News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mahkamah Pidana Internasional Dalam Tekanan, Uni Eropa Jamin Perlindungan Keselamatan Hakim

Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mendapatkan tekanan yang luar biasa, Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa (EU), Kaja Kallas pada Senin (21/9) menyerukan perlindungan terhadap para hakimnya.
Selasa, 22 September 2026 - 13:42 WIB
Ilustrasi Uni Eropa.
Sumber :
  • Antara

Istanbul, tvOnenews.com -Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mendapatkan tekanan yang luar biasa, Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa (EU), Kaja Kallas pada Senin (21/9) menyerukan perlindungan terhadap para hakimnya. 

"Pertama, kita harus mempertahankan mekanisme yang telah ada untuk menegakkan Hukum Humaniter Internasional, baik pengadilan domestik maupun internasional, seperti Mahkamah Internasional (ICJ) dan Mahkamah Pidana Internasional (ICC)," kata Kallas dalam acara sela Majelis Umum PBB yang membahas diplomasi kemanusiaan dan hukum humaniter internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Kallas, akuntabilitas menjadi kunci dalam penegakan hukum humaniter internasional.

"Berlawanan dengan apa yang seharusnya terjadi, ICC kini berada di bawah tekanan yang luar biasa," tegas Kallas.

Dia menyatakan bahwa tekanan terhadap ICC dan para hakimnya tidak hanya menyangkut lembaga itu sendiri, tetapi juga menimbulkan pertanyaan mengenai komitmen terhadap tatanan hukum internasional yang dibentuk setelah Perang Dunia II.

"Dan janganlah kita lupa, ICC adalah janji dunia bahwa para korban kejahatan internasional yang paling berat tidak akan dilupakan hanya karena akuntabilitas dianggap tidak menguntungkan secara politis. Kita harus melindunginya," tegasnya.

Kallas mengatakan hukum internasional bukanlah masalah utamanya, dengan berargumen bahwa "impunitas akan melahirkan impunitas lebih lanjut."

Dia menguraikan tiga cara untuk memperkuat akuntabilitas yakni dengan mempertahankan mekanisme peradilan yang sudah ada, menciptakan mekanisme baru jika mekanisme yang ada belum memadai, serta memastikan bahwa sejumlah kasus hukum dapat disusun dengan baik.

Kallas menyebutkan pengadilan Nuremberg dan Tokyo, serta pengadilan untuk bekas Yugoslavia dan Rwanda, dan Pengadilan Khusus untuk Kejahatan Agresi terhadap Ukraina sebagai contoh mekanisme yang dibentuk untuk mewujudkan akuntabilitas.

Dia juga menyoroti upaya yang didukung Uni Eropa untuk mendokumentasikan dugaan kejahatan perang di Suriah serta penyelidikan yang dipimpin PBB terkait situasi di Afghanistan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terkait Gaza, Kallas mengatakan bahwa sangat penting untuk menjaga bukti-bukti adanya potensi kejahatan perang seiring dimulainya upaya pembersihan puing-puing.

"Baik di Suriah, Afghanistan, Gaza, maupun di wilayah konflik mana pun, akuntabilitas tidak boleh dilakukan secara selektif; jika tidak, kredibilitas seluruh sistem akan dipertanyakan," tegasnya.(ant)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

UU Reforma Agraria Atur Lembaga di Bawah Presiden hingga Pembatasan Penguasaan Tanah

UU Reforma Agraria Atur Lembaga di Bawah Presiden hingga Pembatasan Penguasaan Tanah

Rancangan Undang-Undang (RUU) Pengaturan Reforma Agraria resmi disahkan DPR RI menjadi UU
Polri Maksimal Tangani Banjir Bandang di Solok

Polri Maksimal Tangani Banjir Bandang di Solok

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Barat (Sumbar) Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy pastikan jajaran memberikan upaya maksimal dalam menangani dampak bencana banjir bandang yang terjadi di Solok pada Senin (21/9) malam.
Badai Cedera Belum Berhenti di Juventus, Randal Kolo Muani Kini Naik Meja Operasi

Badai Cedera Belum Berhenti di Juventus, Randal Kolo Muani Kini Naik Meja Operasi

Badai cedera Juventus seakan masih belum ada ujungnya. Setelah Kamil Grabara, Randal Kolo Muani kini ikut naik meja operasi.
Taisei Marukawa Bawa Dewa United ke Puncak, Ada Pesan Penting Jelang Jeda Internasional

Taisei Marukawa Bawa Dewa United ke Puncak, Ada Pesan Penting Jelang Jeda Internasional

Taisei Marukawa membawa Dewa United ke puncak klasemen BRI Super League 2026/27. Winger Jepang itu ungkap rahasia kekuatan Banten Warriors musim ini.
Tolak Penyalahgunaan Atribut Grab, Komunitas Ojol Bekasi Datangi Polres Metro Bekasi

Tolak Penyalahgunaan Atribut Grab, Komunitas Ojol Bekasi Datangi Polres Metro Bekasi

Perwakilan komunitas ojek online (ojol) wilayah Bekasi mendatangi Polres Metro Bekasi untuk menyampaikan sikap terkait dugaan kasus kekerasan dan pelecehan seksual yang diduga melibatkan seseorang yang menggunakan atribut resmi Grab.
Nusron Wahid Akui Sudah Bahas Pengunduran Diri dari Golkar dengan Bahlil Sejak Tahun Lalu

Nusron Wahid Akui Sudah Bahas Pengunduran Diri dari Golkar dengan Bahlil Sejak Tahun Lalu

Nusron Wahid mengaku sudah membahas rencana pengunduran diri dari kepengurusan Partai Golkar bersama Bahlil Lahadalia sejak tahun lalu.

Trending

Perbandingan Gaji Megawati Hangestri di Red Sparks dan Hyundai Hillstate, Segini Nominalnya

Perbandingan Gaji Megawati Hangestri di Red Sparks dan Hyundai Hillstate, Segini Nominalnya

Menilik perbandingan gaji Megawati Hangestri saat bergabung dengan Red Sparks dan Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea. Pevoli berjuluk Megatron itu dikabarkan mengalami kenaikan bayaran jelang tampil di musim ketiganya.
Pilu! Gadis Meninggal Dunia Tak Lama Setelah Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak hingga Hamil

Pilu! Gadis Meninggal Dunia Tak Lama Setelah Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak hingga Hamil

Viral di TikTok kisah memilukan dari gadis bernama Savanna Azzahra yang meninggal dunia setelah calon suaminya selingkuh dengan sang kakak hingga hamil 3 bulan.
Malaysia Kena Sial Jelang Hadapi Timnas Indonesia, 3 Pemain Bintang Batal Gabung Skuad untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Malaysia Kena Sial Jelang Hadapi Timnas Indonesia, 3 Pemain Bintang Batal Gabung Skuad untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Malaysia tampaknya mengalami kesialan jelang menghadapi Timnas Indonesia. Sebab, pelatih Tan Cheng Hoe perlu melakukan perombakan dari 23 pemain yang dipanggilnya.
Paddy Pimblett Sentil Keras Kemenangan Arman Tsarukyan di UFC 331

Paddy Pimblett Sentil Keras Kemenangan Arman Tsarukyan di UFC 331

Paddy Pimblett memberi sorotan tajam terhadap kemenangan Arman Tsarukyan atas Mauricio Ruffy di UFC 331, meski mengakui brutalnya serangan siku yang mengakhiri
Siapa Resal Octavian? Ofisial Java United yang Diduga Sebut Shin Tae-yong 'Pendatang'

Siapa Resal Octavian? Ofisial Java United yang Diduga Sebut Shin Tae-yong 'Pendatang'

Resal Octavian menjadi sorotan suporter sepak bola Indonesia lantaran sebut pelatih Shin Tae-yong sebagai 'pendatang' dalam laga Persija Jakarta vs Java United.
Heboh Video 'A Day In My Life' Tanpa Sensor Diburu di X, Polisi Ungkap Keduanya Bukan Pelajar dan Mengidap HIV

Heboh Video 'A Day In My Life' Tanpa Sensor Diburu di X, Polisi Ungkap Keduanya Bukan Pelajar dan Mengidap HIV

Berkaca dari kasus video a day in my life yang viral dikatakan polisi, kedua pemeran mengidap HIV. Penyakit yang perlu diwaspadai dan diketahui pencegahannya.
Klasemen Medali Asian Games 2026, Selasa 22 September: Indonesia Turun Peringkat, Tim Merah Putih Belum Gondol Emas

Klasemen Medali Asian Games 2026, Selasa 22 September: Indonesia Turun Peringkat, Tim Merah Putih Belum Gondol Emas

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Selasa (22/9/2026) pukul 06.00 WIB. Tim Indonesia mengalami penurunan peringkat, dan belum mampu menggondol emas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT