News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Plt Bupati Bekasi Semprot Pengembang Perumahan: Rapikan Banjir Dulu, Baru Izinnya Bisa Lagi

Pembangunan perumahan di wilayah Bekasi yang rawan banjir resmi dihentikan sementara hingga mampu berikan solusi nyata terhadap masalah genangan air tersebut.
Selasa, 27 Januari 2026 - 00:22 WIB
Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja terjun langsung meninjau warga terdampak bencana banjir di Desa Srimukti, Kecamatan Tambun Utara pada Jumat (23/1).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Pembangunan perumahan di wilayah-wilayah Bekasi yang rawan banjir resmi dihentikan sementara hingga pihak pengembang mampu memberikan solusi nyata terhadap masalah genangan air.

Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menegaskan bahwa moratorium pengembangan ini berlaku bagi proyek yang sudah berizin maupun yang ilegal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Yang berizin saja, kalau perumahan itu masih banjir, tidak boleh ada pengembangan dulu. Rapikan banjir dulu, baru izinnya bisa berjalan lagi. Apalagi yang tidak berizin, pasti kami stop," kata Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja di Cikarang, Senin (26/1).

Kebijakan tegas ini dipicu oleh banyaknya kawasan hunian yang justru menjadi langganan banjir setelah dibangun. 

Pemerintah menilai, seringkali pembangunan perumahan tidak mempertimbangkan daya dukung lingkungan sehingga berdampak buruk bagi masyarakat luas.

Fakta mengejutkan diungkapkan Asep bahwa persoalan ini berakar dari semrawutnya tata ruang. 

Data menunjukkan, sebanyak 85 persen kawasan perumahan di 51 desa dengan total 216 titik kini telah teridentifikasi sebagai zona langganan banjir.

"Kalau kita lihat, banjir ini pasti karena tata ruang. Ketika Sungai Citarum dan CBL tinggi, wilayah perumahan langsung banjir. Ini berarti ada kesalahan dalam perencanaan tata ruang yang tidak diantisipasi sejak awal," ujarnya.

Saat ini, Pemkab Bekasi tengah melakukan investigasi mendalam untuk memetakan penyebab banjir secara detail, mulai dari kondisi sungai, perubahan fungsi lahan, hingga buruknya sistem drainase di area pemukiman.

Asep pun tidak main-main dalam menuntut tanggung jawab para pengembang. Ia mengaku mulai memanggil sejumlah pihak swasta untuk menagih komitmen mereka dalam membenahi infrastruktur pencegah banjir.

"Hari ini saya sudah mulai panggil beberapa pengembang. Saya sampaikan, tuntaskan dulu banjir. Tidak boleh mengembangkan rumah lagi sebelum masalah banjir diselesaikan," katanya.

Selain itu, ia memberikan peringatan keras terkait fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos-fasum) yang belum diserahterimakan kepada negara. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selama proses serah terima prasarana, sarana, dan utilitas belum tuntas, maka segala kerusakan infrastruktur akibat banjir tetap menjadi beban pengembang, bukan pemerintah.

"Pemerintah tidak bisa menanggung kesalahan pembangunan yang tidak beres sejak awal. Kalau fasos-fasum di perumahan belum diserahkan ke pemda, itu tanggung jawab pengembang," kata dia. (ant/dpi)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Alan Cardoso akan Digantikan oleh Shayne Pattynama di Persija Jakarta? Begini Jawaban Mauricio Souza

Alan Cardoso akan Digantikan oleh Shayne Pattynama di Persija Jakarta? Begini Jawaban Mauricio Souza

Kedatangan bek sayap Timnas Indonesia ini memicu spekulasi di kalangan suporter sekaligus penggemar Macan Kemayoran mengenai nasib salah satu pemain asing mereka, Alan Cardoso, yang juga mengisi posisi serupa sebagai bek kiri.
Sering Menghilangkan Haus dengan Minum Air Es? Kebiasan Ini Perlu Diubah, Ternyata Efeknya Bukan Dirasakan Sekarang

Sering Menghilangkan Haus dengan Minum Air Es? Kebiasan Ini Perlu Diubah, Ternyata Efeknya Bukan Dirasakan Sekarang

Minum air es atau air dingin memang terasa menyegarkan, terutama saat cuaca panas atau setelah beraktivitas di luar rumah. Ternyata bisa menimbulkan efek buruk
Reaksi Reza Arap soal Dirinya bakal Diperiksa Polisi terkait Misteri Penyebab Kematian Lula Lahfah: Punten

Reaksi Reza Arap soal Dirinya bakal Diperiksa Polisi terkait Misteri Penyebab Kematian Lula Lahfah: Punten

Musisi Reza Arap menjawab terkait dirinya akan diperiksa oleh polisi menyangkut soal misteri penyebab kematian selebgram Lula Lahfah pada Jumat (23/1/2026).
Kenapa Shayne Pattynama Direkrut oleh Persija Jakarta? Mauricio Souza Buka Suara, Begini Alasannya

Kenapa Shayne Pattynama Direkrut oleh Persija Jakarta? Mauricio Souza Buka Suara, Begini Alasannya

Persija Jakarta secara resmi memperkenalkan Shayne Pattynama sebagai bek anyar mereka. Lantas, sebenarnya apa alasan Macan Kemayoran akhirnya merekrut Shayne?
Jelang Imlek 2577, Yogyakarta Diramaikan oleh Oriental Carnival “Convergence”

Jelang Imlek 2577, Yogyakarta Diramaikan oleh Oriental Carnival “Convergence”

Kurang dari sebulan lagi, perayaan Imlek 2577 berlangsung. Untuk memeriahkan Tahun Baru Tionghoa tersebut, agenda bertajuk Oriental Carnival “Convergence” digelar.
Atasi Penyakit Tanpa Obat Kimia, Ternyata Sembuhkan Batuk Pilek Caranya Mudah, Siapkan Bahan-Bahan Berikut

Atasi Penyakit Tanpa Obat Kimia, Ternyata Sembuhkan Batuk Pilek Caranya Mudah, Siapkan Bahan-Bahan Berikut

Penyakit seperti batuk pilek dapat menyerang siapa saja, terutama seseorang yang daya tahan tubuhnya menurun, dan sering kali dikaitkan dengan faktor cuaca.

Trending

Plt Bupati Bekasi Semprot Pengembang Perumahan: Rapikan Banjir Dulu, Baru Izinnya Bisa Lagi

Plt Bupati Bekasi Semprot Pengembang Perumahan: Rapikan Banjir Dulu, Baru Izinnya Bisa Lagi

Pembangunan perumahan di wilayah Bekasi yang rawan banjir resmi dihentikan sementara hingga mampu berikan solusi nyata terhadap masalah genangan air tersebut.
Kalah dari Jay Idzes, Emil Audero Malah Tertinggal Bus Cremonese Gara-gara Ditanya Soal Timnas Indonesia

Kalah dari Jay Idzes, Emil Audero Malah Tertinggal Bus Cremonese Gara-gara Ditanya Soal Timnas Indonesia

Emil Audero gagal membawa poin bagi timnya, Cremonese setelah kalah dari Sassuolo, klub yang dibela Jay Idzes di Stadion Mapei, pada Minggu (25/1/2026). Lewat gol cepat, Cremonese kalah tipis 0-1 dari Sassuolo. 
Pemilik Sertifikat Tanah Lama seperti Girik, Letter C hingga Verponding Tahun 1967-1997 Diminta Segera Urus Konversi ke Sistem Pendaftaran Modern, Mulai 2 Februari 2026 Tak Berlaku

Pemilik Sertifikat Tanah Lama seperti Girik, Letter C hingga Verponding Tahun 1967-1997 Diminta Segera Urus Konversi ke Sistem Pendaftaran Modern, Mulai 2 Februari 2026 Tak Berlaku

Pemilik sertifikat tanah lama seperti girik, letter C hingga verponding tahun 1967-1997 diminta untuk segera mengurus konversi ke sistem pendaftaran modern.
Lucky Element Akan Dimakamkan Hari Ini di TPU Jeruk Purut

Lucky Element Akan Dimakamkan Hari Ini di TPU Jeruk Purut

Lucky Element akan dimakamkan hari ini, Senin 26 Januari 2026, di TPU Jeruk Purut. Rekan musisi dan penggemar bersiap mengantar peristirahatan terakhir.
Polisi Duga Reza Arab Ada di TKP Lula Lahfah Meninggal Dunia

Polisi Duga Reza Arab Ada di TKP Lula Lahfah Meninggal Dunia

Polisi menduga kekasih selebgram Lula Lahfah, Reza Arap, berada di tempat kejadian perkara (TKP) saat peristiwa kematian Lula. Dugaan tersebut didasarkan pada -
Keadaan Berbalik, Eggi Sudjana Kini Laporkan Roy Suryo dan Pengacaranya Ahmad Khozinudin ke Polisi

Keadaan Berbalik, Eggi Sudjana Kini Laporkan Roy Suryo dan Pengacaranya Ahmad Khozinudin ke Polisi

Roy Suryo dan pengacaranya, Ahmad Khozinudin dilaporkan ke polisi oleh Eggi Sudjana. Diketahui, mereka sempat terlibat dalam kasus tudingan ijazah palsu Jokowi.
Warga Indonesia Wajib Tahu! Pemilik Nomor HP Tak Bisa Aktif Sembarangan, Ini Peraturan Barunya

Warga Indonesia Wajib Tahu! Pemilik Nomor HP Tak Bisa Aktif Sembarangan, Ini Peraturan Barunya

Warga Indonesia wajib mengetahui soal aturan baru terkait nomor HP. Pasalnya, Pemerintah resmi menerbitkan Permenkomdigi Nomor 7 Tahun 2026 tentang Registrasi
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT