Kesedihan Mendalam Gubernur NTT Terpukul Anak SD Bunuh Diri di Ngada, Akui Sistem Data Warga Miskin Carut-Marut
- Kolase Antara/Kornelis Kaha & Istimewa
"Termasuk pemakaman dan urusan adat," lanjutnya.
Fakta Terbaru Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di Ngada NTT

- Istimewa
Sementara, polisi mengungkap fakta terbaru atas tragedi siswa kelas IV SD ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri di Ngada, NTT.
Polisi sempat menemukan sebuah secarik surat perpisahan ditulis oleh korban. Isi surat tersebut mengungkapkan kekecewaan bocah SD tersebut kepada orang tuanya.
Kapolres Ngada, AKBP Andrey Valentino mengatakan, motif korban bunuh diri sebelumnya diduga karena tak mampu membeli buku dan pena seharga kurang Rp10 ribu. Berdasarkan hasil penyelidikan, pemicu gantung diri akibat adanya tekanan psikologis korban.
"Fakta di lapangan bukan karena alat tulisnya, melainkan sering dinasihati oleh orang tuanya," kata Andrey, Rabu (4/2/2026).
Ia menuturkan, psikologis korban diduga mengalami tekanan karena hal itu. Sebab, YBS sempat beberapa kali tidak masuk sekolah dalam satu minggu.
"Dengan alasan sakit," tambahnya.
Andrey menduga nasihat dari orang tuanya menimbulkan kesalahpahaman. Hal itu terjadi setelah korban dinasihati agar tidak main hujan guna menghindari sakit memicu tidak masuk sekolah.
"Mungkin yang namanya orang tua memberikan nasihat, penerimaan anaknya mungkin merasa tersinggung atau bagaimana. Jadi ceritanya bukan karena alat tulis tetapi karena sering dinasihati oleh ibunya mengenai pemberian nasihat tersebut," paparnya.
Merujuk dari penguatan hasil visum, polisi meyakini tidak adanya indikasi kekerasan dialami tubuh korban. Melalui hasil penyelidikan, polisi tidak menemukan motif perundungan di lingkungan sekolah.
"Kita dapat menyimpulkan bahwa ini memang murni dari niatan si korban itu sendiri untuk mengakhiri hidupnya dengan cara seperti itu," tegas Kapolres Ngada itu.
Ia menambahkan, polisi terus melakukan penyelidikan. Hal ini mengingat secarik surat perpisahan ditulis korban kepada ibunya mengundang kesedihan di ruang publik.
(hap)
Load more