News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Nyata WNI Eks Pekerja Scam di Laos: Tidur Sekamar dengan Anjing, Sulit Menenggak Air Putih hingga Rela Bayar Ratusan Juta Rupiah Demi Nyawa

Inilah kisah Nanda WNI eks pekerja scam di Laos. Dia tak menyangka akhirnya bisa kembali menikmati Teh Botol dan nasi uduk di bawah terik matahari di Indonesia.
Senin, 26 Januari 2026 - 09:02 WIB
ILUSTRASI - Uang
Sumber :
  • Antara/Aprillio Akbar

Menurut dia, apartemen itu “hidup” seperti apartemen yang normal. Ada minimarket, spa, bahkan tempat hotpot. 

Namun, bedanya, di basement ada pabrik sabu dan dia tidak boleh melintasi pagar apartemen satu langkah pun. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Enggak boleh keluar apartemen. Kalau gue lewatin pager, ada security yang bakal gebukin. Sekitarnya enggak ada orang. Jalan kaki semua. Makin malam, makin gelap, security malah makin banyak,” katanya. 

Bukan hanya soal fasilitas, Nanda masih mengingat soal makanan dan minuman yang disajikan di sana. 

Dia menyebut makanan di sana disajikan di nampan besi seperti di penjara. Di sana dia diberi makan dua kali sehari. 

“Seringnya dikasih chinese food. Babi ada. Gue jadi makan babi, padahal gue muslim, karena enggak ada makanan lain,” kata dia. 

Untuk minumannya, Nanda mengaku jarang menemukan air putih karena rata-rata orang di sana minum minuman keras seperti arak. 

Kalaupun dia mau minum air putih, maka dia harus membelinya sendiri di minimarket. Namun, harganya sangat mahal. Satu botol kecil air mineral saja harus ditukar dengan uang senilai Rp20.000. 

Nanda teringat pernah berusaha kabur di hari ketujuh. Saat itu, dia hendak meminta pertolongan ke sesama pekerja yang juga tidak tahu kalau pekerjaan di sana adalah scam. 

Namun, sayangnya, sangat sulit menemukan orang yang fasih berbahasa Inggris. Hingga pada akhirnya ada satu orang Myanmar yang mengajaknya untuk kabur. Nanda dan orang itu berkomunikasi hanya bermodalkan Google Translate. 

Gue izin pura-pura sakit. Akhirnya diizinin enggak kerja. Gue ke bawah apartemen sama dia. Dia ditangkap karena enggak izin, digebukin. Gue mundur. Gue coba hubungi dia lagi enggak ada kabar. Hilang,” ungkapnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nanda menyebut HP hanya boleh digunakan saat jam istirahat. Di jam-jam itulah dia menghubungi banyak pihak agar dibebaskan mulai dari keluarga–meskipun hubungannya masih renggang—, KBRI, NGO hingga korban-korbannya sendiri. 

Gue hapalin nomor victim gue. Gue bilang gue scammer. Please sebarin ke kantor media. Beberapa ada yang kecewa, beberapa ada yang support, bahkan korban gue ada yang sampai sekarang jadi teman ngobrol,” katanya. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pencabutan Sertifikat Mualaf dr Richard Lee Disebut Hanya Pengalihan Isu, Doktif Bongkar Fakta Mengejutkan Lainnya

Pencabutan Sertifikat Mualaf dr Richard Lee Disebut Hanya Pengalihan Isu, Doktif Bongkar Fakta Mengejutkan Lainnya

Di tengah menjalani proses hukum, kabar pencabutan sertifikat mualaf milik dr Richard Lee kini muncuat di hadapan publik. Doktif meyakini hanya pengalihan isu
Diduga Nekat Promosikan Haji Ilegal, 10 WNI Ditangkap di Arab Saudi, Pemerintah RI Ogah Intervensi

Diduga Nekat Promosikan Haji Ilegal, 10 WNI Ditangkap di Arab Saudi, Pemerintah RI Ogah Intervensi

Sikap tegas ditunjukkan Pemerintah Arab Saudi terhadap praktik haji non-prosedural. Dalam sepekan terakhir, 10 warga negara Indonesia (WNI) dilaporkan telah ditangkap otoritas keamanan setempat. 
LPG 3 Kg Bakal Diganti CNG? Pemerintah Klaim Bisa Hemat Subsidi Hingga 30 Persen

LPG 3 Kg Bakal Diganti CNG? Pemerintah Klaim Bisa Hemat Subsidi Hingga 30 Persen

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kini tengah serius mengkaji pengalihan konsumsi energi rumah tangga dari LPG 3 kg ke Compressed Natural Gas (CNG). 
Upaya Minimalisir Kecelakaan, Korlantas Polri Pasang ETLE di Perlintasan Sebidang Bekasi Timur

Upaya Minimalisir Kecelakaan, Korlantas Polri Pasang ETLE di Perlintasan Sebidang Bekasi Timur

Kakorlantas Polri terus berupaya menekan angka kecelakaan lalu lintas terutama di perlintasan sebidang kereta api.
Sentil Kebijakan Masa Lalu, Dedi Mulyadi Ungkap Rahasia Agar Jakarta dan Bekasi Bebas Banjir Selamanya

Sentil Kebijakan Masa Lalu, Dedi Mulyadi Ungkap Rahasia Agar Jakarta dan Bekasi Bebas Banjir Selamanya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mengungkap rahasia agar wilayah Jakarta dan Bekasi terbebas dari bencana banjir.
Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.

Trending

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Gubernur KDM Soroti Terdakwa Bantah Bunuh Sekeluarga di Indramayu, Keluarga Korban: Kami Yakin Pelakunya Mereka

Gubernur KDM Soroti Terdakwa Bantah Bunuh Sekeluarga di Indramayu, Keluarga Korban: Kami Yakin Pelakunya Mereka

Keluarga korban bersaksi di depan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM). Pihaknya yakin 2 terdakwa jadi pelaku pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda Salah Ucap, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Media Malaysia Soroti STY

Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda Salah Ucap, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Media Malaysia Soroti STY

Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda salah ucap, 3 alasan utama sertifikat mualaf dokter Richard Lee dicabut, hingga media Malaysia soroti Shin Tae-yong (STY).
Bung Ropan Bongkar Alasan John Herdman Panggil Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia

Bung Ropan Bongkar Alasan John Herdman Panggil Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia

Alasan John Herdman panggil striker Persija Jakarta Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 dibongkar oleh pengamat senior Bung Ropan.
Dedi Mulyadi Sidak Jalur Sumedang-Majalengka, Temukan Pohon Menghitam Gara-Gara Penggorengan Tahu

Dedi Mulyadi Sidak Jalur Sumedang-Majalengka, Temukan Pohon Menghitam Gara-Gara Penggorengan Tahu

Perjalanan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda "Nyuhun Buhun, Nata Nagara" tidak sekadar menjadi ajang seremonial bagi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). 
Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Selengkapnya

Viral