Pesawat ATR 42-500 Hilang di Maros Sulsel, Ini Fakta Terbaru dari Lokasi Dugaan Jatuh hingga Data Penumpang
- Antara
Hasil pencarian awal membuahkan temuan penting. Enam serpihan yang diduga berasal dari pesawat ATR 42-500 ditemukan oleh sejumlah pendaki di lereng Gunung Bulusaraung. Serpihan tersebut kini telah diamankan di Desa Tompobulu, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep.
Beberapa bagian yang ditemukan menyerupai potongan badan pesawat, disertai dokumen serta buku pilot. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa pesawat ATR 42-500 memang mengalami kecelakaan di kawasan tersebut.
5. Mengangkut 7 Kru dan 3 Penumpang
Berdasarkan data manifes terbaru, pesawat ATR 42-500 membawa total 10 orang, terdiri dari 7 kru dan 3 penumpang. Data sebelumnya sempat menyebutkan 11 orang, namun setelah diverifikasi, terdapat satu kru yang batal berangkat.
Daftar kru pesawat ATR 42-500:
-
Captain Andi Dahananto
-
SIC FO Farhan Gunawan
-
FOO Hariadi
-
EOB Restu Ad P
-
EOB Dwi Murdiono
-
FA Florencia Lolita
-
FA Esther Aprilita S
Daftar penumpang pesawat ATR 42-500:
-
Deden
-
Ferry
-
Yoga
6. Pesawat ATR 42-500 Disewa Kementerian Kelautan dan Perikanan
Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport diketahui disewa oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Tiga penumpang yang berada di dalam pesawat ATR 42-500 merupakan pegawai KKP yang sedang menjalankan misi pengawasan udara atau air surveillance di wilayah perairan Indonesia.
KKP menyatakan terus berkoordinasi dengan Basarnas, Kementerian Perhubungan, dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk memantau perkembangan pencarian pesawat ATR 42-500 serta proses investigasi penyebab insiden tersebut.
Hingga saat ini, tim SAR masih memusatkan pencarian pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung. Otoritas terkait mengimbau masyarakat untuk menunggu informasi resmi dan tidak berspekulasi mengenai penyebab kecelakaan sebelum hasil investigasi diumumkan. (nsp)
Load more