News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Perlebar Defisit Anggaran, Purbaya Akui Ingin Cegah Krisis Ekonomi 1998 Terulang

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan pihaknya sengaja memperlebar defisit anggaran hingga mendekati ambang batas 3 persen, guna mencegah terulangnya krisis ekonomi 1997-1998
Selasa, 27 Januari 2026 - 17:32 WIB
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
Sumber :
  • tvOnenews/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan pihaknya sengaja memperlebar defisit anggaran hingga mendekati ambang batas 3 persen, guna mencegah terulangnya krisis ekonomi 1997-1998.

Dia mengakui, meskipun keputusan memperlebar defisit itu bukanlah pilihan yang mudah, namun langkah itu dinilai perlu demi menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional di tengah tekanan perlambatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dari sisi pemerintah, belanja, dan yang lain-lain, saya memastikan semuanya itu membalikkan ekonomi. Jadi dampaknya fiskal juga defisitnya melebar," kata Purbaya dalam acara Indonesia Fiscal Forum (IFF) 2026 di Jakarta, Selasa, 27 Januari 2026.

"Tapi itu suatu langkah yang perlu dilakukan. Kalau enggak, kita kayak (krisis ekonomi) 1998 lagi," ujarnya.

Sebagai informasi, realisasi sementara APBN 2025 mencatat defisit sebesar Rp 695,1 triliun atau setara 2,92 persen dari produk domestik bruto (PDB). Angka tersebut melebar dibandingkan target awal defisit APBN 2025 yang sebesar 2,53 persen PDB.

Realisasinya pun nyaris menyentuh batas maksimal defisit 3 persen sebagaimana diatur dalam undang-undang. Sementara, APBN 2026 disepakati dengan target defisit sebesar 2,68 persen terhadap PDB.

Adapun langkah pemerintah memperlebar defisit fiskal tersebut menuai kritik dari berbagai pihak. Namun, Purbaya menjelaskan bahwa secara teknis pemerintah sebenarnya mampu menahan defisit di kisaran 2 persen.

Hanya saja, opsi tersebut mengharuskan penghentian sejumlah pos belanja negara. Di tengah tren perlambatan ekonomi yang sedang menghantam Indonesia, dirinya memilih menerapkan kebijakan counter cyclical dengan meningkatkan belanja pemerintah, baik melalui program bantuan sosial maupun pemberian insentif pajak. Kebijakan itu diharapkan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi agar bergerak lebih kuat.

“Kalau kita perlambat fiskal, (ekonomi) makin jatuh. Kita naikin pajak, makin jatuh. Jadi selama ini saya enggak pernah naikin tarif pajak, bea cukai. Tapi saya memastikan (strategi) yang ada diambil dan kita coba," kata Purbaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Itu cost yang harus kita bayar untuk membalikkan arah ekonomi. Tapi yang penting kan fiscal sustainability-nya kita jaga terus," ujarnya.

Mohammad Yudha Prasetya 
 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rektor UIN Saizu Resmi Lantik Pimpinan Fakultas Saintek, Angkat Dekan Baru untuk Mantapkan Pilar Akademik

Rektor UIN Saizu Resmi Lantik Pimpinan Fakultas Saintek, Angkat Dekan Baru untuk Mantapkan Pilar Akademik

Pelantikan pimpinan Fakultas Saintek dilaksanakan berdasarkan Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 44 Tahun 2025 tentang Organisasi dan Tata Kerja Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri.
Sean O’Malley Buka Suara soal Gaji di UFC: Jadi Juara Beda Jauh dengan Bukan Juara

Sean O’Malley Buka Suara soal Gaji di UFC: Jadi Juara Beda Jauh dengan Bukan Juara

Sean O’Malley menyinggung soal perbedaan gaji yang ia dapatkan di UFC, di mana ia menyoroti jumlah hadiah yang ia dapatkan saat menjadi juara dibandingkan saat bukan juara.
Momen John Herdman Kebingungan saat Sapa Awak Media Pakai Bahasa Indonesia di Sesi Latihan Persija: Selamat Malam atau Sore? 

Momen John Herdman Kebingungan saat Sapa Awak Media Pakai Bahasa Indonesia di Sesi Latihan Persija: Selamat Malam atau Sore? 

Sejak diperkenalkan sebagai pelatih Timnas Indonesia, John Herdman rajin berkeliling memantau permainan individu Skuad Garuda di klub mereka.
Thailand Masters 2026: Kalahkan Ganda Denmark, Lanny/Apriyani ke Babak 16 Besar

Thailand Masters 2026: Kalahkan Ganda Denmark, Lanny/Apriyani ke Babak 16 Besar

Lanny/Apriyani berhasil melewati babak pertama usai mengalahkan ganda Denmark,  Natasja P. Anthonsen/Amalie Cecilie Kudsk di babak pertama Thailand Masters 2026
Deolipa Yumara Soroti Nasib Denada Bisa Dijerat Unsur Penelantaran Anak, Jika Ressa Punya Bukti Kuat

Deolipa Yumara Soroti Nasib Denada Bisa Dijerat Unsur Penelantaran Anak, Jika Ressa Punya Bukti Kuat

Deolipa Yumara angkat bicara soal dugaan penelantaran anak oleh Denada. Jika Ressa punya bukti kuat dan pengakuan, kasus ini bisa berujung pidana.
Real Madrid Masih Dendam dengan Xabi Alonso, Selama Jadi Pelatih Malah Abaikan Pemain Muda

Real Madrid Masih Dendam dengan Xabi Alonso, Selama Jadi Pelatih Malah Abaikan Pemain Muda

Sepanjang bursa transfer paruh musim, Real Madrid hanya melepas pemain berusia 19 tahun, Endrick dengan status pinjaman ke klub Prancis, Olympique Lyon.

Trending

Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) berikan penjelaskan soal surat tanah lama, seperti girik yang segera tidak berlaku lagi.
Jadi Saksi Roy Suryo di Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rocky Gerung: Enggak Ada Urusan Memberatkan Meringankan 

Jadi Saksi Roy Suryo di Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rocky Gerung: Enggak Ada Urusan Memberatkan Meringankan 

Diketahui, pemenuhan panggilan pemeriksaan ini dilakukan sebagai saksi meringankan, atas permintaan dari tersangka Roy Suryo Dkk.
Fakta-fakta Penjual Es Gabus Dituduh Pakai Spons Ternyata Hoaks, Berujung Anggota Polri-TNI Minta Maaf

Fakta-fakta Penjual Es Gabus Dituduh Pakai Spons Ternyata Hoaks, Berujung Anggota Polri-TNI Minta Maaf

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan laboratorium, jajanan pasar yang sempat diduga terbuat dari spons tersebut dinyatakan aman dan layak untuk dikonsumsi.
Viral Penjual Es Gabus Dituding Pakai Bahan Spons, Aparat TNI-Polri Akui Terlalu Cepat Ambil Kesimpulan, Langsung Minta Maaf ke Kakek Sudrajat

Viral Penjual Es Gabus Dituding Pakai Bahan Spons, Aparat TNI-Polri Akui Terlalu Cepat Ambil Kesimpulan, Langsung Minta Maaf ke Kakek Sudrajat

Sebuah video viral di media sosial yang memperlihatkan dua aparat TNI-Polri yang menuding es gabus yang dijual seorang pedagang berisikan spons. 
Misteri Tewasnya Janda di Ponorogo: Luka Robek di Kepala dan Anak yang Menghilang dari Rumah

Misteri Tewasnya Janda di Ponorogo: Luka Robek di Kepala dan Anak yang Menghilang dari Rumah

Kabar duka sekaligus mengerikan datang dari Desa Golan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo. Seorang janda bernama Nur Aini (55) ditemukan tidak bernyawa di dalam kediamannya pada Senin (26/1). 
Khawatir dengan Kondisi Kesehatan Jokowi, Rocky Gerung: Cara Supaya Pak Jokowi Tenang Itu Mestinya Dia Lempar Semua HP-nya

Khawatir dengan Kondisi Kesehatan Jokowi, Rocky Gerung: Cara Supaya Pak Jokowi Tenang Itu Mestinya Dia Lempar Semua HP-nya

Rocky Gerung mengaku khawatir dengan kondisi kesehatan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). 
Terungkap, Penyebab Ressa Rizky Rossano Tiba-tiba Mengetahui Asal-Usul Dirinya sebagai Anak Denada

Terungkap, Penyebab Ressa Rizky Rossano Tiba-tiba Mengetahui Asal-Usul Dirinya sebagai Anak Denada

Terungkap penyebab Ressa Rizky Rossano mengetahui asal-usul dirinya sebagai anak Denada, berawal dari pengakuan keluarga dan pencarian kebenaran sejak kecil.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT