News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPK Dalami Dugaan Aliran Dana Biro Haji Khusus ke Pengurus PBNU dalam Kasus Kuota Haji

KPK menduga biro haji khusus memberi uang ke pengurus PBNU terkait kasus kuota haji. KPK masih mendalami nominal dan aliran dana tersebut.
Jumat, 16 Januari 2026 - 10:29 WIB
Jubir KPK Budi Prasetyo
Sumber :
  • Aldi Herlanda/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan aliran dana dari biro penyelenggara ibadah haji khusus kepada salah satu pengurus Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Dugaan tersebut berkaitan dengan kasus korupsi penentuan kuota dan penyelenggaraan ibadah haji di Kementerian Agama periode 2023–2024 yang kini tengah ditangani KPK.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, pemberian uang itu diduga berasal dari sejumlah biro travel atau Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) kepada pihak yang saat ini tengah diperiksa dalam penyidikan KPK.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Diduga penerimaannya dari para biro travel atau PIHK,” ujar Budi kepada wartawan di Jakarta, Jumat (16/1/2026).

Meski demikian, KPK masih melakukan pendalaman terkait total nominal uang yang diduga diterima serta mekanisme aliran dananya. Menurut Budi, proses pengumpulan keterangan saksi dan bukti masih terus berjalan dalam rangka memperkuat konstruksi perkara yang ditangani KPK.

“Terkait nominal, nanti kami cek kembali karena ini masih terus dilakukan pendalaman,” katanya.

KPK Fokus Telusuri Aliran Dana

Dalam penyidikan yang berlangsung, KPK sejauh ini menduga penerimaan uang tersebut bersifat pribadi dan belum mengarah pada institusi tertentu. Namun, penyidik KPK tetap membuka kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain seiring berkembangnya proses hukum.

“Penerimaannya diduga masih untuk individu yang bersangkutan,” jelas Budi.

Sementara itu, pihak yang diperiksa sebelumnya membantah menerima uang terkait kasus kuota haji saat menjalani pemeriksaan oleh KPK pada 13 Januari 2026. Bantahan tersebut kini menjadi bagian dari materi pendalaman yang sedang diverifikasi penyidik KPK melalui penelusuran dokumen keuangan, keterangan saksi, dan alat bukti lainnya.

Perjalanan Kasus Kuota Haji di KPK

Kasus dugaan korupsi kuota haji ini resmi masuk tahap penyidikan KPK sejak 9 Agustus 2025. Dua hari berselang, KPK mengumumkan hasil penghitungan awal kerugian negara yang diperkirakan mencapai lebih dari Rp1 triliun serta menerapkan pencegahan ke luar negeri terhadap tiga pihak selama enam bulan.

Pada 9 Januari 2026, KPK kembali mengumumkan perkembangan penting dengan menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi kuota haji, yakni mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan mantan staf khususnya Ishfah Abidal Aziz.

Penanganan perkara ini menjadi salah satu sorotan publik karena menyangkut pengelolaan kuota haji yang berdampak langsung pada jutaan calon jemaah di Indonesia. KPK menegaskan akan mengusut tuntas dugaan praktik korupsi dalam sektor pelayanan publik strategis tersebut.

Temuan DPR Sejalan dengan Penyelidikan KPK

Selain ditangani KPK, penyelenggaraan ibadah haji 2024 sebelumnya juga disorot oleh Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket Haji DPR RI. Pansus menemukan sejumlah kejanggalan, terutama terkait pembagian kuota tambahan sebanyak 20.000 jemaah yang diberikan Pemerintah Arab Saudi.

Saat itu, Kementerian Agama membagi kuota tambahan secara seimbang, yakni 10.000 untuk haji reguler dan 10.000 untuk haji khusus. Namun, pembagian tersebut dinilai tidak sejalan dengan Pasal 64 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, yang mengatur porsi haji khusus hanya sebesar delapan persen, sedangkan 92 persen dialokasikan untuk haji reguler.

Temuan Pansus tersebut kini menjadi bagian dari konteks penting dalam penyelidikan KPK, terutama dalam menelusuri dugaan penyalahgunaan kewenangan dan potensi aliran dana dari pihak swasta kepada pejabat atau pihak terkait.

KPK Tegaskan Komitmen Usut Tuntas

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

KPK menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas kasus dugaan korupsi kuota haji, termasuk menelusuri seluruh aliran dana yang berkaitan dengan perkara tersebut. Lembaga antirasuah itu memastikan penegakan hukum dilakukan secara profesional, transparan, dan berdasarkan alat bukti yang sah.

Masyarakat diimbau untuk terus mengikuti perkembangan penanganan kasus ini melalui informasi resmi dari KPK, sekaligus mendukung upaya pemberantasan korupsi di sektor pelayanan publik yang menyentuh langsung kepentingan umat. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Usai Taklukkan Inter, Rossoneri Dapat Kabar Besar: Markus Krosche Sepakat Gabung AC Milan

Usai Taklukkan Inter, Rossoneri Dapat Kabar Besar: Markus Krosche Sepakat Gabung AC Milan

AC Milan selangkah lebih dekat mendapatkan direktur sepak bola baru. Markus Krösche disebut telah mencapai kesepakatan untuk mengisi posisi Head of Football.
Polri Tetapkan 13 Tersangka Kasus TPPO WNI Modus Tentara Bayaran Rusia, Satu Masih DPO

Polri Tetapkan 13 Tersangka Kasus TPPO WNI Modus Tentara Bayaran Rusia, Satu Masih DPO

Tim Direktorat Tindak Pidana PPA-PPO Bareskrim Polri dan Dirres PPA-PPO Polda jajaran menetapkan 13 tersangka dalam kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) modus perekrutan WNI sebagai tentara bayaran di negara Rusia.
Jadwal Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-17 2027, Pekan Depan Garuda Muda Bakal Hadapi Filipina

Jadwal Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-17 2027, Pekan Depan Garuda Muda Bakal Hadapi Filipina

Asa Timnas Indonesia U-17 berburu tiket Piala Asia U-17 2027 segera dimulai. Garuda Muda dijadwalkan menjalani pertandingan pertama pada Rabu (11/11/2026).
Persija Jakarta Tak Didampingi Shin Tae-yong saat Hadapi PSMS Medan di League Cup, Ini Alasannya

Persija Jakarta Tak Didampingi Shin Tae-yong saat Hadapi PSMS Medan di League Cup, Ini Alasannya

Persija dipastikan tak akan didampingi Shin Tae-yong saat bersua PSMS di League Cup 2026/2027. Hal itu disampaikan langsung oleh sang asisten, Choi In-cheul.
Imigrasi Bandar Lampung Usut Dugaan Perkawinan Pesanan di Pesawaran, 4 WNA Tiongkok dan 2 WNI Diperiksa

Imigrasi Bandar Lampung Usut Dugaan Perkawinan Pesanan di Pesawaran, 4 WNA Tiongkok dan 2 WNI Diperiksa

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bandar Lampung mendalami dugaan praktik perkawinan pesanan yang melibatkan empat Warga Negara Asing (WNA) berkewarganegaraan Tiongko
BNPPDT Siap Luncurkan Program 'Bangun Beranda Negeri': Fokus Benahi Infrastruktur di Perbatasan

BNPPDT Siap Luncurkan Program 'Bangun Beranda Negeri': Fokus Benahi Infrastruktur di Perbatasan

Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil (BNPPDT) kini mulai tancap gas dalam memetakan kebutuhan mendasar di wilayah terluar Indonesia melalui program bertajuk "Bangun Beranda Negeri". 

Trending

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Selengkapnya

Viral