GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kronologi Kejadian Suami Jadi Tersangka Setelah Selamatkan Istri dari Jambret di Sleman

Seorang suami di Sleman ditetapkan menjadi tersangka setelah menyelamatkan istrinya dari dua orang jambret. Begini kronologi lengkap dan awal mula ceritanya.
Minggu, 25 Januari 2026 - 17:23 WIB
Arsita Minaya, istri yang suaminya jadi tersangka karena mengusir penjambret
Sumber :
  • Tangkapan layar tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Begini kronologi seorang suami di Sleman malah ditetapkan jadi tersangka usai berusaha selamatkan istri dari jambret.

Hogi Minaya (44) ditetapkan jadi tersangka karena pelaku penjambretan terhadap istrinya tewas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Istri Hogi, Arsita (39) mengungkapkan kronologi kejadiannya. Aksi penjambretan terhadap dirinya itu terjadi pada 26 April 2025 lalu.

Arsita menjelaskan, saat itu ia meminta tolong suaminya pergi ke Pasar Berbah untuk berbelanja.

Sementara dirinya ke Pasar Pathuk karena lokasinya yang lebih dekat.

Saat perjalanan, keduanya tak sengaja bertemu di Jembatan Layang Janti. Namun, suaminya melihat Arsita dipepet dua orang yang mencurigkana.

Hogi saat itu mengendarai mobil, sementara istrinya mengendarai motor dan memakai tas.

Sang suami kemudian melihat bahwa istrinya dipepet orang mencurigakan ketika melintasi jembatan layang tersebut.

Ia juga melihat bahwa pelaku penjambretan mengeluarkan pisau cutter untuk memotong tali tas Arsita.

"Begitu tahu saya dijambret, suami saya refleks langsung mepet jambretnya, niatnya biar berhenti," kata dia.

Arsita menjelaskan, di dalam tas yang akan dijambret itu terdapat sejumlah barang berharga seperti handphone serta surat penting.

Namun, akibat peristiwa yang terjadi padanya, handphone yang dimilikinya pecah. Meski demikian, ia menegaskan yang penting adalah surat-surat berharga.

"Uang tunainya cuma Rp85 ribu karena saya jarang bawa uang tunai banyak. Tapi yang penting itu nota faktur-faktur usaha jualan," ujarnya.

Akibat dipepet oleh mobil Hogi, motor yang dikendarai penjambret itu hilang kendali dan terpental ke jalan.

Kedua penjambret itu kemudian dinyatakan meninggal dunia.

Peristiwa itu pun kemudian membuat geger warga. Arsita dan suaminya dibawa ke Polresta Sleman untuk dimintai keterangan.

Di dalam proses itu, polisi kemudian mengetahui bahwa ada bagian mobil yang lecet.

Masih syok, ia pun mengikuti alur yang diarahkan oleh petugas kepolisian.

Terkini, pada Rabu (21/1/2026), perkara dilimpahkan ke kejaksaan. Suami istri ini pun tengah menunggu jadwal persidangan.

Saat ini Hogi tidak ditahan namun dipasangi gelang GPS di bagian kakinya.

Arsita pun berharap suaminya mendapatkan keadilan. Sebab, tewasnya dua penjambret itu bukan salah suaminya.

Sementara itu, Kasatlantas Polresta Sleman, AKP Mulyanto menjelaskan penepatan tersangka tersebut sudah melalui pertimbangan dari keterangan saksi dan ahli.

"Kami juga sudah melakukan gelar perkara. Rangkaian tahapan sudah kami lakukan, akhirnya kami berani menetapkan tersangka," katanya.

Mulyanto menegaskan bahwa kasus ini tidak karena laporan dari keluarga penjambret yang tewas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menjelaskan, pihaknya melakukan penetapan tersangka terhadap Hogi supaya mendapatkan kepastian hukum.

(iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Kota dengan konektivitas udara dan infrastruktur yang kuat cenderung mengalami pertumbuhan kunjungan wisatawan lebih cepat dibanding wilayah lain. Di Indonesia, Makassar
Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Monumen Nasional atau yang dikenal sebagai Monas menjadi magnet untuk masyarakat menghabiskan waktu libur bersama keluarga.
Pria Bawa 8 Paket Ganja Siap Pakai Ditangkap di Tangerang, Ngaku Hendak Dijual Rp100 Ribu

Pria Bawa 8 Paket Ganja Siap Pakai Ditangkap di Tangerang, Ngaku Hendak Dijual Rp100 Ribu

Polres Metro Tangerang Kota menangkap seorang pria berinisial S yang kedapatan membawa narkotika jenis ganja pada Kamis (28/5) dini hari.

Trending

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Kasus tersebut pertama kali diungkap oleh epidemiolog Indonesia, Wa Ode Dwi Diningrat, yang hadir dalam konferensi ilmiah itu sebagai perwakilan Oxford University, Inggris.
Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman menegaskan pembelian hewan kurban Presiden Prabowo menggunakan APBN sah secara hukum dan syariat Islam.
Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM bersama tiga anggota keluarganya ditemukan meninggal dunia di tenda camping Posong Temanggung. Polisi selidiki dugaan keracunan.
ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB buka suara soal Prihantini yang terseret dugaan riset palsu di konferensi ilmiah Denmark, tegaskan tak terkait aktivitas akademik kampus.
Selengkapnya

Viral