News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Legislator PDIP Lontarkan Kritik Tajam Sebut Kemenhut Langgar Aturan Soal Komersialisasi Kawasan Hutan

Komisi IV DPR RI mengkritik tajam adanya kawasan hutan yang beralih fungsi hingga menjadi faktor utama penyebab maraknya bencana alam berupa tanah longsor dan banjir bandang.
Selasa, 20 Januari 2026 - 03:10 WIB
Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDIP, Sonny T. Danaparamita
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi IV DPR RI mengkritik tajam adanya kawasan hutan yang beralih fungsi hingga menjadi faktor utama penyebab maraknya bencana alam berupa tanah longsor dan banjir bandang.

Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDIP, Sonny T. Danaparamita pun tak segan-segan melontarkan kritik tajam ke Kementerian Kehutanan (Kemenhut) terkait berubahnya fungsi kawasan hutan menjadi komersialisasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menyebut arah kebijakan dari Kemenhut lebih mengutamakan eksploitasi kawasan hutan menjadi komersial dengan mengabaikan fungsi ekologi.

"Pengabaian terhadap fungsi ekologis demi mengejar target ekonomi dapat dikategorikan sebagai tindakan melawan hukum," kata Sonny saat rapat bersama Kemenhut di DPR RI, Jakarta, Senin (19/1/2026).

Sonny juga mengkritisi arah kebijakan pemerintah terkait dengan ketimpangan luas peruntukan kawasan hutan lindung dan konservasi dengan hutan produksi.

Ia menyebut pemerintah lebih berpihak pada hutan produksi yang hanya menguntungkan para elite dan pemodal.

Menurutnya arah kebijakan tersebut terbilang bertentang dengan hukum seperti Pasal 33 (3) UUD 45.

Kritik tersebut diselaraskan Sonny melalui data yang dimuat pihaknya berupa luas hutan produksi saat ini mencapai 68,2 juta hektare (55%) jauh melampaui total akumulasi hutan konservasi dan hutan lindung yang hanya sebesar 56,7 juta hektare.

"Jika arah kebijakan terus dipaksakan untuk kepentingan komersial hingga mendominasi kawasan tanpa keseimbangan fungsi lindung, maka Kementerian Kehutanan bisa dianggap melakukan perbuatan melawan hukum karena telah melenceng dari filosofi dasar undang-undang," ungkapnya.

Sonny pun mencontohkan peristiwa banjir yang kerap melanda Banyuwangi tempat dapilnya.

Ia memaparkan adanya fenomena 'Alih Fungsi Tanaman' berupa penggantian tanaman keras menjadi komoditas ekonomi seperti tebu.

Sonny menilai langkah ini sebagai kebijakan yang abai terhadap daya dukung lingkungan, terutama dalam menjaga fungsi hidrologis hutan.

"Di Banyuwangi, dampak nyata sudah terlihat banjir mulai terjadi akibat hilangnya tanaman keras yang diganti tebu. Negara tidak boleh hanya mengejar angka produksi sambil menutup mata terhadap bencana yang mengintai masyarakat bawah," katanya.

Sonny juga mengkritik minimnya perlindungan hukum bagi masyarakat di sekitar hutan. 

Ia mencatat tiga persoalan utama yang harus segera dievaluasi berupa sistem bagi hasil, target PNBP yang agresif.

"Mobilisasi Massa Luar. Ironisnya, aktivitas pembabatan hutan tersebut seringkali melibatkan tenaga kerja dari luar daerah, sehingga meminggirkan peran masyarakat lokal sebagai 'Jagawana' (penjaga hutan)," tegas dia.

Sonny pun mendesak Kemenhut untuk segera melakukan reorientasi kebijakan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia meminta agar sistem bagi hasil dirumuskan kembali dengan payung hukum yang kuat serta memastikan masyarakat lokal menjadi subjek utama dalam pengelolaan hutan, bukan sekadar penonton.

"Tujuan penyelenggaraan kehutanan adalah kemakmuran rakyat yang berkeadilan dan berkelanjutan. Jangan sampai orientasi ekonomi yang berlebihan justru menghancurkan aset masa depan bangsa," pungkasnya.(raa)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Komisi VII DPR Tegas Minta Pemda Jangan Bergantung dengan APBD

Komisi VII DPR Tegas Minta Pemda Jangan Bergantung dengan APBD

Anggota DPR RI Komisi VII Hendry Munief meminta agar pemerintah daerah (pemda) tidak terus bergantung dengan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).
KPK Periksa Bupati Pati di Polres Kudus, Pemeriksaan Berlangsung Hampir 24 Jam

KPK Periksa Bupati Pati di Polres Kudus, Pemeriksaan Berlangsung Hampir 24 Jam

KPK memeriksa Bupati Pati di Polres Kudus hampir 24 jam. Polisi membenarkan peminjaman ruangan dan pemeriksaan dilakukan dini hari hingga malam.
Link Live Streaming Indonesia Masters 2026: Mulai Pagi Hari, Langsung Ada Perang Saudara di Tunggal Putra

Link Live Streaming Indonesia Masters 2026: Mulai Pagi Hari, Langsung Ada Perang Saudara di Tunggal Putra

Link live streaming Indonesia Masters 2026, yang langsung menyuguhkan duel perang saudara antar sesama tunggal putra tuan rumah.
Kubu Nadiem Laporkan 3 Saksi ke KPK, Diduga Terima Gratifikasi di Kasus Chromebook

Kubu Nadiem Laporkan 3 Saksi ke KPK, Diduga Terima Gratifikasi di Kasus Chromebook

Langkah tersebut diambil menyusul pengakuan adanya penerimaan gratifikasi yang terungkap dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Media Prancis Kebingungan, Eks Bek PSG Lebih Pilih Tinggalkan Eropa Demi Bela Persib Bandung?

Media Prancis Kebingungan, Eks Bek PSG Lebih Pilih Tinggalkan Eropa Demi Bela Persib Bandung?

Media Prancis dibuat kebingungan setelah eks bek PSG Layvin Kurzawa dikabarkan memilih meninggalkan Eropa demi bergabung dengan Persib Bandung.
Chelsea Pasang Harga Rp2,8 Triliun untuk Enzo Fernandez, PSG dan Real Madrid Saling Sikut

Chelsea Pasang Harga Rp2,8 Triliun untuk Enzo Fernandez, PSG dan Real Madrid Saling Sikut

Real Madrid dan PSG akan saling sikut dalam berebut tanda tangan bintang Chelsea Enzo Fernandez yang kabarnya ingin keluar dari Stamford Bridge musim depan.

Trending

Arteta Gigit Jari, Chelsea Siap Bayar Rp1,2 Triliaun demi Tikung Arsenal

Arteta Gigit Jari, Chelsea Siap Bayar Rp1,2 Triliaun demi Tikung Arsenal

Chelsea disebut telah menyiapkan dana hingga Rp1,2 triliun untuk membajak target incaran Arsenal. Cek selengkapnya.
Digosipkan telah Menikah Tertutup, Ruben Onsu dan Ayu Ting Ting Kompak Cuma Bisa Ngakak: Gue sampai Keder

Digosipkan telah Menikah Tertutup, Ruben Onsu dan Ayu Ting Ting Kompak Cuma Bisa Ngakak: Gue sampai Keder

Ruben Onsu dan Ayu Ting Ting buka suara menjawab isu dari konten memperlihatkan keduanya diduga telah menikah tertutup yang semakin merebak di media sosial.
Detik-Detik Menegangkan Polisi Duel Lawan Buaya 3 Meter Demi Selamatkan Nyawa Seorang Ibu di Tarakan

Detik-Detik Menegangkan Polisi Duel Lawan Buaya 3 Meter Demi Selamatkan Nyawa Seorang Ibu di Tarakan

Sebuah aksi penyelamatan heroik dilakukan jajaran polisi Polres Tarakan terhadap seorang ibu paruh baya yang nyaris kehilangan nyawa akibat diterkam buaya. 
Legislator PDIP Lontarkan Kritik Tajam Sebut Kemenhut Langgar Aturan Soal Komersialisasi Kawasan Hutan

Legislator PDIP Lontarkan Kritik Tajam Sebut Kemenhut Langgar Aturan Soal Komersialisasi Kawasan Hutan

Komisi IV DPR RI mengkritik tajam adanya kawasan hutan yang beralih fungsi hingga menjadi faktor utama penyebab maraknya bencana alam berupa tanah longsor dan banjir bandang.
Ronaldo dkk Putus Tren Negatif, Al Nassr Ada di Posisi ke Berapa dalam Klasemen Liga Profesional Saudi 2025/2026?

Ronaldo dkk Putus Tren Negatif, Al Nassr Ada di Posisi ke Berapa dalam Klasemen Liga Profesional Saudi 2025/2026?

Kemenangan Al Nassr atas Al Shabab menjadi sinyal bahaya bagi Al Hilal yang kini berada di posisi puncak klasemen sementara Liga Profesional Saudi 2025/2026.
Vickynisasi Bersabda! Vicky Prasetyo Diduga Sentil Inara Rusli dan Insanul Fahmi, Bicara Wanita Gratisan-Khianati Istri

Vickynisasi Bersabda! Vicky Prasetyo Diduga Sentil Inara Rusli dan Insanul Fahmi, Bicara Wanita Gratisan-Khianati Istri

Vicky Prasetyo kembali mengguncang publik. Kali ini ia diduga memberikan pesan menohok kepada Inara Rusli dan Insanul Fahmi menumbalkan peran Wardatina Mawa.
Presiden Prabowo Minta Jajaran Kabinet 'Gercep' Atasi Bencana Banjir di Pulau Jawa

Presiden Prabowo Minta Jajaran Kabinet 'Gercep' Atasi Bencana Banjir di Pulau Jawa

Presiden RI, Prabowo Subianto memberikan instruksi keras kepada seluruh jajaran pemerintah untuk segera bergerak cepat (gercep) menangani dampak banjir yang mengepung berbagai wilayah di Pulau Jawa. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT