News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polemik Batas RI-Malaysia Belum Beres, BNPP Ungkap 4 Segmen Sengketa Masih Gantung

BNPP membeberkan masih terdapat sejumlah masalah batas wilayah Indonesia dan Malaysia yang hingga kini masuk dalam tahap survei dan pembahasan teknis.
Rabu, 21 Januari 2026 - 20:11 WIB
Ilustrasi - Peta batas-batas wilayah Indonesia.
Sumber :
  • Worldmeters

Jakarta, tvOnenews.com – Pemerintah mengakui persoalan batas wilayah darat antara Indonesia dan Malaysia masih belum sepenuhnya tuntas.

Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) mencatat masih terdapat sejumlah Outstanding Boundary Problem (OBP) yang hingga kini dalam tahap survei dan pembahasan teknis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekretaris BNPP, Komjen Pol Makhruzi Rahman, mengungkap bahwa secara keseluruhan masih ada empat segmen OBP RI–Malaysia yang menjadi perhatian pemerintah.

“Segmen Outstanding Boundary Problem OBP RI–Malaysia ini masih terdapat empat segmen,” kata Makhruzi dalam rapat bersama Komisi II DPR RI, Rabu (21/1/2026).

Ia menjelaskan, sebagian OBP sebenarnya sudah berhasil ditangani melalui kesepakatan bilateral. Kemudian, dua segmen OBP telah diselesaikan melalui penandatanganan nota kesepahaman pada Joint Indonesia–Malaysia pada 21 November 2019.

“Yaitu segmen Simantipal dan segmen C-5000 dan C-6000. Ini ada dua OBP yang sudah kita tuntaskan,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah Indonesia dan Malaysia juga menyepakati penyelesaian tiga OBP lainnya melalui penandatanganan Memorandum of Outstanding pada Joint Indonesia–Malaysia ke-45 yang digelar di Pulau Sebatik pada 18 Februari 2025.

“Yaitu pada B-2700 dan B-3000 ini patok, dan Simantipal. Ini menyisakan kurang lebih 127 hektar yang ada di Pulau Sebatik masuk ke wilayah Indonesia,” jelas Makhruzi.

Meski demikian, persoalan batas wilayah belum sepenuhnya rampung. BNPP mencatat masih terdapat empat segmen OBP di sektor barat, tepatnya di wilayah Kalimantan Barat, yang hingga kini belum terselesaikan.

“Di sekitar sektor Barat, Kalimantan Barat yang belum kita tuntaskan yaitu di D-400, Gunung Rayan, Sibuan, dan Batu Aum,” ungkapnya.

Makhruzi menyebut, keempat segmen tersebut masih dalam tahap survei lapangan yang dilakukan secara unilateral oleh tim teknis perundingan RI.

Selain itu juga masih dalam pelaksanaan Information Exchange Discussion untuk membahas kerangka acuan kerja (TOR) dan standar operasional prosedur (SOP).

Permasalahan lain juga ditemukan di wilayah eks OBP Sinapat dan Kecamatan Lumbis Hulu, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Di kawasan ini, terdapat sejumlah desa yang sebagian wilayahnya masih tercatat masuk ke wilayah Malaysia.

“Pada wilayah eks OBP Sinapat dan Kecamatan Lumbis Hulu, Kabupaten Nunukan terdapat tiga desa yang sebagian wilayahnya masuk ke wilayah Malaysia,” kata Makhruzi.

Desa-desa tersebut meliputi Desa Kabungalor, Desa Lipaga, dan Desa Tetagas. Total luasan wilayah yang terdampak mencapai ribuan hektare.

“Total wilayah yang masuk ke Indonesia kurang lebih 5.207 hektar,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Makhruzi, lahan seluas sekitar 5.207 hektare tersebut sebelumnya tercatat sebagai wilayah Malaysia dan kini diusulkan untuk mendukung pembangunan kawasan perbatasan Indonesia.

“Ini lahan sebelumnya menjadi wilayah Malaysia diusulkan menjadi mendukung pembangunan kawasan perbatasan sebagai pengganti kawasan hutan untuk pembangunan PLBN dan pengembangan Free Trade Zone,” pungkasnya. (rpi/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

China dan UEA Diduga Jadi Negara Tujuan Penyelundupan Emas Ilegal

China dan UEA Diduga Jadi Negara Tujuan Penyelundupan Emas Ilegal

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, mengungkapkan bahwa China dan Dubai Uni Emirat Arab (UEA) diduga menjadi negara utama tujuan para sindikat dalam penyelundupan puluhan kilogram emas ilegal dari Indonesia.
504 Dapur MBG Tidak Layak Langsung Ditutup Permanen, BGN Tengah Periksa 3000 Dapur Lainnya

504 Dapur MBG Tidak Layak Langsung Ditutup Permanen, BGN Tengah Periksa 3000 Dapur Lainnya

Ratusan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) itu ditutup secara permanen setelah dinyatakan tidak layak dari sisi sanitasi yang dilaporkan dinas kesehatan.
Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memprediksi sejumlah ruas jalan di sekitar kompleks senayan akan mengalami kepadatan arus lalu lintas. 
10 Quotes Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, Penuh Semangat dan Motivasi, Menarik untuk Dibagikan ke Medsos

10 Quotes Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, Penuh Semangat dan Motivasi, Menarik untuk Dibagikan ke Medsos

Berikut 10 quotes Hari Pramuka ke-65 tahun 2026 penuh semangat dan motivasi, menarik untuk dibagikan ke media sosial seperti WhatsApp, Instagram, Thread, dan lainnya.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat berbahagia untuk 5 zodiak ini yang diprediksi paling hoki pada 15 Agustus 2026: Ada rezeki dan peluang baik mulai berdatangan.
Uang Pendaftaran Lomba Agustusan Hukumnya Haram? Begini Penjelasan MUI agar Tidak Salah Paham

Uang Pendaftaran Lomba Agustusan Hukumnya Haram? Begini Penjelasan MUI agar Tidak Salah Paham

Menjelang lomba agustusan 2026, muncul kabar di media sosial soal biaya pendaftaran lomba agustusan hukumnya haram. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Trending

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A Lin Utara Selatan terus menunjukkan perkembangan positif. 
Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Rumah pribadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Vinna Ledy Anggraheni jadi lokasi penggeledahan
Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Presiden RI, Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat agar tidak lengah membaca sejarah tentang berbagai tantangan yang pernah dihadapi Indonesia sejak meraih kemerdekaan.
Selengkapnya

Viral