GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ratusan Siswa di Kudus Keracunan MBG, BGN Temukan Pelanggaran Berat hingga Evaluasi Menu Nasional

Hasil evaluasi awal, lanjut Dadan, menunjukkan adanya SPPG yang melakukan pelanggaran berat.
Selasa, 3 Februari 2026 - 11:31 WIB
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rika Pangesti

Jakarta, tvOnenews.com — Insiden keracunan massal yang menimpa ratusan pelajar di Kudus, Jawa Tengah, menjadi alarm keras bagi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyatakan pihaknya telah melakukan investigasi menyeluruh dan tak segan menjatuhkan sanksi tegas kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terbukti melanggar prosedur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dadan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada para penerima manfaat yang terdampak insiden tersebut. Ia menegaskan, kejadian ini menjadi bahan evaluasi serius agar program MBG ke depan berjalan lebih aman dan terkontrol.

“Ya pertama saya sebagai kepala Badan Gizi Nasional meminta maaf kepada para penerima manfaat yang mengalami kejadian yang kurang menyenangkan dan kami sudah melakukan investigasi, analisis untuk beberapa SPPG yang mengalami kejadian,” ujar Dadan di Sentul International Convention Centre, Bogor, Jawa Barat, dikutip Selasa (3/2/2026).

Hasil evaluasi awal, lanjut Dadan, menunjukkan adanya SPPG yang melakukan pelanggaran berat. BGN pun menyiapkan sanksi berupa “kartu kuning” yang berujung pada penghentian operasional sementara.

“Dan saya melihat ada SPPG yang akan kita berikan lampu kuning ya atau kartu kuning karena menyalahi prosedur yang lebih berat. Kemudian kita akan evaluasi dan mungkin akan di-stop untuk sementara agak lama yang diberikan kartu kuning,” tegasnya.

Tak hanya soal sanksi, BGN juga bergerak memperbaiki aspek teknis, terutama terkait menu makanan. Evaluasi dilakukan untuk mencegah potensi risiko kesehatan ketika makanan diproduksi dan dikonsumsi dalam skala besar.

“Tapi kemudian kami juga dari kejadian-kejadian yang ada mulai mengevaluasi menu yang harus diberikan. Jadi beberapa menu mungkin harus kita hindarkan supaya kejadian tidak terulang kembali. Dan saya kira kami akan membuat edaran supaya program makan bergizi bisa berjalan lebih aman,” kata Dadan.

Dadan menjelaskan, salah satu penyebab SPPG diganjar kartu kuning adalah penggunaan bahan baku dari luar yang tidak berada dalam pengawasan proses memasak. Praktik tersebut dinilai berisiko tinggi dan akan mendapat peringatan keras dari BGN.

“Ya untuk yang untuk yang kita berikan kartu kuning itu karena dia mengambil bahan baku jadi dari luar sehingga tidak terawasi cara masaknya. Dan kita akan berikan peringatan cukup keras hal tersebut,” ungkapnya.

Selain itu, BGN juga akan mengumumkan daftar menu yang harus dihindari. Menurut Dadan, beberapa jenis makanan yang aman dikonsumsi dalam porsi kecil bisa menjadi berbahaya ketika diproduksi massal tanpa pengawasan ketat.

“Kemudian untuk beberapa SPPG sekarang kita akan umumkan beberapa menu yang harus dihindari terutama karena ketika menu itu dikonsumsi aman untuk kelompok kecil, ketika menjadi kelompok besar itu harus dengan quality control yang lebih saksama supaya tidak terbentuk zat-zat yang berbahaya, seperti misalnya nitrosamin dengan kandungan-kandungan yang tinggi yang menyebabkan penerima manfaat mengalami kesakitan. Saya kira itu,” jelasnya.

Sebagai informasi, insiden ini terjadi di SMA Negeri 2 Kudus, Jawa Tengah, di mana 118 pelajar dilaporkan mengalami keracunan usai menyantap menu MBG pada Rabu (28/1). Sebanyak 46 siswa harus menjalani perawatan inap.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Operasional SPPG Purwosari Kudus pun telah dihentikan sementara sembari menunggu hasil uji laboratorium dari Dinas Kesehatan setempat.

BGN menegaskan, pembenahan sistem pengawasan dan standar menu akan terus dilakukan agar program MBG tetap berjalan, namun dengan jaminan keamanan yang lebih ketat bagi seluruh penerima manfaat. (agr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadon Sancho Segera Tinggalkan Manchester United, 4 Klub Liga Inggris Langsung Berebut Tanda Tangannya

Jadon Sancho Segera Tinggalkan Manchester United, 4 Klub Liga Inggris Langsung Berebut Tanda Tangannya

Jadon Sancho berpeluang tetap bermain di Liga Inggris setelah kontraknya di Manchester United habis, dengan Aston Villa jadi peminat terkuat musim panas ini.
KPK Buka Peluang Jerat Tersangka Baru di Kasus Outsourcing Pemkab Pekalongan, Suami dan Anak Fadia Ikut Disorot

KPK Buka Peluang Jerat Tersangka Baru di Kasus Outsourcing Pemkab Pekalongan, Suami dan Anak Fadia Ikut Disorot

KPK membuka peluang menetapkan tersangka baru dalam kasus outsourcing Pemkab Pekalongan yang menjerat Fadia Arafiq. Keluarga ikut disorot.
Barcelona Selangkah Lagi Bawa Final Liga Champions ke Camp Nou, Wembley Bisa Jadi Batu Sandungan

Barcelona Selangkah Lagi Bawa Final Liga Champions ke Camp Nou, Wembley Bisa Jadi Batu Sandungan

Barcelona berpeluang membawa final Liga Champions 2029 ke Spotify Camp Nou setelah mendapat restu pemerintah dan siap bersaing ketat dengan Wembley nanti.
Komentar Bung Binder soal Penunjukan Igor Tolic sebagai Pelatih Baru Persib Bandung: Sangat Paham Karakter Pemain

Komentar Bung Binder soal Penunjukan Igor Tolic sebagai Pelatih Baru Persib Bandung: Sangat Paham Karakter Pemain

Pengamat Bung Binder menilai penunjukan Igor Tolic sebagai pelatih baru Persib Bandung merupakan langkah tepat. Menurutnya, Tolic sudah memahami karakter pemain
Dianggap Sebagai Salah Satu Bintang V League, Ini Alasan Jung Ho-young Tak Dipanggil Timnas Voli Putri Korea Selatan

Dianggap Sebagai Salah Satu Bintang V League, Ini Alasan Jung Ho-young Tak Dipanggil Timnas Voli Putri Korea Selatan

Timnas voli putri Korea Selatan resmi memulai era baru bersama pelatih baru, Cha Sang-hyun, yang akan menghadapi tiga turnamen internasional di tahun 2026 ini.
Gorontalo Utara Diterjang Banjir Bandang, Ratusan Rumah Tertimbun Lumpur

Gorontalo Utara Diterjang Banjir Bandang, Ratusan Rumah Tertimbun Lumpur

Gorontalo Utara diterjang banjir bandang, hingga menyebabkan ratusan rumah warga terdampak dan sebagian di antaranya tertimbun lumpur serta material kayu.

Trending

Jelang Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Emil Audero Dapat Sanjungan Selangit dari Serie A

Jelang Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Emil Audero Dapat Sanjungan Selangit dari Serie A

Dua pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Emil Audero, mendapatkan sanjungan selangit dari Serie A. Hal ini disampaikan sebelum FIFA Matchday Juni 2026.
3 Pelatih yang Layak Menggantikan Mauricio Souza di Persija Jakarta, 2 Nama Pernah Sukses Bersama Timnas Indonesia

3 Pelatih yang Layak Menggantikan Mauricio Souza di Persija Jakarta, 2 Nama Pernah Sukses Bersama Timnas Indonesia

Persija Jakarta mulai mencari pelatih baru setelah berpisah dengan Mauricio Souza. Tiga kandidat top ini dinilai cocok bawa Macan Kemayoran juara musim depan.
Daftar Pemain Proliga di Timnas Voli Putri Indonesia: Gresik Phonska dan Jakarta Popsivo Polwan Kirim Wakil Terbanyak

Daftar Pemain Proliga di Timnas Voli Putri Indonesia: Gresik Phonska dan Jakarta Popsivo Polwan Kirim Wakil Terbanyak

Daftar pemain Proliga 2026 yang dipanggil untuk menjalani pemusatan latihan (TC) jelang membela Timnas Voli Putri Indonesia di berbagai turnamen bergengsi. Salah satunya ada Mediol Yoku hingga Chelsa Berliana.
Belum ke Korea, Megawati Hangestri Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Sepanjang Masa Versi Volleybox

Belum ke Korea, Megawati Hangestri Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Sepanjang Masa Versi Volleybox

Hampir sejajar dengan idolanya Kim Yeon-koung, Megawati Hangestri kini masuk daftar pemain voli putri paling populer sepanjang masa menurut situs Volleybox.
Tradisi Unik di Lumajang, Kambing Kurban Dirias dan Diarak Keliling Kampung Ala Karnaval

Tradisi Unik di Lumajang, Kambing Kurban Dirias dan Diarak Keliling Kampung Ala Karnaval

Warga di Desa Labruk Kidul, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, punya cara unik merayakan Hari Raya Iduladha.
Kisah Evan Difitnah Pembunuh Satu Keluarga Indramayu Diingat Dedi Mulyadi, Pengacara Ririn: Duga itu Peran Joko

Kisah Evan Difitnah Pembunuh Satu Keluarga Indramayu Diingat Dedi Mulyadi, Pengacara Ririn: Duga itu Peran Joko

Toni RM, pengacara terdakwa Ririn Rifanto meyakinkan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) soal kejanggalan saat Evan dituduh pembunuh satu keluarga di Indramayu.
Update Bursa Transfer Persib Bandung: Federico Barba Out usai Bawa Juara, Striker Persija Jakarta dan Mariano Peralta In?

Update Bursa Transfer Persib Bandung: Federico Barba Out usai Bawa Juara, Striker Persija Jakarta dan Mariano Peralta In?

Bursa transfer Persib Bandung memanas, sejumlah pemain asing berpotensi keluar dan deretan nama baru dikaitkan dengan Maung Bandung jelang musim 2026/2027.
Selengkapnya

Viral