GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wacana TNI Ikut Urusi Teroris Dinilai Tak Tepat, Pengamat: Terorisme Itu Bukan Perang

Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia (JMI), Islah Bahrawi menanggapi wacana TNI ikut andil menangani masalah terorisme. Hal ini menurutnya tidak tepat.
Kamis, 5 Februari 2026 - 16:32 WIB
Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia (JMI), Islah Bahrawi
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia (JMI), Islah Bahrawi menanggapi soal wacana TNI ikut andil dalam menangani masalah terorisme.

Wacana itu muncul karena tertuang dalam draf Peraturan Presiden (Perpres) tentang tugas TNI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Islah, penanganan terorisme akan lebih baik untuk ditangani oleh Polri, bukan dengan pendekatan militer.

Ia mengatakan, pendekatan kepolisian dan tentara memiliki perbedaan mendasar dalam menangani terorisme.

Melalui Densus 88, polisi bertugas untuk menyadarkan warga negara yang melakukan aksi terorisme.

Sementara jika dalam sudut pandang ketentaraan, terorisme dipandang diatasi dengan perang. Menurutnya, hal ini sangat berbeda dengan upaya deradikalisasi.

“Terorisme itu bukan perang. Pelaku teror pada dasarnya adalah korban infiltrasi ideologi. Mereka ditangkap untuk disadarkan, bukan untuk dimusnahkan. Pendekatan perang justru berpotensi melahirkan terorisme baru. War on Terrorism is another terrorism,” kata Islah, dalam podcast “Polri & TNI dalam Demokrasi: Harus ke Mana Arah Reformasi?", Kamis (5/2/2026).

Jika militer dilibatkan dalam menangani terorisme hal ini dikhawatirkan bisa memperluas militerisasi terhadap ruang sipil.

Tentara mestinya tidak terlalu banyak masuk ke ruang sipil karena bisa menimbulkan gesekan semakin besar dengan masyarakat.

Islah kemudian mencontohkan pada masa Orde Baru dan berlakunya Undang-Undang Subversif, ketika kritik dinilai sebagai ancaman negara. 

“Saya khawatir, kalau ruang anti-teror dimasuki pendekatan militer, aktivis, jurnalis, atau kelompok kritis bisa dengan mudah dicap teroris. Ini sangat berbahaya bagi demokrasi dan gerakan masyarakat sipil,” katanya menambahkan.

Namun, pernyataan ini bukan berarti dirinya anti dengan TNI. Islah beranggapan, TNI merupakan pilar penting untuk menjaga pertahanan di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oleh karenanya, TNI mestinya fokus untuk menjaga pertahanan negara di segala sektor, serta bersiap menghadapi ancaman eksternal.

“TNI itu penting, apalagi di tengah ketegangan geopolitik global. Mereka harus fokus pada pertahanan negara, bukan mengelola ruang sipil yang rawan konflik kepentingan,” pungkas dia. (iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hari Ini, BMKG Prakirakan Mayoritas Kota Besar Indonesia Akan Diguyur Hujan Ringan

Hari Ini, BMKG Prakirakan Mayoritas Kota Besar Indonesia Akan Diguyur Hujan Ringan

BMKG keluarkan peringatan dini potensi hujan ringan, sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang di berbagai kota besar di Indonesia pada Selasa.
112 Kepala Kampung di Raja Ampat Ikut Retret

112 Kepala Kampung di Raja Ampat Ikut Retret

112 kepala kampung (kepala desa) di Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat Daya mengikuti kegiatan retret sebagai sarana memperkuat semangat pembaharuan dan pengabdian kepada masyarakat.  
Jadwal Timnas Voli Indonesia: Rivan Nurmulki Cs Siap Beraksi di Berbagai Kompetisi Bergengsi di Asia

Jadwal Timnas Voli Indonesia: Rivan Nurmulki Cs Siap Beraksi di Berbagai Kompetisi Bergengsi di Asia

Jadwal Timnas Voli Indonesia, di mana Rivan Nurmulki dan kawan-kawan akan tampil di sejumlah kompetisi bergengsi di Asia termasuk AVC Nations Cup 2026.
Model AMP: Rekayasa Paradigma Sains Kepolisian untuk Menambal Celah Korupsi Sistemik BUMN

Model AMP: Rekayasa Paradigma Sains Kepolisian untuk Menambal Celah Korupsi Sistemik BUMN

Sektor Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus menjadi episentrum sorotan akibat fluktuasi Indeks Persepsi Korupsi dan rentetan kasus hukum menahun yang merugikan keuangan negara.
Viral di Media Sosial Siswi Dijambak hingga Jilbab Terlepas, Enam Anak yang Diduga Terlibat Perundungan Diamankan

Viral di Media Sosial Siswi Dijambak hingga Jilbab Terlepas, Enam Anak yang Diduga Terlibat Perundungan Diamankan

Sebuah video diduga aksi perundungan terhadap seorang siswi di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, viral di media sosial. 
GOAT UFC Jon Jones Ngaku Tertarik Jajal Tinju, Ikuti Jejak Conor McGregor?

GOAT UFC Jon Jones Ngaku Tertarik Jajal Tinju, Ikuti Jejak Conor McGregor?

Jon Jones mengungkapkan keinginannya keluar dari Ultimate Fighting Championship (UFC) demi menjajal dunia tinju yang saat ini sedang hype dengan petarung MMA.

Trending

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

jawaban tegas Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda yang tidak bisa membantu warga. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi terkejut saat didatangi oleh warga Papua
Pedagang Wajib Tahu, Amalkan Doa Penglaris Dagangan yang Diajarkan Nabi Sulaiman AS

Pedagang Wajib Tahu, Amalkan Doa Penglaris Dagangan yang Diajarkan Nabi Sulaiman AS

Dalam menjalankan usaha, pedagang berharap dagangannya ramai pembeli, mendatangkan keuntungan halal, serta dipenuhi keberkahan. Bacalah doa penglaris dagangan
News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

FSGI sebut juri Lomba Cerdas Cermat di Kalimantan Barat tidak belajar dari pengalaman. Gebrakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi serius menata pertambangan 
Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Puncak rangkaian Kirab Mahkota Binokasih Tatar Sunda resmi berakhir dengan prosesi penyerahan kembali mahkota legendaris ke Keraton Sumedang Larang, Senin (18/5). 
KH Anwar Zahid Viral usai Sentil Polemik LCC MPR RI, Candaan soal ‘Artikulasi’ Bikin Ribuan Jemaah Pecah

KH Anwar Zahid Viral usai Sentil Polemik LCC MPR RI, Candaan soal ‘Artikulasi’ Bikin Ribuan Jemaah Pecah

Pendakwah KH Anwar Zahid viral usai sentil polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI, candaan soal 'artikulasi' bikin ribuan jemaah tertawa pecah.
Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler kemarin, 18 Mei 2026: KDM tiba-tiba minta maaf, sikap resmi SMAN 1 Sambas, hingga Sherly Tjoanda sampaikan keputusan tegas soal pinjol.
Kepada Suaminya, Megawati Hangestri Ngaku Berkali-kali Terpikir untuk Berhenti Main Voli Sebelum Dipinang Hillstate

Kepada Suaminya, Megawati Hangestri Ngaku Berkali-kali Terpikir untuk Berhenti Main Voli Sebelum Dipinang Hillstate

Sebelum resmi gabung Hillstate, Megawati Hangestri akui sering curhat ke suaminya, Dio Novandra untuk berhenti main voli. Saat itu, Mega lagi bermain di JPE.
Selengkapnya

Viral