News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sambil Menangis Denada Akhirnya Akui Ressa sebagai Anak Kandung, Sampaikan Permintaan Maaf Terbuka

Denada akhirnya mengakui Ressa Rossano sebagai anak kandung dan menyampaikan permintaan maaf terbuka atas keputusan masa lalu yang membuat mereka terpisah.
Senin, 2 Februari 2026 - 13:44 WIB
Ressa dan Denada
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / YouTube HepiNews / Instagram @denadaindonesia

Jakarta, tvOnenews.com – Penyanyi dan aktris Denada Tambunan akhirnya membuka suara dan mengakui Ressa Rossano sebagai anak kandungnya. Pengakuan tersebut disampaikan Denada melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya, Senin (2/2/2026), disertai permohonan maaf yang mendalam atas keputusan masa lalu yang membuat ia tidak mendampingi Ressa sejak kecil.

Dalam pernyataan yang disampaikan dengan suara bergetar, Denada secara tegas menyatakan status hubungan darahnya dengan Ressa. Ia juga mengungkapkan penyesalan karena baru saat ini menyampaikan kebenaran tersebut secara terbuka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya Denada Tambunan menyatakan bahwa Ressa Rossano adalah anak kandung saya. Saya betul-betul minta maaf kepada Ressa karena baru saat ini, setelah sekian lama, saya memberitahukan bahwa saya adalah ibu kandungnya,” ujar Denada.

Denada mengakui bahwa keputusannya di masa lalu dipengaruhi oleh kondisi psikologis yang tidak stabil. Hal tersebut membuatnya tidak mampu menjalani peran sebagai ibu bagi Ressa sejak bayi, sesuatu yang kini sangat ia sesali.

“Saat itu kondisi psikis saya sedang tidak layak. Itu kesalahan saya, itu kebodohan saya, dan itu kehilafan saya,” ungkapnya.

Tak hanya kepada Ressa, Denada juga menyampaikan permintaan maaf kepada ayah Ressa, Reza, karena anak mereka tidak tumbuh bersama dirinya. Ia menyadari bahwa dampak dari keputusan tersebut tidak hanya dirasakan oleh dirinya sendiri, tetapi juga oleh orang-orang terdekat di sekitarnya.

“Saya juga minta maaf kepada Reza karena Ressa tidak hidup bersama saya dari kecil,” tuturnya.

Dalam video tersebut, Denada menegaskan bahwa kini dirinya hanya bisa berdoa dan berharap Ressa bersedia memaafkan serta menerima dirinya sebagai ibu kandung, dengan segala kekurangan yang masih ia miliki.

“Saat ini saya cuma bisa berharap semoga Ressa mau memaafkan saya dan menerima saya sebagai ibu kandungnya. Saya masih harus banyak belajar menjadi ibu yang sesuai dengan harapan anak-anak saya,” katanya.

Denada juga menyampaikan permohonan maaf kepada mendiang ibunya serta seluruh anggota keluarga atas pilihan hidup yang ia ambil di masa lalu. Ia berharap Allah SWT mengampuni segala kesalahan dan kehilafannya.

“Semoga Allah mengampuni semua dosa-dosa dan kehilafan saya,” ucap Denada menutup pernyataannya.

Pengakuan terbuka Denada ini langsung menyita perhatian publik dan menjadi perbincangan luas di media sosial. Banyak warganet menyampaikan dukungan moral, doa, serta harapan agar hubungan Denada dan Ressa dapat terjalin kembali dengan baik di masa depan.

Sebelumnya, nama Ressa Rossano sempat menjadi sorotan publik setelah mengklaim dirinya sebagai anak kandung Denada. Klaim tersebut berkembang menjadi polemik panjang karena tidak mendapat pengakuan terbuka dari Denada dalam waktu lama. Situasi ini bahkan berujung ke jalur hukum, ketika Ressa mengajukan gugatan untuk mendapatkan kejelasan status hubungan darah dengan sang penyanyi.

Gugatan tersebut diajukan ke Pengadilan Negeri Banyuwangi pada 26 November 2025, dengan tuntutan pengakuan hukum sebagai anak kandung serta kompensasi biaya hidup. Selama proses tersebut, Denada memilih untuk tidak memberikan pernyataan publik, yang memicu berbagai spekulasi mengenai kondisi psikologis dan dinamika keluarga di balik polemik ini.

Barulah pada awal Februari 2026, Denada memutuskan untuk menyampaikan pengakuan secara langsung kepada publik. Langkah ini sekaligus menjadi titik balik dari polemik yang telah berlangsung bertahun-tahun, sekaligus membuka ruang rekonsiliasi antara ibu dan anak yang lama terpisah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan Denada dinilai sebagai bentuk keberanian untuk menghadapi masa lalu dan bertanggung jawab atas keputusan yang pernah diambil. Publik kini menantikan bagaimana kelanjutan hubungan Denada dan Ressa, serta proses pemulihan emosional yang diharapkan dapat terbangun seiring waktu.

Pengakuan ini juga menyoroti pentingnya komunikasi terbuka dalam keluarga, terutama dalam situasi yang melibatkan identitas dan hubungan darah. Denada menegaskan bahwa dirinya kini berkomitmen untuk belajar menjadi ibu yang lebih baik, serta berusaha memperbaiki relasi yang sempat terputus dengan Ressa. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kemendagri Turun Tangan Percepat Penegasan Batas Desa, Minta Kepala Daerah Segera Lapor

Kemendagri Turun Tangan Percepat Penegasan Batas Desa, Minta Kepala Daerah Segera Lapor

Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri (Ditjen Bina Pemdes Kemendagri) menggenjot percepatan penegasan batas desa di sejumlah daerah. 
Mahkamah Agung Batalkan Aturan Usia Pensiun 65 Tahun bagi Buruh

Mahkamah Agung Batalkan Aturan Usia Pensiun 65 Tahun bagi Buruh

Putusan Mahkamah Agung (MA) yang membatalkan ketentuan kenaikan bertahap usia pensiun hingga 65 tahun menjadi momentum penting bagi reformasi Jaminan Pensiun Nasional.
Soal Herri Pras Viral Digeruduk OTK, Habib Bahar bin Smith: Kalau Mau Kritik, Pakai Cara yang Baik

Soal Herri Pras Viral Digeruduk OTK, Habib Bahar bin Smith: Kalau Mau Kritik, Pakai Cara yang Baik

Habib Bahar bin Smith menilai konten kreator Herri Pras tidak memiliki kapasitas mengkritik tokoh agama, terutama ulama terutama melalui konten media sosial.
Gerindra Tegaskan Sudah Pecat 3 Anggota DPRD Jatim Imbas Kasus Narkoba

Gerindra Tegaskan Sudah Pecat 3 Anggota DPRD Jatim Imbas Kasus Narkoba

Ketua Mahkamah Kehormatan Partai Gerindra Habiburokhman mengatakan mereka telah dipecat sebagai legislator dalam sidang yang dilaksanakan 8 Oktober 2026 lalu.
Gebrakan Inovasi Daerah di IGA 2026: Dari Patin Jadi Lumbung Pangan hingga Batang Sawit Jadi Gula

Gebrakan Inovasi Daerah di IGA 2026: Dari Patin Jadi Lumbung Pangan hingga Batang Sawit Jadi Gula

Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri Kementerian Dalam Negeri (BSKDN Kemendagri) menggelar rangkaian kegiatan Innovative Government Award (IGA) 2026.
Dayung, Bulu Tangkis Hingga Panjat Tebing Tak Masuk SEA Games 2027 Malaysia, NOC Indonesia Soroti Keputusan SEAGF

Dayung, Bulu Tangkis Hingga Panjat Tebing Tak Masuk SEA Games 2027 Malaysia, NOC Indonesia Soroti Keputusan SEAGF

Southeast Asian Games Federation (SEAGF) secara mengejutkan tak memasukan sejumlah cabang olahraga populer pada daftar final cabor untuk SEA Games 2027 Malaysia

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Viral Video Pasangan Egar dan Fina Banyuwangi di TikTok, Pakar Siber Warning Modus Link Pishing Penguras Rekening

Viral Video Pasangan Egar dan Fina Banyuwangi di TikTok, Pakar Siber Warning Modus Link Pishing Penguras Rekening

Platform media sosial TikTok dan Instagram belakangan dihebohkan oleh perburuan masif warganet terhadap pasangan asal Banyuwangi, Jawa Timur, yakni Egar - Fina
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Selengkapnya

Viral