News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jawa Tengah Masih Nihil Kasus Virus Nipah, Gubernur Ahmad Luthfi Perkuat Pengawasan hingga Desa

Jawa Tengah belum temukan kasus virus Nipah. Gubernur Ahmad Luthfi perkuat pengawasan desa, bandara, dan imbau warga hidup bersih cegah penularan.
Jumat, 6 Februari 2026 - 07:26 WIB
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi bersama Kapolda Jateng dan Pangdam IV Diponegoro saat menyampaikan laporan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas), Rabu (31/12/2025).
Sumber :
  • Tim tvOne - Tim tvOne

Jakarta, tvOnenews.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan hingga awal Februari 2026 belum ditemukan satu pun warga yang terjangkit virus Nipah (NiV). Meski masih berstatus nol kasus, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan daerahnya tidak lengah dan telah memperkuat berbagai langkah pencegahan untuk memastikan virus zoonosis tersebut tidak masuk ke wilayahnya.

Ahmad Luthfi mengatakan kewaspadaan masyarakat menjadi kunci utama dalam menghadapi potensi ancaman penyakit menular, termasuk virus Nipah yang diketahui dapat menular dari hewan ke manusia, terutama melalui kelelawar buah. Ia mengimbau warga menjaga pola hidup bersih dan sehat (PHBS), serta memastikan makanan, khususnya buah-buahan, dikonsumsi dalam kondisi higienis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Terkait virus Nipah, Jawa Tengah masih zero. Tapi kita harus tetap waspada. Pola hidup sehat harus dijaga. Kalau makan buah, cuci dulu. Kalau ada gejala yang tidak biasa, segera periksa ke fasilitas kesehatan,” ujar Luthfi di Surakarta, Rabu (4/2/2026).

Pengawasan hingga Tingkat Desa

Salah satu kekuatan Jawa Tengah dalam upaya pencegahan adalah sistem pengawasan kesehatan yang menjangkau hingga tingkat desa. Pemerintah Provinsi Jateng mengandalkan program dokter spesialis keliling atau Speling yang memungkinkan layanan kesehatan menjangkau masyarakat secara lebih cepat dan merata.

Melalui sistem tersebut, deteksi dini terhadap penyakit menular bisa dilakukan sejak awal, termasuk apabila muncul indikasi kasus yang berkaitan dengan virus Nipah. Luthfi menilai keberadaan tenaga medis di lapangan membuat respons pemerintah daerah terhadap potensi wabah menjadi lebih sigap.

“Kita punya program Speling sampai tingkat desa. Saya yakin ini menjadi benteng kuat dalam menjaga Jawa Tengah tetap aman dari potensi penularan penyakit,” tegasnya.

Selain penguatan layanan kesehatan di wilayah, Pemprov Jateng juga meningkatkan koordinasi lintas sektor, khususnya dengan instansi kesehatan dan pihak bandara sebagai pintu masuk pelaku perjalanan dari luar negeri.

Bandara Jadi Garda Terdepan

Untuk mengantisipasi masuknya virus dari luar negeri, pengawasan diperketat di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang. Pengelola bandara bersama Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas I Semarang melakukan pemantauan terhadap seluruh penumpang internasional yang tiba.

Thermal scanner ditempatkan di area kedatangan internasional untuk mendeteksi suhu tubuh penumpang. Saat ini, Bandara Ahmad Yani melayani penerbangan internasional dari dan ke Malaysia serta Singapura. Selain pemeriksaan suhu tubuh, penumpang juga diwajibkan mengisi aplikasi kesehatan nasional untuk pelacakan dan skrining awal.

Petugas akan melakukan observasi lanjutan terhadap penumpang yang terdeteksi demam atau menunjukkan gejala sakit. Penumpang juga diimbau melapor secara mandiri apabila merasa tidak sehat saat tiba di bandara.

Langkah ini merujuk pada Surat Edaran Kementerian Kesehatan RI terkait kewaspadaan terhadap virus Nipah, sebagai bagian dari penguatan sistem surveilans di pintu masuk negara.

Imbauan Hidup Bersih dan Konsumsi Makanan Aman

Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Jawa Tengah Heri Purnomo menjelaskan, virus Nipah dapat ditularkan melalui kontak dengan cairan tubuh kelelawar buah, seperti air liur, urine, atau feses, yang mencemari makanan, terutama buah-buahan.

Ia menyebutkan, gejala awal infeksi Nipah umumnya berupa demam, pusing, dan nyeri tenggorokan. Pada sebagian kasus, gejala dapat berkembang menjadi batuk, sesak napas, muntah, hingga diare. Namun, tidak sedikit pula penderita yang mengalami gejala ringan atau tidak spesifik.

Karena itu, masyarakat diminta lebih disiplin dalam menjaga kebersihan diri dan makanan. Beberapa langkah pencegahan yang ditekankan pemerintah daerah antara lain:

  • Mencuci tangan sebelum makan dan setelah beraktivitas

  • Mencuci dan mengupas buah sebelum dikonsumsi

  • Tidak mengonsumsi buah yang jatuh dari pohon atau memiliki bekas gigitan hewan

  • Menghindari konsumsi nira atau air aren mentah

  • Segera memeriksakan diri jika mengalami gejala setelah mengonsumsi makanan yang diduga terkontaminasi

Heri juga mengimbau masyarakat untuk menghindari kontak langsung dengan hewan liar atau hewan yang menunjukkan tanda sakit, serta menggunakan alat pelindung diri bagi petugas pemotong hewan.

Waspada Tanpa Panik

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah Yunita Dyah Suminar menegaskan bahwa hingga Kamis (5/2/2026), belum ada laporan kasus infeksi virus Nipah di wilayahnya. Namun, ia meminta masyarakat tidak menganggap remeh gejala flu yang disertai demam tinggi atau kondisi memburuk, mengingat gejala awal Nipah mirip dengan penyakit pernapasan ringan.

“Kalau flu jangan dianggap enteng. Kalau gejalanya memberat, segera periksa ke fasilitas kesehatan agar bisa ditangani sejak dini,” ujarnya.

Menurut Yunita, langkah pencegahan paling efektif saat ini adalah menjaga kebersihan diri, makanan, dan lingkungan, mengingat hingga kini belum tersedia vaksin khusus untuk virus Nipah.

Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan

Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan bahwa strategi Jawa Tengah menghadapi potensi ancaman virus Nipah tidak hanya berfokus pada deteksi kasus, tetapi juga pada edukasi masyarakat dan penguatan sistem kesehatan dari hulu ke hilir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan pengawasan di pintu masuk wilayah, layanan kesehatan yang menjangkau desa, serta kesadaran masyarakat dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat, Pemprov Jateng optimistis dapat mempertahankan status nol kasus.

“Kuncinya adalah kewaspadaan bersama. Pemerintah siap, masyarakat juga harus siap. Dengan begitu, Jawa Tengah bisa tetap aman,” pungkas Luthfi. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bikin Netizen Prihatin, Bayi 4-6 Bulan Hanya Berbobot 2 Kg Viral di TikTok, Ternyata Segini Standar Berat Idealnya

Bikin Netizen Prihatin, Bayi 4-6 Bulan Hanya Berbobot 2 Kg Viral di TikTok, Ternyata Segini Standar Berat Idealnya

Netizen TikTok menyoroti video viral seorang ibu dengan delapan orang anak yang memprihatinkan. Di sisi lain, bayi bungsunya juga hanya berbobot 2 kilogram.
TNI Kerahkan Dua Helikopter Bell Evakuasi Warga dari Pedalaman Ugimba Papua Tengah

TNI Kerahkan Dua Helikopter Bell Evakuasi Warga dari Pedalaman Ugimba Papua Tengah

Koops TNI Habema mengevakuasi seorang warga lokal dari wilayah Ugimba, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, pada Minggu (9/8/2026), dengan mengerahkan 2 unit helikopter.
Kenyataan 'Mimpi di Siang Bolong' Milanisti USNI Kala AC Milan Bertanding di SUGBK

Kenyataan 'Mimpi di Siang Bolong' Milanisti USNI Kala AC Milan Bertanding di SUGBK

Sabtu (8/8/2026) menjadi hari yang dinanti para pecinta klub sepakbola asal Italia yakni AC Milan khususnya bagi mereka di Indonesia.
Persib Konfirmasi Masuk Daftar FIFA Registration Ban, Robert Rene Alberts yang Bikin Maung Bandung Hiasi Daftar Hitam

Persib Konfirmasi Masuk Daftar FIFA Registration Ban, Robert Rene Alberts yang Bikin Maung Bandung Hiasi Daftar Hitam

PT Persib Bandung Bermartabat mengkonfirmasi bahwa kasus FIFA Registration Ban tidak berhubungan dengan periode terdekat. 
Jelang Muktamar NU, Gus Miftah Kirim Pesan Keras untuk Pemburu Jabatan

Jelang Muktamar NU, Gus Miftah Kirim Pesan Keras untuk Pemburu Jabatan

Dalam tulisan berjudul Istana Menghormati Marwah Ulama, Gus Miftah menyebut keputusan PBNU menggelar muktamar di Tambakberas merupakan langkah kembali ke akar sejarah NU.
Viral Ibu 8 Anak Ogah KB padahal Kondisi Ekonomi Buruk, Netizen: Si Bungsu Beratnya Cuma 2 Kilo!

Viral Ibu 8 Anak Ogah KB padahal Kondisi Ekonomi Buruk, Netizen: Si Bungsu Beratnya Cuma 2 Kilo!

Netizen soroti soal video seorang ibu dengan delapan anak di TikTok. Tak hanya itu, mereka juga menyoroti kondisi bayi bungsu yang beratnya hanya dua kilogram.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Pemerintah hanya mengusulkan satu nama, yakni Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti yang saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Siapa Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka-Raki Jatim 2026? Simak profil, pendidikan, perjalanan, serta fakta soal isu dirinya anak pejabat.
Jakarta dan Bandung Jadi Panggung FIFA ASEAN Cup 2026, Pemerintah Provinsi Pastikan Kesiapan Stadion Gelora Bung Karno dan Si Jalak Harupat 

Jakarta dan Bandung Jadi Panggung FIFA ASEAN Cup 2026, Pemerintah Provinsi Pastikan Kesiapan Stadion Gelora Bung Karno dan Si Jalak Harupat 

Edisi pertama gelaran FIFA ASEAN Cup 2026 ini akan digelar pada jeda internasional FIFA Matchday, September-Oktober 2026 mendatang.  
Selengkapnya

Viral