News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

DPR Nilai Indonesia Jadi Pasar Empuk Narkoba Internasional, Sebut "Pemain" Makin Banyak

Anggota Komisi III DPR RI, Habib Aboe Bakar Al Habsyi mempertanyakan efektivitas pemberantasan narkoba di Indonesia.
Selasa, 3 Februari 2026 - 16:47 WIB
Ilustrasi Sabu-sabu
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Anggota Komisi III DPR RI, Habib Aboe Bakar Al Habsyi mempertanyakan efektivitas pemberantasan narkoba di Indonesia.

Ia menilai, meski Badan Narkotika Nasional (BNN) terus melakukan penindakan, jumlah pemain narkoba justru kian banyak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan itu disampaikan Habib Aboe dalam rapat kerja Komisi III DPR RI bersama BNN, Selasa (3/2/2026).

“Saya jujur bangga ya ini prestasi, tapi ingat pak, ada yang menyakitkan, kok ada BNN makin banyak pemain narkobanya pak? Ini perlu diperhatikan. Sikat habis pak pemain narkoba ini,” ujar Habib Aboe.

Anggota Komisi III DPR Fraksi PKS Habib Aboe Bakar Al Habsyi.
Anggota Komisi III DPR Fraksi PKS Habib Aboe Bakar Al Habsyi.
Sumber :
  • dok. DPR RI

Ia mengapresiasi capaian BNN dalam operasi penindakan, namun menegaskan bahwa keberhasilan tersebut harus dibarengi dengan dampak nyata terhadap penurunan peredaran narkoba.

“Jika dilihat di paparan, capaiannya sangat bagus ada 773 operasi penindakan. Dan hasilnya gak main-main, ada 63 jaringan narkoba yang digulung, saya kira ini patut diapresiasi,” katanya.

Meski demikian, Habib Aboe menyoroti masih kuatnya jaringan narkoba internasional yang beroperasi di Indonesia. Ia menyebut kondisi ini sebagai sinyal bahaya bagi masa depan bangsa.

“Di slide tersebut dilaporkan ada 56 narkoba internasional, jadi internasional ini bermain pak di Indonesia. Memang makanan empuk Indonesia ini,” ucapnya.

Ia menilai besarnya jumlah barang bukti yang disita menunjukkan Indonesia tengah disasar sebagai pasar narkoba global.

“Ini adalah pertanda Indonesia sedang disasar sebagai market narkoba internasional. Jumlah yang disita gak main-main, seperti sabu sampai 4,01 ton. Ton pak, gak main-main, pak. Ganja lebih dari 2 ton,” tegas Habib Aboe.

Habib Aboe juga menyinggung persoalan peredaran narkoba di lembaga pemasyarakatan (lapas) yang dinilainya masih mengkhawatirkan.

“Dan jaringan di lapas itu pak, mengerikan dan harus benar-benar cari induk pemainnya di dalam. Bohong itu kalau tidak ada,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia pun mendorong BNN untuk bertindak lebih tegas agar menimbulkan efek jera bagi pelaku.

“Kita kadang suka basa-basi sama pemain-pemain yang begini nih, jangan lah. Jangan sampai kita terlalai dengan hal-hal seperti ini,” pungkasnya. (rpi/muu)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

10 Tahun di Persib, Febri Hariyadi Kini Harus Menepi ke Solo?

10 Tahun di Persib, Febri Hariyadi Kini Harus Menepi ke Solo?

Nama Febri Hariyadi muncul dalam rumor transfer mengejutkan yang melibatkan Persib Bandung dan Persis Solo. Isu tersebut mencuat setelah operator kompetisi ...
Saddil Ramdani Unjuk Gigi di Depan John Herdman saat Persib Kantongi Malut United 2-0, Layak Kembali ke Timnas

Saddil Ramdani Unjuk Gigi di Depan John Herdman saat Persib Kantongi Malut United 2-0, Layak Kembali ke Timnas

Sorotan utama laga tertuju pada Saddil Ramdani. Winger Persib itu hanya membutuhkan waktu sekitar satu menit untuk mencatatkan namanya di papan skor setelah ...
Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut barang kawe atau ilegal bisa masuk ke Indonesia karena adanya 'kongkalikong' antara PT Blueray dengan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Ressa Rizky Ogah Serumah Bareng Denada: Rasanya Akan Berbeda

Ressa Rizky Ogah Serumah Bareng Denada: Rasanya Akan Berbeda

Meskipun sudah ada pengakuan dari Denada, namun ressa Rizky mengaku dirinya enggan tinggal satu atap dengan sang ibunda. Simak informasi selengkapnya di sini!
Bolehkah pakai Lahan Pemerintah untuk Bercocok Tanam? Begini Penjelasan Buya Yahya dari Perspektif Islam

Bolehkah pakai Lahan Pemerintah untuk Bercocok Tanam? Begini Penjelasan Buya Yahya dari Perspektif Islam

Masih bingung, sebenarnya boleh atau tidak ya pakai lahan pemerintah untuk bercocok tanam dari perspektif Islam?.
IIMS Jakarta 2026 Jadi Panggung Kolaborasi Sektor Keuangan dan Otomotif

IIMS Jakarta 2026 Jadi Panggung Kolaborasi Sektor Keuangan dan Otomotif

Indonesia International Motor Show (IIMS) Jakarta 2026 sekaligus jadi panggung kolaborasi sektor keuangan dan otomotif.

Trending

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sangat dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Bolehkah pakai Lahan Pemerintah untuk Bercocok Tanam? Begini Penjelasan Buya Yahya dari Perspektif Islam

Bolehkah pakai Lahan Pemerintah untuk Bercocok Tanam? Begini Penjelasan Buya Yahya dari Perspektif Islam

Masih bingung, sebenarnya boleh atau tidak ya pakai lahan pemerintah untuk bercocok tanam dari perspektif Islam?.
Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut barang kawe atau ilegal bisa masuk ke Indonesia karena adanya 'kongkalikong' antara PT Blueray dengan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
IIMS Jakarta 2026 Jadi Panggung Kolaborasi Sektor Keuangan dan Otomotif

IIMS Jakarta 2026 Jadi Panggung Kolaborasi Sektor Keuangan dan Otomotif

Indonesia International Motor Show (IIMS) Jakarta 2026 sekaligus jadi panggung kolaborasi sektor keuangan dan otomotif.
Saddil Ramdani Unjuk Gigi di Depan John Herdman saat Persib Kantongi Malut United 2-0, Layak Kembali ke Timnas

Saddil Ramdani Unjuk Gigi di Depan John Herdman saat Persib Kantongi Malut United 2-0, Layak Kembali ke Timnas

Sorotan utama laga tertuju pada Saddil Ramdani. Winger Persib itu hanya membutuhkan waktu sekitar satu menit untuk mencatatkan namanya di papan skor setelah ...
Ressa Rizky Ogah Serumah Bareng Denada: Rasanya Akan Berbeda

Ressa Rizky Ogah Serumah Bareng Denada: Rasanya Akan Berbeda

Meskipun sudah ada pengakuan dari Denada, namun ressa Rizky mengaku dirinya enggan tinggal satu atap dengan sang ibunda. Simak informasi selengkapnya di sini!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT