GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Yuk Mengenal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)

PDIP saat ini diketahui sebagai penguasa kursi pemerintahan karena mampu memenangi Pemilu 2019, baik itu perolehan kursi di DPR RI ataupun tahta kepresidenan.
Selasa, 17 Mei 2022 - 10:28 WIB
Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.
Sumber :
  • tim tvOne

Siapa yang tak kenal PDI Perjuangan? PDIP saat ini diketahui sebagai penguasa kursi pemerintahan karena mampu memenangi Pemilu 2019, baik itu perolehan kursi di DPR RI ataupun tahta kepresidenan. Tercatat sudah dua periode PDIP berada di koalisi pemerintahan Indonesia. 

Menjadi salah satu partai terbesar di Indonesia, PDIP memiliki latar belakang sejarah yang kuat. Berikut adalah sejarah singkat dari PDI Perjuangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

1. Sejarah Singkat PDI Perjuangan

Dilansir dari situs resmi PDIP, sejarah PDIP diawali dari Partai Nasional Indonesia (PNI) yang didirikan oleh Ir Soekarno pada 4 Juli 1927. 

Barulah pada masa Orde Baru nama Partai Demokrasi Indonesia (PDI) mencuat, dimana Presiden Soeharto menerapkan kebijakan politik sistem 3 partai yang memaksakan PNI untuk meleburkan diri menjadi kesatuan Partai Demokrasi Indonesia. 

Tak hanya PNI, semua partai yang beraliran nasionalis seperti Partai Murba, Partai IPKI (Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia), Partai Kristen Indonesia, dan Partai Katolik Indonesia juga dipaksa meleburkan diri menjadi kesatuan Partai Demokrasi Indonesia.

Fusi lima partai politik tersebut berlangsung pada 10 Januari 1973 yang kini dirayakan sebagai hari ulang tahun PDIP.

Sejak awal terbentuk, PDI terus mengalami konflik internal karena campur tangan pemerintahan Orde Baru saat itu. Untuk mengatasi konflik ini, anak dari Soekarno, Megawati Soekarnoputri terus didorong untuk menjadi ketua umum PDI.

Pemerintahan Soeharto saat itu tak tinggal diam, mereka menerbitkan larangan mendukung pencalonan Megawati Soekarnoputri dalam Kongres Luar Biasa (KLB) pada 2-6 Desember 1993 di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur. Namun, larangan tersebut berbanding terbalik dengan keinginan peserta KLB, yang membuat Megawati Soekarnoputri secara de facto dinobatkan sebagai ketua umum DPP PDI periode 1993-1998. Barulah pada Musyawarah Nasional (Munas) 22-23 Desember 1993 di Jakarta, Megawati Soekarnoputri dikukuhkan sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI secara de jure.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melihat perkembangan PDI yang membahayakan pemerintahan Indonesia saat itu, akhirnya pada 15 Juli 1996 pemerintah Soeharto mengukuhkan Suryadi sebagai Ketua Umum DPP PDI.

Barulah peristiwa yang benar-benar mengubah PDI terjadi pada 27 Juli 1996, pendukung Megawati Soekarnoputri menggelar Mimbar Demokrasi di halaman kantor DPP PDI, Jalan Diponegoro Nomor 58, Jakarta Pusat. Tak berselang lama, muncul kelompok berkaus merah kubu Suryadi yang dibantu oleh aparat kepolisian dan TNI, mereka berniat merebut kantor DPP PDI dari pendukung Megawati Soekarnoputri. Bentrokan pun tak terhindarkan, peristiwa ini dikenal sebagai Peristiwa Kudatuli.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Turunkan Mayoritas Pemain Muda, Indonesia Bisa Panen Gelar di All England 2026?

Turunkan Mayoritas Pemain Muda, Indonesia Bisa Panen Gelar di All England 2026?

Indonesia menurunkan mayoritas pemain muda di turnamen All England 2026 yang berlangsung pada 3-8 Maret mendatang.
Ramalan Keuangan Shio Besok, 3 Maret 2026: Macan Waspada Pengeluaran Tak Terduga

Ramalan Keuangan Shio Besok, 3 Maret 2026: Macan Waspada Pengeluaran Tak Terduga

Ramalan keuangan shio harian untuk Tikus hingga Babi. Simak prediksi lengkap soal peluang rezeki hingga tantangan finansial kamu dalam artikel di bawah ini!
Guru Besar hingga Akademisi UGM Tegas Menolak Keikutsertaan Indonesia dalam BoP: Ancam Kedaulatan Negara!

Guru Besar hingga Akademisi UGM Tegas Menolak Keikutsertaan Indonesia dalam BoP: Ancam Kedaulatan Negara!

Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dengan tegas menyatakan penolakan keikutsertaan Indonesia dalam skema kerjasama internasional Board of Peace (BOP).
Kecewa Berat Gagal Lanjutkan Tren Positif di MotoGP Thailand 2026, Joan Mir Bilang Begini...

Kecewa Berat Gagal Lanjutkan Tren Positif di MotoGP Thailand 2026, Joan Mir Bilang Begini...

Joan Mir jadi salah satu pembalap yang mengalami masalah ban saat turun di balapan utama MotoGP Thailand 2026.
Ketua MPR Sebut Perang Iran vs Israel-AS Berdampak ke Indonesia: Suka Tidak Suka Pasti Ada

Ketua MPR Sebut Perang Iran vs Israel-AS Berdampak ke Indonesia: Suka Tidak Suka Pasti Ada

Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengatakan konflik antara AS-Israel dan Iran membuat situasi global menjadi tidak menentu. Indonesia tetap akan terkena dampaknya.
Bangkit dari Tekanan, Popsivo Polwan Buktikan Diri sebagai Raja Baru Proliga 2026: Gresik dan Pertamina Waspada di Final Four!

Bangkit dari Tekanan, Popsivo Polwan Buktikan Diri sebagai Raja Baru Proliga 2026: Gresik dan Pertamina Waspada di Final Four!

Resmi! Popsivo Polwan Juara Putaran 2 Proliga 2026, Puncaki Klasemen dan Melaju Perkasa ke Final Four. Di laga selanjutnya Gresik Phonska dan Pertamina Enduro

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026: Megawati Hangestri Cs Siap Beraksi, Megatron Main Lagi Kapan?

Jadwal Final Four Proliga 2026: Megawati Hangestri Cs Siap Beraksi, Megatron Main Lagi Kapan?

Jadwal final four Proliga 2026, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap tampil untuk memperebutkan gelar juara ajang voli paling bergengsi di Indonesia.
Harum Namanya di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Akhirnya Jujur soal Alasan Pilih JPE di Proliga 2026

Harum Namanya di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Akhirnya Jujur soal Alasan Pilih JPE di Proliga 2026

Megawati Hangestri, pevoli andalan Indonesia yang pernah berkarier di Korea dan Turki, akhirnya kembali membela Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026, alasan
Terungkap, Penyebab Utama Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Kembalikan Mobil Dinas Baru Seharga Rp8,49 M

Terungkap, Penyebab Utama Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Kembalikan Mobil Dinas Baru Seharga Rp8,49 M

Terungkap, penyebab utama, Gubernur Provinsi Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud secara resmi memutuskan untuk mengembalikan mobil dinas baru hasil pengadaan APBD
Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Sukses Pertahankan Rekor, Neriman Ozsoy Tak Tersentuh di Puncak

Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Sukses Pertahankan Rekor, Neriman Ozsoy Tak Tersentuh di Puncak

Top skor Proliga 2026 putri, di mana Megawati Hangestri (Jakarta Pertamina Enduro) masih pertahankan rekor mentereng dan Neriman Ozsoy makin nyaman di puncak.
Top 3 Bola: John Herdman Senang, Timnas Indonesia Bisa ke Piala Dunia 2026, hingga Aksi Heroik Calvin Verdonk

Top 3 Bola: John Herdman Senang, Timnas Indonesia Bisa ke Piala Dunia 2026, hingga Aksi Heroik Calvin Verdonk

Inilah Top 3 Bola hari ini: bek Belgia masuk radar John Herdman, peluang Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2026, dan aksi heroik Calvin Verdonk bersama Lille.
Timur Tengah Mencekam, Begini Nasib 58 Ribu Jemaah Umroh Indonesia yang Tertahan di Arab Saudi

Timur Tengah Mencekam, Begini Nasib 58 Ribu Jemaah Umroh Indonesia yang Tertahan di Arab Saudi

Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah, Puji Raharjo, memastikan pemerintah terus memantau perkembangan situasi secara berkala.
Dulu Diajak Shin Tae-yong untuk Seleksi Timnas Indonesia U-19, Si Kakak-beradik dari Jerman Kini Bersinar di Kasta Kelima

Dulu Diajak Shin Tae-yong untuk Seleksi Timnas Indonesia U-19, Si Kakak-beradik dari Jerman Kini Bersinar di Kasta Kelima

Sempat dipilih Shin Tae-yong saat TC Timnas Indonesia U-19 di Kroasia pada tahun 2020, kakak-beradik berdarah Sukabumi ini bangkit di kasta kelima liga Jerman.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT