Usai Damai dengan Jokowi, Viral Eggi Sudjana Nyetir Mobil Mewah di Malaysia, Roy Suryo Pastikan Asli Bukan Rekayasa AI
- Tangkapan layar
Sementara soal waktu pengambilan video, Roy menyebut belum bisa memastikan tanggal dan jam secara detail.
Namun, berdasarkan kualitas video, model kendaraan serta arsitektur SPBU dan bangunan sekitar, video tersebut dipastikan direkam belum lama ini.
“Setidak-tidaknya tahun 2026, paling lama 2025. Apalagi di Malaysia ada regulasi scrap atau penonaktifan kendaraan dengan usia tertentu,” ujarnya.
Roy juga menyoroti kondisi fisik Eggi dalam video. Pada detik ke-35 terdengar Eggi menyebut nama “Ismu” sambil mengepalkan tangan dan meneriakkan takbir sebelum bangkit dengan sigap dari posisi duduk.
“Alhamdulillah-nya BES tampak sehat walafiat. Sama sekali tidak terlihat kondisi yang disebut-sebut menderita kanker usus stadium 4,” kata Roy.
Padahal sebelumnya, saat keberangkatan terakhir Eggi ke Malaysia melalui Bandara KLIA pada Jumat (16/1/2026) dengan penerbangan Batik Air Malaysia OD-383, Eggi dilaporkan harus didorong menggunakan kursi roda.
Meski demikian, Roy tetap menyampaikan doa dan catatan kritis.
Ia mengingatkan Eggi agar memprioritaskan keselamatan dan mengikuti anjuran medis.
“Saya tetap mendoakan agar BES tetap sehat dan segera sembuh dari kanker usus stadium 4 tersebut dan sebaiknya ikuti petunjuk dokter atau rumah sakit di Penang,” ujar Roy.
Roy juga menyoroti aspek keselamatan berkendara di luar negeri.
Ia mengingatkan agar Eggi sebaiknya tidak menyetir sendiri mengingat kondisi kesehatannya dan status surat izin mengemudi.
“Apalagi kemarin tampak jelas harus pakai kursi roda dan masih menggunakan SIM Indonesia meski bisa berlaku terbatas di Malaysia sesuai Domestic Driving Licence Recognition Agreement per 1 Juni 2025,” kata Roy.
Ellida Netty, Pengacara Eggi, membenarkan sosok dalam video yang viral itu adalah Eggi.
Netty juga membenarkan video itu diambil saat Eggi berada di Malaysia untuk menjalani pengobatan.
"Iya itu (pas di Malaysia) Pak Eggi kan bisa jalan, bisa nyetir, cuma kan kankernya di usus. Jadi ketika dia dijemput oleh keponakannya yang kerja di Samsung, pas isi bensin, terus dia ingin coba (menyetir mobil)," ujar Netty.
Sebagaimana diketahui, Polda Metro Jaya resmi menghentikan penyidikan terhadap Eggi Sudjana (ES) dan Damai Hari Lubis (DHL) dalam kasus ijazah palsu Jokowi.
Load more