GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Istana Ungkap Alasan Prabowo Lantik Anggota DEN: Untuk Capai Swasembada Energi

Mensesneg RI, Prasetyo Hadi mengungkapkan alasan Presiden Prabowo Subianto melantik langsung anggota Dewan Energi Nasional (DEN). 
Rabu, 28 Januari 2026 - 16:32 WIB
Mensesneg Prasetyo Hadi
Sumber :
  • dok. BPMI Istana Negara

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) RI, Prasetyo Hadi mengungkapkan alasan Presiden Prabowo Subianto melantik langsung anggota Dewan Energi Nasional (DEN). 

Ia memastikan lembaga strategis ini disiapkan untuk mempercepat realisasi program prioritas energi nasional, mulai dari kelistrikan, peningkatan lifting minyak, hingga peralihan ke energi baru dan terbarukan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prasetyo menambahkan secara teknis berbagai program menuju swasembada energi sejatinya telah berjalan di masing-masing kementerian.

Namun, kehadiran DEN diyakini akan menjadi pengungkit percepatan sekaligus penguatan koordinasi lintas sektor.

“Iya, secara teknis sebetulnya kan juga beberapa program dalam rangka mencapai swasembada energi juga sudah diinisiasi oleh kementerian-kementerian terkait,” kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu, 28 Januari 2026.

“Harapannya dengan dilantiknya Dewan Energi Nasional hari ini semakin bisa mempercepat proses-proses persiapan untuk kita mengejar beberapa program-program prioritas,” sambungnya.

Prasetyo tak menampik tantangan besar di sektor energi. Menurutnya, pekerjaan rumah pemerintah tidak ringan, mulai dari meningkatkan produksi minyak hingga mendorong transisi ke sumber energi alternatif yang lebih berkelanjutan.

“Karena memang dalam hal energi ini terus terang saja tidak mudah bagaimana kita meningkatkan lifting minyak, bagaimana kita memikirkan energi baru terbarukan, bagaimana kemudian kita juga berpikir untuk beralih ke sumber-sumber energi yang lain, misalnya sumber energi solar yang kita miliki, karena kita dikaruniai hidup di daerah khatulistiwa,” katanya.

Ia menegaskan, pembentukan DEN merupakan bagian dari strategi besar pemerintah untuk mempercepat proses menuju kemandirian energi nasional.

Prasetyo kemudian membeberkan beberapa fokus utama yang menjadi perhatian pemerintah. Salah satunya adalah peningkatan lifting minyak nasional yang selama ini menjadi isu krusial dalam ketahanan energi.

“Tadi kan sudah saya sampaikan beberapa ya. Dalam rangka kita mencapai swasembada energi kan ada beberapa yang harus kita lakukan. Misalnya satu, tadi bagaimanapun kita ingin meningkatkan lifting minyak kita,” ucapnya.

Selain itu, pemerintah juga mendorong percepatan transisi energi melalui pemanfaatan energi alternatif seperti biofuel dan biosolar, yang dinilai memiliki potensi besar di Indonesia.

“Kedua, bagaimanapun kita ingin mulai merubah ya, kebutuhan energi kita ke energi-energi yang lain. Misalnya bio-fuel, bio-solar. Nah itu salah satu yang program besar karena berkenaan dengan energi itu kan membutuhkan waktu,” kata Prasetyo.

Menurutnya, keberadaan DEN menjadi kunci untuk mempercepat sinkronisasi antara kebutuhan energi nasional dan kemampuan produksi dalam negeri. Dengan pelantikan DEN, pemerintah berharap seluruh proses perencanaan dan eksekusi program energi strategis bisa berjalan lebih cepat dan terarah.

“Dari kebutuhan energi di dalam negeri dengan kemampuan kita untuk memproduksi, nah itulah yang ingin dipercepat dengan segera dilantiknya Dewan Energi Nasional ini,” pungkas Prasetyo.

Dalam kesempatan itu, Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, sekaligus Ketua Harian Dewan Energi Nasional, mengatakan target lembaga itu untuk mengejar agar Indonesia bisa berdaulat energi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita tahu semua bahwa salah satu program prioritas Bapak Presiden Prabowo adalah menyangkut dengan kedaulatan energi, ketahanan energi, swasembada energi, yang salah satu instrumen negaranya adalah arah kebijakan roadmap yang dibangun bersama-sama dengan DEN," ucap Bahlil.

Rahmat Fatahillah Ilham

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Truk Pengangkut Sapi Terguling di Cikaledong Bandung, Tiga Ekor Sapi Kabur dan Ada Korban Tewas

Truk Pengangkut Sapi Terguling di Cikaledong Bandung, Tiga Ekor Sapi Kabur dan Ada Korban Tewas

Sebuah truk pengangkut sapi terguling di tanjakan Cikaledong, Kabupaten Bandung, pada Rabu (18/3/2026) pagi.
Lonjakan Pemudik Capai 70 Persen, Pelabuhan Tobaku Tambah Jadwal Penyeberangan

Lonjakan Pemudik Capai 70 Persen, Pelabuhan Tobaku Tambah Jadwal Penyeberangan

3 hari jelang Hari Raya Idul Fitri, arus mudik Pelabuhan Penyeberangan Tobaku melonjak signifikan. Otoritas pelabuhan catat penumpang meningkat hingga 70 persen
Naik Rp8.000, Harga Emas Antam Hari Ini 18 Maret 2026 Berada di Angka Rp2.996.000 per Gram

Naik Rp8.000, Harga Emas Antam Hari Ini 18 Maret 2026 Berada di Angka Rp2.996.000 per Gram

Naik Rp8.000, harga emas Antam hari ini 18 Maret 2026 berada di angka Rp2.996.000 per gram.
Teks Khutbah Idul Fitri 1447 H: Menghidupkan Nilai-Nilai Ramadhan di Bulan Syawal

Teks Khutbah Idul Fitri 1447 H: Menghidupkan Nilai-Nilai Ramadhan di Bulan Syawal

Berikut teks khutbah khusus Idul Fitri. Semoga kebiasaan baik di Ramadhan bisa diteruskan di bulan Syawal
Mendagri Tito: Kolaborasi Kunci Atasi Backlog Perumahan Nasional

Mendagri Tito: Kolaborasi Kunci Atasi Backlog Perumahan Nasional

Mendagri Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam mengatasi backlog perumahan nasional yang masih cukup besar.
Konflik Timur Tengah Memanas, Kemenhub Ungkap Nasib Dua Pesawat Beserta Penumpang yang Masih Tertahan di Indonesia

Konflik Timur Tengah Memanas, Kemenhub Ungkap Nasib Dua Pesawat Beserta Penumpang yang Masih Tertahan di Indonesia

Seiring membaiknya situasi, maskapai mulai mengaktifkan kembali layanan secara bertahap.

Trending

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Sanksi untuk Persib Bandung Pasca Kericuhan di Laga ACL 2 Sudah Keluar?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Sanksi untuk Persib Bandung Pasca Kericuhan di Laga ACL 2 Sudah Keluar?

AFC kembali mengumumkan hasil sidang Komite Disiplin dan Etik Tebaru pada Selasa (17/3/2026). Apakah sanksi untuk Persib pasca kericuhan di ACL 2 sudah keluar?
Resmi! FIFA Kucurkan Cuan Fantastis dengan Nominal yang Bikin Melongo usai Putros Dipanggil Timnas Irak, Persib Bandung Ketiban Durian Runtuh

Resmi! FIFA Kucurkan Cuan Fantastis dengan Nominal yang Bikin Melongo usai Putros Dipanggil Timnas Irak, Persib Bandung Ketiban Durian Runtuh

Persib Bandung dipastikan menerima dana FIFA dengan nominal fantastis lewat program CBP setelah Frans Putros dipanggil Timnas Irak ke playoff Piala Dunia 2026.
Tiba-tiba Media AS dan Italia Soroti Sejumlah Penggawa Timnas Indonesia, Maarten Paes hingga Emil Audero

Tiba-tiba Media AS dan Italia Soroti Sejumlah Penggawa Timnas Indonesia, Maarten Paes hingga Emil Audero

Timnas Indonesia semakin mendapat perhatian dunia. Hal itu terlihat dari mulai seringnya para pemain skuad Garuda dibahas oleh media asing, mulai dari Amerika -
Dedi Mulyadi Singgung Jabatan Istri Kades Hoho, Akhirnya Terungkap Awal Mula Jadi Sekdes

Dedi Mulyadi Singgung Jabatan Istri Kades Hoho, Akhirnya Terungkap Awal Mula Jadi Sekdes

​​​​​​​Dedi Mulyadi menyinggung jabatan istri Kades Hoho yang menjadi sekdes. Terungkap sang istri sudah dulu menjabat sebelum Hoho Alkaf menjadi kepala desa.
Kontroversi Final! Senegal Dicoret, Maroko Resmi Juara Piala Afrika

Kontroversi Final! Senegal Dicoret, Maroko Resmi Juara Piala Afrika

Maroko resmi dinyatakan sebagai juara Piala Afrika setelah bandingnya dikabulkan Confederation of African Football (CAF) saat berhadapan dengan Senegal.
Update Arus Mudik: Macet Luar Biasa 29 Kilometer di Tol Jakarta-Cikampek, Tol Layang MBZ Sama Padatnya

Update Arus Mudik: Macet Luar Biasa 29 Kilometer di Tol Jakarta-Cikampek, Tol Layang MBZ Sama Padatnya

Memasuki hari yang diprediksi sebagai puncak arus mudik 2026, kemacetan panjang mulai menyergap para pengendara di Ruas Tol Jakarta-Cikampek arah Jawa Tengah. 
Dipanggil Dedi Mulyadi, Vina Cirebon Ungkap Pernah Dipukul Saat Tolak Melayani Suami

Dipanggil Dedi Mulyadi, Vina Cirebon Ungkap Pernah Dipukul Saat Tolak Melayani Suami

​​​​​​​Vina Cirebon mengaku kepada Dedi Mulyadi pernah dipukul suami saat di China. Pengakuan itu terungkap saat pertemuan dengan mantan mertuanya. (18/3/2026)
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT