News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Indonesia Gabung Dewan Perdamaian, PP Hima Persis: Kedaulatan Palestina Bukan Komoditas Investasi Board of Peace

Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (Persis), kritisi keterlibatan Indonesia dalam dewan perdamaian Board of Peace (BoP) bentukan Donald Trump. 
Kamis, 29 Januari 2026 - 21:17 WIB
Indonesia Gabung Dewan Perdamaian Gaza, Komisi I DPR Sebut Sejalan dengan Politik Bebas Aktif
Sumber :
  • istimewa - antaranews

Jakarta, tvOnenews.com - Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (Persis), kritisi keterlibatan Indonesia dalam dewan perdamaian Board of Peace (BoP) bentukan Donald Trump

Ketua Umum PP Hima Persis Solahudin Hasan, mengingatkan pemerintah agar tidak terbuai oleh narasi kemakmuran ekonomi yang ditawarkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasalnya, menurut Solahudin terdapat risiko besar terjadinya dekonstruksi terhadap peran multilateralisme PBB melalui model diplomasi korporasi yang sangat transaksional.

“Lahirnya BoP ini harus kita sikapi dengan kewaspadaan tingkat tinggi, karena kita melihat ada upaya menggeser penyelesaian konflik kemanusiaan menjadi sekadar urusan bisnis,” kata Salahudin, kepada wartawan di Jakarta, Kamis (29/1/2026). 

Ketua Umum Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (PP Hima Persis), Solahudin Hasan
Ketua Umum Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (PP Hima Persis), Solahudin Hasan
Sumber :
  • Istimewa

Solahudin menilai bahwa BoP tengah berupaya menerapkan pendekatan Mercantile Peace, sebuah keyakinan pragmatis bahwa perdamaian bisa "dibeli" melalui paket investasi dan pembangunan infrastruktur megah. 

Namun, beliau mengingatkan dunia bahwa kedaulatan sebuah bangsa bukanlah komoditas perdagangan yang bisa ditukar dengan angka-angka pertumbuhan ekonomi. 

“Kedaulatan Palestina bukanlah barang yang bisa dikonversi menjadi angka investasi atau sekadar urusan manajemen properti di Gaza,” tegasnya.

Terkait posisi strategis pemerintah, Solahudin mengapresiasi keberanian diplomatik Indonesia untuk menempatkan diri di meja pimpinan dewan tersebut. 

Langkah ini ia pandang sebagai strategi soft balancing yang sangat krusial agar Indonesia tidak hanya menjadi penonton pasif sementara masa depan Palestina didekte secara unilateral oleh kekuatan hegemon. 

Kehadiran Indonesia bersama blok negara Muslim kunci lainnya dianggapnya sebagai strategi 'intervensi dari dalam' yang harus dimanfaatkan semaksimal mungkin. 

“Kita harus berada di sana untuk memastikan hak politik rakyat Palestina tidak terhapus oleh narasi kesejahteraan semu yang sengaja didesain untuk menutupi akar masalah penjajahan,” ucap Salahudin.

Kendati demikian, Solahudin menekankan bahwa keterlibatan ini memikul beban ideologis dan moral yang sangat berat, sebagaimana amanat Pembukaan UUD 1945. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diplomasi Indonesia di dalam BoP menurutnya harus berfungsi sebagai filter sekaligus penyaring utama terhadap setiap draf kebijakan yang melenceng dari prinsip anti-penjajahan. 

“Konstitusi kita adalah kompas sakral yang tidak boleh goyah. Diplomasi kita harus menjadi 'rem' yang pakem jika kebijakan BoP mulai mengarah pada upaya melanggengkan okupasi dengan wajah baru. Pembangunan rumah sakit atau apartemen mewah secanggih apa pun tidak akan pernah bisa menggantikan hak sejarah rakyat atas tanah air mereka secara utuh,” tambahnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Tegaskan Indonesia Maju Harus Berbasis Fakta, Sains, dan Data: Jangan Cari Kambing Hitam

Prabowo Tegaskan Indonesia Maju Harus Berbasis Fakta, Sains, dan Data: Jangan Cari Kambing Hitam

Presiden Prabowo Subianto menegaskan, pembangunan Indonesia tidak boleh lagi didasarkan pada asumsi atau kepentingan sesaat, melainkan harus bertumpu pada fakta, realitas, dan pendekatan ilmiah.
Lewat Diskusi Persoalan Bangsa di Yogyakarta, Gerakan Iqra Indonesia Terbentuk

Lewat Diskusi Persoalan Bangsa di Yogyakarta, Gerakan Iqra Indonesia Terbentuk

Puluhan peserta dari berbagai universitas dan organisasi ekstra kampus di Yogyakarta mengikuti kegiatan focus group discussion (FGD) '81 Tahun Merdeka, 19 Tahun Menuju Indonesia 2045'.
KPK Bakal Panggil Kakanim Jaksel Usai Ditemukan Uang 8.500 Dolar Singapura Hasil Penggeledahan 

KPK Bakal Panggil Kakanim Jaksel Usai Ditemukan Uang 8.500 Dolar Singapura Hasil Penggeledahan 

Kepala Kantor Imigrasi (Kanim) Jakarta Selatan, Winarko akan dipanggil KPK usai ditemukannya uang 8.500 Dolar Singapura di dalam ruangannya oleh penyidik. 
Kemenag Didesak Jatuhkan Sanksi Tegas ke ASN yang Berurusan dengan Hukum

Kemenag Didesak Jatuhkan Sanksi Tegas ke ASN yang Berurusan dengan Hukum

Sejumlah massa yang mengatasnamakan Gerakan Masyarakat Berkeadilan (Germak) mendadak menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Inspektorat Jenderal Kemenag di Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2026).
Geger! PSSI-nya Korea Selatan Dituding Biayai Hiburan Seks untuk Wasit Asing, KFA Buka Suara

Geger! PSSI-nya Korea Selatan Dituding Biayai Hiburan Seks untuk Wasit Asing, KFA Buka Suara

Setelah kegagalan Timnas Korea Selatan di Piala Dunia hingga keputusan aneh pada sanksi pelatih Persija, Shin Tae-yong, kali ini KFA terkena skandal seksual. 
Iskandar Sitorus Diperiksa KPK, Soal Pemberian Hingga Transaksi Keuangan dari PT Blueray ke Pejabat di Ditjen Bea Cukai 

Iskandar Sitorus Diperiksa KPK, Soal Pemberian Hingga Transaksi Keuangan dari PT Blueray ke Pejabat di Ditjen Bea Cukai 

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap kuasa non-litigasi PT Blueray Cargo, Iskandar Sitorus, Kamis (6/8/2026). 

Trending

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat Soal Status Cekal

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat Soal Status Cekal

Usai gugatan praperadilan ketiga soal ganti rugi, tersangka tudingan ijazah palsu Jokowi, Roy Suryo mengajukan kembali praperadilan terkait pencekalan. 
Heboh Usulan MBG Raih Nobel Perdamaian 2026, Istana Akhirnya Buka Suara

Heboh Usulan MBG Raih Nobel Perdamaian 2026, Istana Akhirnya Buka Suara

Istana Kepresidenan merespons isu yang beredar mengenai usulan agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memperoleh Nobel Perdamaian 2026.
Lewat Diskusi Persoalan Bangsa di Yogyakarta, Gerakan Iqra Indonesia Terbentuk

Lewat Diskusi Persoalan Bangsa di Yogyakarta, Gerakan Iqra Indonesia Terbentuk

Puluhan peserta dari berbagai universitas dan organisasi ekstra kampus di Yogyakarta mengikuti kegiatan focus group discussion (FGD) '81 Tahun Merdeka, 19 Tahun Menuju Indonesia 2045'.
Geger! PSSI-nya Korea Selatan Dituding Biayai Hiburan Seks untuk Wasit Asing, KFA Buka Suara

Geger! PSSI-nya Korea Selatan Dituding Biayai Hiburan Seks untuk Wasit Asing, KFA Buka Suara

Setelah kegagalan Timnas Korea Selatan di Piala Dunia hingga keputusan aneh pada sanksi pelatih Persija, Shin Tae-yong, kali ini KFA terkena skandal seksual. 
Diam-diam Indonesia Masuk 5 Besar Dunia Penyandang Diabetes, Jutaan Pasien Masih Kesulitan Berobat

Diam-diam Indonesia Masuk 5 Besar Dunia Penyandang Diabetes, Jutaan Pasien Masih Kesulitan Berobat

Di tengah tingginya jumlah penyandang diabetes, jutaan pasien masih kesulitan menjalani pengobatan dan pemantauan secara berkelanjutan, sehingga risiko komplikasi masih tinggi.
Wujudkan Visi sebagai Community Service, Para Dekan Baru Universitas Ahmad Dahlan Diminta Fokus pada Lima Agenda Strategis

Wujudkan Visi sebagai Community Service, Para Dekan Baru Universitas Ahmad Dahlan Diminta Fokus pada Lima Agenda Strategis

Sebelas dekan baru berbagai fakultas di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dilantik pada Selasa (4/8). Dalam menjalankan tugas, mereka dituntut fokus pada 5 agenda.
Iskandar Sitorus Diperiksa KPK, Soal Pemberian Hingga Transaksi Keuangan dari PT Blueray ke Pejabat di Ditjen Bea Cukai 

Iskandar Sitorus Diperiksa KPK, Soal Pemberian Hingga Transaksi Keuangan dari PT Blueray ke Pejabat di Ditjen Bea Cukai 

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap kuasa non-litigasi PT Blueray Cargo, Iskandar Sitorus, Kamis (6/8/2026). 
Selengkapnya

Viral