q1 Dunia

Program pengembangan kapasitas peneliti Genomics & Science Dojo 3.0 resmi memasuki tahap akhir setelah rangkaian workshop intensif yang berlangsung pada 19–22 Juli 2026.
Pakai Bukti Video! Ruben Onsu Bongkar Momen di Acara Balet Anak, Singgung Sosok Diduga Giorgio Antonio

Pakai Bukti Video! Ruben Onsu Bongkar Momen di Acara Balet Anak, Singgung Sosok Diduga Giorgio Antonio

Presenter Ruben Onsu kembali menjadi sorotan setelah mengunggah sebuah video lama yang memperlihatkan momen dirinya menghadiri acara balet sang anak.
KFA Buka Lowongan Kerja Pimpin Timnas Korea Selatan, Shin Tae-yong Tak Bisa Jadi Pelatih Interim Karena Jalani Sanksi

KFA Buka Lowongan Kerja Pimpin Timnas Korea Selatan, Shin Tae-yong Tak Bisa Jadi Pelatih Interim Karena Jalani Sanksi

Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong tak bisa menjadi pelatih interim Korea Selatan.
Tak Hanya Komentari Putusan MK, Ustaz Dasad Latif Puji PDIP

Tak Hanya Komentari Putusan MK, Ustaz Dasad Latif Puji PDIP

Ustaz Dasad Latif menyampaikan apresiasi terhadap putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang melarang penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk membiayai
Istri Menteri UMKM Sebut Pajak UMKM Online Sedang Diproses Turun dari 20 ke 8 Persen, Kapan Realisasinya?

Istri Menteri UMKM Sebut Pajak UMKM Online Sedang Diproses Turun dari 20 ke 8 Persen, Kapan Realisasinya?

Pemerintah menyatakan tengah mendorong penurunan beban pajak bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berjualan melalui platform digital.
Selengkapnya

Viral