HOAKS! Narasi Purbaya Temukan Data Uang Jokowi Ribuan Triliun di Bank China Adalah Menyesatkan, Cek Faktanya!
- tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar
Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) angkat bicara soal sejumlah unggahan yang beredar di media sosial dengan klaim bahwa Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menemukan data dana milik mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang disebut tersimpan di sebuah bank di China dengan nilai mencapai ribuan triliun rupiah.
Setelah dilakukan penelusuran dan klarifikasi resmi, informasi tersebut dipastikan tidak benar alias hoaks.
Konten menyesatkan itu tersebar melalui sejumlah akun Facebook dan disertai foto kolase tumpukan uang yang diklaim sebagai bukti temuan tersebut.
Narasi yang dibangun menyebutkan adanya dana fantastis milik Jokowi yang disebut baru terungkap.
Adapun keterangan yang dicantumkan dalam unggahan tersebut berbunyi:
"PURBAYA TEMUKAN DATA UANG JOKOWI RIBUAN TRILIUN DI SIMPAN DI BANK CHINA, M4KS4 TIGA PERIODE TERNYATA INI TO JAWABAN NYA"
Menanggapi hal tersebut, Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kementerian Keuangan secara tegas membantah klaim yang beredar dan memastikan kabar tersebut merupakan informasi palsu alias Hoaks.
"Berita yang menyatakan bahwa Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa  menemukan data uang Jokowi ribuan triliun di bank Cina adalah tidak benar atau HOAKS," tegas PPID Kemenkeu dalam berbagai platform resminya, Rabu (13/1/2026).
"Masyarakat diharapkan waspada terhadap penyebaran berita bohong yang mengatasnamakan Menteri Purbaya," jelasnya.
Hasil Penelusuran Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, foto tumpukan uang yang digunakan dalam unggahan tersebut tidak berkaitan dengan klaim yang disampaikan.
Mengutip Kompas.com, penelusuran melalui mesin pencari gambar menunjukkan foto serupa pernah dimuat Harian Fajar pada 20 November 2025.
Dalam pemberitaan tersebut dijelaskan bahwa uang yang ditampilkan merupakan hasil sitaan Komisi Pemberantasan Korupsi dalam perkara korupsi investasi fiktif di PT Taspen (Persero).
KPK menyebutkan, dana Rp300 miliar yang dipamerkan hanya sebagian dari total aset senilai Rp883 miliar yang berhasil dipulihkan dalam kasus tersebut.
Sementara itu, penelusuran melalui Google Search tidak menemukan satu pun informasi kredibel atau pemberitaan media arus utama yang menyebutkan Purbaya Yudhi Sadewa menemukan data dana milik Jokowi di bank China.
Sebelumnya, berbagai konten disinformasi juga sempat beredar di media sosial yang mengaitkan nama Jokowi dan Purbaya dalam isu lain, termasuk proyek kereta cepat, yang juga tidak didukung fakta.
Dengan demikian, klaim yang menyebut Purbaya menemukan dana Jokowi senilai ribuan triliun di bank China dipastikan tidak berdasar.
Unggahan tersebut menggunakan foto lama yang tidak relevan dan memelintir konteks peristiwa.
Kesimpulannya, informasi yang beredar merupakan hoaks. Hingga kini tidak ada data valid maupun pernyataan resmi yang membenarkan adanya temuan dana milik Jokowi di bank China oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (rpi)
Load more