GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tega! Begini Kronologis Lengkap Kasus Pembunuhan Dini Nurdiani, Bikin Geleng-Geleng Kepala

Kasus hilangnya Dini Nurdiani (26) sejak tanggal 26 April tersebut akhirnya terungkap. Dini dikabarkan tak mengirim kabar lagi sehabis izin buka puasa beberapa. Dua minggu kemudian, Dini ditemukan dalam kondisi tewas di sebuah lahan kosong di Kawasan Bekasi.
Minggu, 15 Mei 2022 - 11:45 WIB
Foto tersangka NU ditangkap dan dibawa ke Polsek Cengkareng
Sumber :
  • sumber: dokumentasi Humas Polres Metro Jakarta Barat

JAKARTA - Kasus hilangnya Dini Nurdiani (26) sejak tanggal 26 April tersebut akhirnya terungkap. Dini dikabarkan tak mengirim kabar lagi sehabis izin buka puasa beberapa. Dua minggu kemudian, Dini ditemukan dalam kondisi tewas di sebuah lahan kosong di Kawasan Bekasi.

Neneng Umaya (24), seorang perempuan yang merupakan tersangka kasus pembunuhan Dini Nurdiani ditangkap di rumah kontrakannya, dan tidak melakukan perlawanan sedikit pun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Neneng dengan sadis membunuh Dini Nurdiani karena kesal dengan korban yang selingkuh dengan suaminya. Padahal, korban tahu bahwa sang lelaki sudah mempunyai istri dan 3 anak.

Saking terbakarnya oleh api cemburu, Neneng Umaya pun tega menusuk berkali-kali perut dan leher korban, Dini Nurdiani, hingga tewas dengan menggunakan kunci inggris, gunting rumput dan pisau dapur.

Begini Kronologis Kasus Pembunuhan Sadis Dini Nurdiani Akibat Terbakar Api Cemburu

Neneng pun menyusun rencana pembunuhan tersebut. Mulanya, tersangka memancing Dini Nurdiani dengan mengirimkan teks Whatsapp melalui ponsel si suami yang ia ambil secara diam-diam, dan mengajak korban untuk bertemu.

Tersangka Neneng Umaya, berpura-pura menjadi keponakan dari suaminya dan menemui korban di halte sekitar daerah Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Selanjutnya, tersangka pun memboncengi Dini Nurdiani di motornya dan membawa korban ke sebuah lahan kosong sekitar perumahan Citra Grand Cibubur, Bekasi.

"Ketika tiba di lokasi, korban disuruh menunggu oleh pelaku. Lalu, pelaku pura-pura untuk beli minum," ungkap Ardhie Demastyo, Kapolsek Cengkareng Kompol pada Sabtu (14/5/2022).

Di saat korban lengah, Neneng tiba-tiba memukul kepala Dini Nurdiani dengan menggunakan kunci inggris hingga jatuh tersungkur. Dini yang merintih kesakitan pun diseret oleh tersangka ke semak-semak untuk menghabisinya.

Neneng Umaya yang berlumuran darah setelah menghabisi nyawa korban pun segera berganti pakaian, yang sudah dipersiapkan dari rumah sebelum melakukan tindakan keji tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Barang bukti yang digunakan untuk melakukan kejahatan dibuang di dekat lokasi kejadian," tutur Ardhie Demastyo.

Neneng menjadi pelaku tunggal dalam kasus pembunuhan tersebut, suaminya bahkan tidak tahu apa-apa soal niat kejinya tersebut.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Grace Natalie Perintahkan Ahmad Ali Tak Kaitkan dengan PSI

Grace Natalie Perintahkan Ahmad Ali Tak Kaitkan dengan PSI

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie menegaskan, pernyataan Ketua Harian PSI, Ahmad Ali, terkait videonya yang sempat viral beberapa waktu lalu dilakukan atas permintaannya secara langsung sebagai pendiri partai.
Irwan Suwandi Didapuk Jadi Komisaris Injourney Hospitality

Irwan Suwandi Didapuk Jadi Komisaris Injourney Hospitality

Irwan Suwandi didapuk menjadi Komisaris PT Aerowisata Hotel & Resort sejak 2024 yang merupakan bagian dari unit usaha dari Garuda Indonesia Group pada sektor hospitality dan hotel management.
Gagal Ke Piala Dunia Tak Buat Kiper Naturalisasi Menyesal Jadi WNI, Ini Rencana Maarten Paes Bersama Timnas Indonesia Terungkap

Gagal Ke Piala Dunia Tak Buat Kiper Naturalisasi Menyesal Jadi WNI, Ini Rencana Maarten Paes Bersama Timnas Indonesia Terungkap

Maarten Paes tetap pada komitmennya untuk terus membela Timnas Indonesia dan membangun sepak bola di Tanah Air.
Rekrutmen Koperasi Desa Membludak, Menkeu Pastikan Gaji Pengelola KDMP Aman dan Tak Menambah Defisit APBN

Rekrutmen Koperasi Desa Membludak, Menkeu Pastikan Gaji Pengelola KDMP Aman dan Tak Menambah Defisit APBN

Menkeu Purbaya menegaskan dana untuk gaji KDMP tidak berasal dari tambahan alokasi anggaran baru, melainkan dari pos anggaran yang sebelumnya sudah tersedia.
Dedi Mulyadi Instruksikan Bupati dan Wali Kota se-Jawa Barat Lebih Proaktif Jaga Kawasan Hutan dan Perkebunan

Dedi Mulyadi Instruksikan Bupati dan Wali Kota se-Jawa Barat Lebih Proaktif Jaga Kawasan Hutan dan Perkebunan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi instruksikan bupati dan wali kota se-jabar lebih proaktif dalam menjaga kawasan hutan dan perkebunan.
Soal Pengelolaan Kebun Binatang, Danny Gunalen: Bukan Hanya Tentang Satwa, Tapi Membangun Kepedulian Masyarakat

Soal Pengelolaan Kebun Binatang, Danny Gunalen: Bukan Hanya Tentang Satwa, Tapi Membangun Kepedulian Masyarakat

Soal pengelolaan kebun binatang modern, CEO Faunaland Danny Gunalen menyebut hal itu bukan hanya tentang menghadirkan satwa.

Trending

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral