Tak Terima Jadi Tersangka, Richard Lee Gugat Polda Metro Jaya Lewat Praperadilan! Pemeriksaan Lanjutannya Ditunda
- YouTube/drRichardLee
Jakarta, tvOnenews.com – Penetapan status tersangka terhadap dr Richard Lee kini digugat ke pengadilan. Richard mengajukan permohonan praperadilan ke PN Jakarta Selatan atas langkah penyidik Polda Metro Jaya yang menetapkannya sebagai tersangka kasus dugaan pelanggaran di bidang kesehatan dan perlindungan konsumen.
Berdasarkan informasi yang tercantum dalam Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Jakarta Selatan, permohonan praperadilan tersebut tercatat dengan nomor 6/Pid.Pra/2026/PN JKT.SEL.
Dalam perkara ini, Kapolda Metro Jaya cq Kasubdit I Unit II Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menjadi pihak termohon. Hal ini pun tidak ditampik pihak kepolisian.
“Untuk kasus dengan tersangka DRL yang ditangani oleh Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Kami telah menerima informasi jika tanggal 22 Januari kemarin, kuasa hukum DRL mengajukan praperadilan, mendaftarkan di PN Jakarta Selatan terhadap penetapan tersangka DRL,” ujar Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat Bidhumas Polda Metro Jaya, Komisaris Polisi Andaru Rahutomo, Senin, 26 Januari 2026.
Andaru menegaskan, Polda Metro Jaya menghormati langkah hukum yang ditempuh Richard Lee. Menurutnya, upaya praperadilan merupakan hak tersangka yang dijamin oleh undang-undang.
Pihaknya menyatakan siap menghadapi gugatan tersebut. Andaru menyebut Bidang Hukum Polda Metro Jaya telah menyiapkan berbagai kelengkapan administrasi dan barang bukti untuk dibawa ke persidangan.
“Polda Metro Jaya dalam hal ini akan menghadapi praperadilan itu, menyiapkan barang bukti, kelengkapan yang diperlukan. Kami menunggu panggilan dari PN Jakarta Selatan untuk menghadapi sidang praperadilan ini,” kata dia.
Dengan adanya proses praperadilan, pemeriksaan lanjutan terhadap Richard Lee sebagai tersangka dipastikan belum akan dilakukan. Pemeriksaan tersebut ditunda hingga hakim memutuskan sah atau tidaknya penetapan status tersangka.
Diketahui, Richard Lee sebelumnya dijadwalkan menjalani pemeriksaan lanjutan pada 4 Februari mendatang.
“Untuk itu tentunya kami menghadapi proses praperadilan dulu ya. Kita menghargai proses pra-peradilan itu, nanti di proses persidangan akan ditentukan apkah sah penetapan tersangka dari saudara DRL yang dilakukan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya," katanya.
Sebelumnya diberitakan, pemeriksaan panjang dokter kecantikan Richard Lee sebagai tersangka akhirnya terhenti di tengah jalan. Setelah hampir 10 jam menjalani proses hukum di Polda Metro Jaya, Richard Lee mengeluhkan kondisi kesehatan dan meminta pemeriksaan dihentikan sementara.
Richard Lee diketahui mendatangi Polda Metro Jaya pada Rabu, 7 Januari 2026, sekitar pukul 13.00 WIB. Satu jam berselang, penyidik mulai memeriksa yang bersangkutan terkait dugaan pelanggaran di bidang kesehatan dan perlindungan konsumen.
Proses pemeriksaan berlangsung maraton dan diselingi beberapa kali jeda. Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat Bidhumas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Reonald Simanjuntak menjelaskan pemeriksaan sempat dihentikan sementara untuk istirahat sebelum kembali dilanjutkan.
"Pada pukul 18.00 itu dihentikan sementara karena istirahat ya, karena istirahat dan dilanjutkan lagi pada pukul 19.00. Kemudian pada pukul 19.00 diajukan lagi pemeriksaan, dilanjutkan lagi pemeriksaan dan tadi baru selesai pada pukul 22.00," kata Reonald kepada wartawan, Kamis, 8 Januari 2026.
Namun, kondisi Richard Lee disebut tidak lagi memungkinkan untuk melanjutkan pemeriksaan. Sekitar pukul 22.00 WIB, yang bersangkutan mengeluhkan kurang enak badan. Kuasa hukum pun mengajukan permohonan agar pemeriksaan dihentikan.
"Namun, tadi berdasarkan keputusan dari penyidik, pada pukul 00.00, penyidik memutuskan bahwa pemeriksaan dihentikan," ujarnya.
Meski demikian, penyidik menyebut proses pemeriksaan telah berjalan cukup jauh. Hingga dihentikan, Richard Lee telah menjawab mayoritas pertanyaan yang disiapkan penyidik.
"Saat ini di pertanyaan 73 tadi dan nanti akan dijadwalkan kembali untuk melanjutkan pertanyaan sampai ke pertanyaan 85 yang akan dijadwalkan minggu depan, ya, atau nanti akan dijadwalkan di kemudian hari," ucap dia.
Foe Peace Simbolon
Load more