News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polsek Pesanggrahan Terus Beri Pendampingan Pemulihan Bagi Keluarga Almarhum Alvaro

Polres Metro Jakarta Selatan melalui Polsek Pesanggrahan terus melakukan pendampingan pemulihan kepada keluarga almarhum Alvaro Kiano Nugroho (8) yaang menjadi korban penculikan hingga ditemukan tewas secara sadis oleh ayah tirinya.
Kamis, 15 Januari 2026 - 04:35 WIB
Jenazah Alvaro Kiano Nugroho (6) dimakamkan di Tanah Wakaf Masjid Al-Muflihun, Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Kamis (4/12/2025) sore.
Sumber :
  • Rika Pangesti/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Polres Metro Jakarta Selatan melalui Polsek Pesanggrahan terus melakukan pendampingan pemulihan kepada keluarga almarhum Alvaro Kiano Nugroho (8) yaang menjadi korban penculikan hingga ditemukan tewas secara sadis oleh ayah tirinya.

Kapolsek Pesanggrahan, Kompol Seala Syah Alam mengatakan pendampingan trauma healing ini merupakan komitmen Polri dalam memeberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat khususnya yang mengalami duka mendalam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya upaya ini diberikan untuk dapat memberikan pemulihan secara keseluruhan terhadap keluarga korban khususnya psikologis.

“Meski telah 40 hari berlalu sejak pemakaman almarhum Alvaro, perhatian dan kepedulian kami tidak berhenti. Kami ingin memastikan keluarga tetap mendapatkan dukungan, baik secara moril maupun psikologis, agar dapat kembali menjalani aktivitas dengan lebih tenang,” kata Sealas kepada awak media, Jakarta, Rabu (14/1/2025).

Tak hanya itu, Seala mengaku kepolisian juga secara berkala menyalurkan bantuan kepada keluara almarhum sebagai bentuk empati atas duka yang mendalam itu.

Seala juga tak lupa mengucapkan apresiasi kepada warga sekitar terkai sikap empati dan solidaritas selama masa duka keluarga alamarhum Alvaro.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada keluarga dan warga yang terus saling mendukung. Sinergi dan kepedulian seperti inilah yang menjadi kekuatan kita bersama dalam menghadapi situasi sulit,” pungkasnya.

Diketahui, Alvaro hilang sejak 6 Maret 2025 saat bulan ramadhan. 

Saat itu, ia berpamitan untuk buka puasa bersama di Masjid Jami Al–Muflihun, tak jauh dari rumahnya. 

Naasnya, Alvaro ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sebagai kerangka di Jembatan Cilalay, Desa Singabraja, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. 

Kerangka itu baru ditemukan setelah hampir 9 bulan proses pencarian. Kerangka tersebut ditemukan pada Minggu petang, 23 November 2025, setelah polisi mendapatkan pengakuan dari ayah tiri korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihak kepolisian dan tim forensik Pusdokkes Polri telah memastikan melalui tes DNA bahwa kerangka tersebut identik dengan Alvaro. 

Jenazah Alvaro tidak dikuburkan secara layak, melainkan dibuang sembarangan di lokasi penemuan yang berada di tumpukan sampah di pinggir kali, sehingga menyebabkan bagian tubuhnya berpencar.(raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Usai Kembali Diperiksa KPK, Sudewo Ngaku Kangen Pati

Usai Kembali Diperiksa KPK, Sudewo Ngaku Kangen Pati

Bupati Pati nonaktif Sudewo rampung diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Kamis, (16/4/2026). Ia diperiksa sebagai tersangka terkait kasus pengisian jabatan perangkat desa
Geledah Rumah Bupati Tulungagung, KPK Temukan Surat Untuk Peras OPD

Geledah Rumah Bupati Tulungagung, KPK Temukan Surat Untuk Peras OPD

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan terhadap rumah dinas dan rumah pribadi Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo (GSW).
SEVP Agrinas Perkuat Sinergi dengan KSO Koptan Kampar Jaya Bersama

SEVP Agrinas Perkuat Sinergi dengan KSO Koptan Kampar Jaya Bersama

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) dalam melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan KSO, sekaligus memastikan tata kelola kemitraan berjalan sesuai prinsip good corporate governance.
Kejati: Mantan Kepala BPN Terima Uang Gratifikasi Capai Miliaran

Kejati: Mantan Kepala BPN Terima Uang Gratifikasi Capai Miliaran

Pejabat Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat mengungkap bahwa Subhan, mantan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumbawa menerima uang gratifikasi dengan nominal mencapai miliaran rupiah.
Final Four Proliga 2026: Babak Belur Dihajar LavAni Tiga Set Langsung, Sigit Ari Widodo Akui Materi Pemain Samator...

Final Four Proliga 2026: Babak Belur Dihajar LavAni Tiga Set Langsung, Sigit Ari Widodo Akui Materi Pemain Samator...

Surabaya Samator dipastikan gagal melaju ke babak grand final musim ini setelah mereka menelan kekalahan kelimanya di final four Proliga 2026.
Harga Minyakita Naik, Mendag Tegaskan Tidak Ada Kelangkaan Stok

Harga Minyakita Naik, Mendag Tegaskan Tidak Ada Kelangkaan Stok

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengungkapkan bahwa saat ini memang ada kenaikan harga Minyakita buntut dari harga plastik yang naik.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Kamis 16 April: Gresik Phonska Berpeluang Tikung Megawati Hangestri Cs Untuk Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Kamis 16 April: Gresik Phonska Berpeluang Tikung Megawati Hangestri Cs Untuk Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026 pada 16 April, di mana Gresik Phonska Pupuk Plus Indonesia hari ini berpeluang menikung Megawati Hangestri dan skuad Jakarta Pertamina Enduro untuk lolos ke babak grand final.
Dua Kali Dipecat pada 2025, Shin Tae-yong Buka Peluang Latih Klub Super League: Saya Punya Dua Tawaran

Dua Kali Dipecat pada 2025, Shin Tae-yong Buka Peluang Latih Klub Super League: Saya Punya Dua Tawaran

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengaku tetap terbuka menerima tawaran melatih, termasuk dari klub Liga Indonesia, setelah dua kali dipecat.
Timnas Indonesia hingga Italia Nantikan Playoff Darurat, Presiden FIFA Minta Iran Tetap Bermain di Piala Dunia 2026

Timnas Indonesia hingga Italia Nantikan Playoff Darurat, Presiden FIFA Minta Iran Tetap Bermain di Piala Dunia 2026

Presiden FIFA, Gianni Infantino, mengharapkan Iran tetap mengikuti Piala Dunia 2026. Isu pencoretan Iran memunculkan potensi playoff darurat yang bisa diikuti oleh Timnas Indonesia hingga Italia.
Hitung-hitungan Jakarta Electric PLN Lolos ke Grand Final Proliga 2026: Peluangnya Kecil

Hitung-hitungan Jakarta Electric PLN Lolos ke Grand Final Proliga 2026: Peluangnya Kecil

Menilik hitung-hitungan tim voli putri Jakarta Electric PLN lolos ke babak grand final Proliga 2026. Ersandrina Devega dkk masih punya asa, namun peluangnya kecil.
Tanpa Megawati Hangestri dan Kim Yeon-koung, KOVO Catat Rekor Jumlah Penonton di Liga Voli Korea 2025-2026

Tanpa Megawati Hangestri dan Kim Yeon-koung, KOVO Catat Rekor Jumlah Penonton di Liga Voli Korea 2025-2026

Meski tak diramaikan oleh Megawati Hangestri hingga Kim Yeon-koung, namun nyatanya ajang Liga Voli Korea 2025-2026 telah mencatatkan rekor jumlah penonton.
16 Mahasiswa Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Cuma Diskors, UI: Bukan Sanksi Akhir

16 Mahasiswa Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Cuma Diskors, UI: Bukan Sanksi Akhir

Kampus menyebut kebijakan tersebut murni langkah administratif agar proses pemeriksaan berjalan maksimal.
Kelangkaan BBM di Sejumlah Desa Pacitan, Ini Penjelasan Pertamina Patra Niaga

Kelangkaan BBM di Sejumlah Desa Pacitan, Ini Penjelasan Pertamina Patra Niaga

Kondisi perekonomian masyarakat di sejumlah desa di Kabupaten Pacitan semakin dirasakan sulit. Setelah lebih dari sepekan, BBM jenis Pertalite mengalami kelangkaan.
Selengkapnya

Viral