News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bantu Penanganan dan Pemulihan Pascabencana Banjir Bandang, FTUI Lakukan Misi Kemanusiaan

Sebagai bentuk kepedulian dan kontribusi nyata dalam penanganan serta pemulihan pascabencana banjir bandang, FTUI melalui Satuan Tugas Kebencanaan melakukan misi kemanusiaan.
Sabtu, 24 Januari 2026 - 12:18 WIB
Personel Polri, TNI, dan masyarakat membangun jembatan darurat pascabanjir di Aceh Tengah, Minggu (4/1).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Sebagai bentuk kepedulian dan kontribusi nyata dalam penanganan serta pemulihan pascabencana banjir bandang, Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) melalui Satuan Tugas Kebencanaan melakukan misi kemanusiaan.

Kegiatan tersebut dilakukan di Desa Kala Segi dan Desa Toweren, Kabupaten Aceh Tengah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Dekan FTUI, Kemas Ridwan Kurniawan yang turut melibatkan kolaborasi dengan Posko Rakyat Aceh Tengah dan Ikatan Alumni (ILUNI) FTUI. 

Di Desa Kala Segi, bantuan berupa alat tulis dan perlengkapan kebersihan diberikan untuk mendukung pemulihan aktivitas pendidikan dan lingkungan.

Masyarakat Desa Toweren juga menerima bantuan mesin pemotong kayu yang diharapkan dapat dimanfaatkan bersama untuk mendukung rehabilitasi infrastruktur serta pemulihan ekonomi warga. 

Wakil Bupati Aceh Tengah, Muchsin Hasan memastikan kesiapan pemerintah daerah untuk memfasilitasi kolaborasi dengan ILUNI FTUI khususnya dalam pendampingan teknis dan penerapan mitigasi bencana secara berkelanjutan di Aceh Tengah. 

“Kami menyambut baik keterlibatan Fakultas Teknik Universitas Indonesia yang tidak hanya hadir dengan bantuan kemanusiaan, tetapi juga dengan pendekatan keilmuan dan teknologi. Kolaborasi ini sangat penting untuk memperkuat mitigasi bencana dan perencanaan pembangunan Aceh Tengah yang lebih aman dan berkelanjutan,” ujarnya. 

Kampung Toweren, Kecamatan Lut Tawar, merupakan salah satu wilayah yang terdampak paling parah akibat banjir bandang yang menyapu permukiman dan area persawahan warga di empat desa, yakni Toweren Toa, Toweren Uken, Toweren Antara, dan Toweren Uwaq.

Sementara, Dekan FTUI, Prof. Kemas Ridwan Kurniawan, menekankan pentingnya semangat kebersamaan dalam proses pemulihan pascabencana.

“Mesin dan alat yang disalurkan diharapkan dapat dimanfaatkan secara bersama oleh masyarakat yang membutuhkan. Pemulihan pascabencana membutuhkan kolaborasi, solidaritas, dan pemanfaatan sumber daya secara berkelanjutan,” jelasnya. 

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Kemas juga meninjau rumah adat di Desa Toweren yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya. 

Bangunan ini memiliki nilai sejarah dan budaya yang penting bagi masyarakat setempat, sekaligus memerlukan perhatian khusus agar tetap terlindungi dalam proses pemulihan wilayah. 

Sebagai tindak lanjut, akademisi FTUI merencanakan analisis kondisi tanah di sejumlah lokasi terdampak, menyusul kekhawatiran warga terkait kestabilan tanah pascabanjir. 

Beberapa wilayah, seperti Umang Isaq, Serule, serta kawasan Pondok Balek di Kecamatan Ketol, dilaporkan mengalami retakan dan lubang besar yang berpotensi menimbulkan bencana susulan. 

Analisis ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi teknis terkait keamanan permukiman dan mitigasi risiko di masa mendatang. 

Diskusi bersama warga dan pemangku kepentingan setempat juga melahirkan gagasan pembentukan Posko Alumni Universitas Indonesia di Takengon sebagai wadah keterlibatan alumni UI dalam mendukung penanganan kebencanaan secara berkelanjutan di Aceh Tengah. 

FTUI turut melakukan pemetaan kebutuhan lapangan dan berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan lokal.

Langkah ini dilakukan untuk mengidentifikasi potensi kontribusi FTUI pada fase pemulihan jangka menengah dan panjang berbasis keilmuan, teknologi, dan keahlian multidisiplin. 

Adapun, FTUI juga melakukan pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah yang diwakili oleh Wakil Bupati Aceh Tengah, Muchsin Hasan bersama Kepala Dinas PUPR, Pijas Visara.

Pertemuan tersebut membahas hasil awal dan rencana assessment terkait fenomena sinkhole dan potensi longsor di sejumlah wilayah terdampak. 

Diskusi juga menyoroti pentingnya analisis kondisi tanah dan geologi sebagai dasar penguatan mitigasi bencana ke depan.

Selain aspek kebencanaan, pembahasan turut mencakup penataan kawasan di luar wilayah Danau Laut Tawar dengan memperhatikan prinsip keselamatan, tata ruang, dan keberlanjutan lingkungan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Potensi pengembangan pariwisata Danau Laut Tawar yang terintegrasi dengan perencanaan wilayah juga menjadi salah satu agenda diskusi, termasuk penguatan kapasitas sumber daya manusia pemerintah daerah di bidang pariwisata. 

Di saat yang sama, tim peneliti FTUI turut melakukan observasi lapangan dan penyaluran bantuan tanggap darurat di wilayah terdampak lainnya.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Super League 2025-2026 Malam Ini: Misi Wajib Menang Persib Bandung demi Gelar Juara

Jadwal Super League 2025-2026 Malam Ini: Misi Wajib Menang Persib Bandung demi Gelar Juara

Persib Bandung wajib meraih kemenangan pada laga lanjutan Super League 2025-2026, Kamis (30/4/2026) malam ini WIB. Mereka akan bertandang ke markas Bhayangkara FC.
Kejurnas Akuatik 2026 Cetak Sejarah, Tiga Rekor Nasional Pecah di Hari Kedua

Kejurnas Akuatik 2026 Cetak Sejarah, Tiga Rekor Nasional Pecah di Hari Kedua

Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Akuatik 2026 mencatatkan sejarah usai tiga rekor nasional (rekornas) resmi terpecahkan di hari kedua, Rabu (29/4/2026).
Kemendag Terbitkan Aturan Baru Soal Pembatasan Impor Pertanian

Kemendag Terbitkan Aturan Baru Soal Pembatasan Impor Pertanian

Kemendag menerbitkan regulasi baru melalui Permendag Nomor 11 Tahun 2026, yang mengatur impor sejumlah komoditas pertanian guna mendukung program swasembada pangan.
Emas Rontok Serempak! Harga Antam, UBS, hingga Galeri24 Tersungkur Pagi Ini

Emas Rontok Serempak! Harga Antam, UBS, hingga Galeri24 Tersungkur Pagi Ini

Berikut daftar lengkap harga emas masing-masing produk di Pegadaian pada Kamis (30/4/2026):
Al Nassr Tekuk Al Ahli 2-0, Cristiano Ronaldo Cetak Gol Lagi dan Kian Dekat dengan Rekor 1.000 Gol

Al Nassr Tekuk Al Ahli 2-0, Cristiano Ronaldo Cetak Gol Lagi dan Kian Dekat dengan Rekor 1.000 Gol

Dalam laga bertajuk big match yang digelar pada Kamis (30/4/2026) dini hari WIB, Al Nassr sukses mengamankan kemenangan krusial 2-0 atas rival mereka, Al Ahli.
Ada Penutupan Jalan Diponegoro 30 April-7 Agustus 2026?, Dedi Mulyadi: Warga Bandung, Plang Itu Dinyatakan Tidak Berlaku

Ada Penutupan Jalan Diponegoro 30 April-7 Agustus 2026?, Dedi Mulyadi: Warga Bandung, Plang Itu Dinyatakan Tidak Berlaku

Warga Bandung dihebohkan dengan plang yang menyebutkan bahwa ada penutupan di Jalan Diponegoro pada 30 April-7 Agustus 2026. 

Trending

Dua Musim Bersinar Bersama Red Sparks, Megawati Hangestri Siap Kembali Jadi Ancaman di Liga Voli Korea?

Dua Musim Bersinar Bersama Red Sparks, Megawati Hangestri Siap Kembali Jadi Ancaman di Liga Voli Korea?

Lebih dari sekadar pulih, keputusan Megawati Hangestri kembali ke liga voli Korea juga didorong oleh ambisi yang belum tuntas. Dua musim bersama Red Sparks
Tak Tanggung-tanggung Jamin Keselamatan Publik, KDM Desak Polisi Tindak Ormas Penguasa Pintu Kereta Api

Tak Tanggung-tanggung Jamin Keselamatan Publik, KDM Desak Polisi Tindak Ormas Penguasa Pintu Kereta Api

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM, secara tegas mendesak polisi untuk tindak tegas dan menertibkan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang
Jalan Diponegoro Bandung Ditutup? Dedi Mulyadi Tak Habir Pikir Pemasangan Spanduk Penutupan Tanpa Izin Gubernur

Jalan Diponegoro Bandung Ditutup? Dedi Mulyadi Tak Habir Pikir Pemasangan Spanduk Penutupan Tanpa Izin Gubernur

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) tidak memperintahkan pemasangan spanduk penutupan Jalan Diponegoro, Kota Bandung pada 30 April hingga 7 Agustus 2026.
Timnas Indonesia Bisa Terancam di ASEAN Cup 2026, Diam-diam AFF Mau Ajak Australia untuk Gabung Turnamen

Timnas Indonesia Bisa Terancam di ASEAN Cup 2026, Diam-diam AFF Mau Ajak Australia untuk Gabung Turnamen

Posisi Timnas Indonesia untuk menyabet gelar juara ASEAN Cup pertama kali dalam sejarah tampak terancam dengan pertimbangan AFF untuk mengajak Australia gabung.
Tolak Bela Timnas Indonesia, Winger Berdarah Surabaya Rp86 Miliar Kini Jadi Rebutan Ajax dan Klub Elite Inggris

Tolak Bela Timnas Indonesia, Winger Berdarah Surabaya Rp86 Miliar Kini Jadi Rebutan Ajax dan Klub Elite Inggris

Nama Million Manhoef kembali mencuri perhatian. Winger yang pernah tolak bela Timnas Indonesia itu kini jadi buruan klub Eropa, termasuk raksasa Belanda, Ajax.
Minta Maaf Soal Pernyataan Usulan Gerbong KRL Perempuan Dipindah ke Tengah, Menteri PPPA: Saya Mohon Maaf Sebesar-besarnya

Minta Maaf Soal Pernyataan Usulan Gerbong KRL Perempuan Dipindah ke Tengah, Menteri PPPA: Saya Mohon Maaf Sebesar-besarnya

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, secara terbuka menyampaikan penyesalannya atas pernyataan yang dinilai kurang tepat setelah peristiwa kecelakaan kereta api di Bekasi.
Viral, Detik-detik Pemuka Agama Diduga Cabuli 50 Siswi di Pati, Kuasa Hukum Korban: Ada yang SMP

Viral, Detik-detik Pemuka Agama Diduga Cabuli 50 Siswi di Pati, Kuasa Hukum Korban: Ada yang SMP

Mencuat kabar terkait detik-detik pemuka gama di Pati, Jateng diduga cabuli 50 siswi. Kabar itu viral di media sosial, hingga menyedot perhatian dan komentar
Selengkapnya

Viral