News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wamen HAM Berkomentar Terkait Insiden Anak SD Akhiri Hidup Karena Tak Mampu Beli Alat Tulis di NTT

Insiden anak berinisial YBH (10) di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang mengakhiri hidup karena tak mampu membeli alat tulis, dinilai sebagai bukti negara
Jumat, 6 Februari 2026 - 18:09 WIB
Kisah Detik-detik Memilukan Siswa SD Akhiri Hidupnya Karena Tak Mampu Beli Alat Tulis
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Insiden anak SD berinisial YBH (10) di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang mengakhiri hidup karena tak mampu membeli alat tulis, dinilai sebagai bukti negara belum sepenuhnya hadir menjamin hak anak atas pendidikan dan hidup layak.

Menyikapi hal ini, Wakil Menteri Hak Asasi Manusia RI (Wamen HAM RI), Mugiyanto Sipin lontarkan komentarnya. Kata dia, peristiwa tersebut sebagai wake up call keras bagi pemerintah di seluruh tingkatan agar tidak abai terhadap warga miskin ekstrem.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini wake up call untuk semua pihak, baik masyarakat, utamanya pemerintah di semua level. Ini “wake up call” bagi pemerintah dan negara untuk lebih hadir di rumah-rumah setiap warga negara," tutur Mugiyanto kepada tvOnenews.com, Jumat (6/2/2026).

Menurut Mugiyanto, negara seharusnya hadir lebih awal, bahkan sebelum tragedi terjadi, dengan memastikan pemenuhan hak dasar anak hingga ke tingkat keluarga.

“Utamanya bagi pemerintah untuk hadir sampai ke pelosok desa, bahkan tingkatan keluarga,” ujarnya.

Ia menegaskan, kematian YBH bukan sekadar peristiwa personal, melainkan alarm kegagalan sistem perlindungan hak anak, terutama hak atas pendidikan dan kehidupan layak.

“Negara harus hadir untuk memastikan hak atas hidup yang layak terpenuhi, hak atas pendidikan terpenuhi, dan hak atas kesehatan, perumahan dan pekerjaan,” tegas Mugiyanto.

Mugiyanto mengungkapkan, keluarga YBH hidup dalam kondisi kemiskinan ekstrem. Anak tersebut diasuh seorang ibu tunggal bersama lima anak lainnya.

“Keluarga YBH (10) adalah salah satu contoh keluarga dalam kemiskinan ekstrem,” katanya.

Kondisi itu, lanjut Mugiyanto, menunjukkan masih adanya warga yang luput dari jangkauan program negara. Padahal kemiskinan ekstrem menjadi perhatian utama pemerintah.

Ia menegaskan, tragedi ini justru memperlihatkan urgensi program-program pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini adalah alasan mendasar mengapa Presiden Prabowo bekerja mati-matian, bahkan dengan bahasa ‘mewakafkan hidupnya’ untuk menjalankan program guna memutus rantai kemiskinan ekstrim,” ujarnya.

Program seperti Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, hingga Cek Kesehatan Gratis, disebut Mugiyanto dirancang agar anak-anak dari keluarga miskin tidak lagi kehilangan masa depan hanya karena faktor ekonomi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Innalillahi, Harusnya Naik Pelaminan 15 Hari Lagi, Adik Arie Kriting Tutup Usia

Innalillahi, Harusnya Naik Pelaminan 15 Hari Lagi, Adik Arie Kriting Tutup Usia

Kabar duka mendalam menyelimuti keluarga komika sekaligus aktor kenamaan Tanah Air, Arie Kriting. Sang adik, Amal Buton, dikabarkan meninggal dunia hanya bebera
PDIP Benarkan Guruh Soekarnoputra Kritis di Rumah Sakit: Mohon Doanya

PDIP Benarkan Guruh Soekarnoputra Kritis di Rumah Sakit: Mohon Doanya

Putra Presiden Pertama RI, Ir. Soekarno, Guruh Soekarnoputra atau yang juga diketahui Adik Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, dikabarkan tengah mengalami kritis dan dirawat di rumah sakit.
Usai Hancurkan Ilia Topuria, Justin Gaethje Sarankan Turun Kelas: Terlalu Kecil untuk Kelas Ringan

Usai Hancurkan Ilia Topuria, Justin Gaethje Sarankan Turun Kelas: Terlalu Kecil untuk Kelas Ringan

Usai mengalahkan Ilia Topuria, Justin Gaethje menilai sang petarung terlalu kecil untuk bertahan di kelas ringan UFC dan menyarankannya kembali ke kelas bulu.
Peringati Hari Lalu Lintas Bhayangkara Ke-71, Polri Resmi Rilis STNK Digital dan Pembayaran Tilang Terintegrasi

Peringati Hari Lalu Lintas Bhayangkara Ke-71, Polri Resmi Rilis STNK Digital dan Pembayaran Tilang Terintegrasi

Bertepatan dengan peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara Ke-71, Polri meluncurkan serangkaian inovasi digital terkini, mulai dari Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) digital hingga mekanisme pembayaran denda tilang terpadu melalui aplikasi Digital Korlantas.
Menag Ajak Imam Gunakan Bahasa Agama Jaga Lingkungan: Jangan Gampang Merusak Alam Ambang Membahayakan

Menag Ajak Imam Gunakan Bahasa Agama Jaga Lingkungan: Jangan Gampang Merusak Alam Ambang Membahayakan

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengajak para imam dan pemimpin agama untuk menggunakan bahasa dan pendekatan keagamaan dalam membangun kesadaran rakyat
Adellia Alami Cedera, Tim Renang Putri Indonesia Mundur dari Babak Final 4x100m Gaya Ganti Estafet Asian Games 2026

Adellia Alami Cedera, Tim Renang Putri Indonesia Mundur dari Babak Final 4x100m Gaya Ganti Estafet Asian Games 2026

Tim renang putri Indonesia harus mengakhiri perjuangan di nomor 4x100 meter gaya ganti estafet Asian Games 2026 Aichi-Nagoya meski sukses melaju ke babak final.

Trending

Top 3 Voli: Zhong Hui Gantikan Megawati Hangestri, Pesan Khusus Senior ke Megatron, hingga Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir

Top 3 Voli: Zhong Hui Gantikan Megawati Hangestri, Pesan Khusus Senior ke Megatron, hingga Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler seputar pilar baru pengganti Megawati Hangestri hingga kehebohan sesi latihan tim. Berikut rangkumannya.
Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Kabar Ombudsman sidak Lapas Cibinong, merupakan tempat Ferdy Sambo ditahan saat ini. Lantas bagaimana kondisinya sekarang? Simak penjelasan di bawah ini
Timnas Indonesia Diakui Dunia, Pelatih Jerman Sampai Ketar-ketir Lihat Kualitas Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Mereka Sulit Dikalahkan

Timnas Indonesia Diakui Dunia, Pelatih Jerman Sampai Ketar-ketir Lihat Kualitas Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Mereka Sulit Dikalahkan

Kekuatan Timnas Indonesia mendapat pengakuan dari pelatih Bangladesh, Thomas Dooley. Ia menilai skuad Garuda kini menjadi tim yang sangat sulit dikalahkan.
Ribuan Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Laga FIFA ASEAN Cup 2026, Imbau Penonton Jaga Ketertiban

Ribuan Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Laga FIFA ASEAN Cup 2026, Imbau Penonton Jaga Ketertiban

Ribuan personel gabungan dikerahkan dalam rangka pelayanan dan pengamanan dua pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung di GBK.
Beredar Surat Pemberitahuan Pemadaman Internet pada 25-27 September 2026, Kemkomdigi: Hoax

Beredar Surat Pemberitahuan Pemadaman Internet pada 25-27 September 2026, Kemkomdigi: Hoax

Beredar surat pemberitahuan soal pemadaman internet yang akan terjadi pada 25-27 September 2026. Kemkomdigi memastikan informasi tersebut merupakan hoax.
Ramalan Zodiak Cinta Besok Sabtu 26 September 2026: Leo Jadi Pusat Perhatian Malam Minggu, Scorpio Awas Provokasi Orang Luar

Ramalan Zodiak Cinta Besok Sabtu 26 September 2026: Leo Jadi Pusat Perhatian Malam Minggu, Scorpio Awas Provokasi Orang Luar

Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Sabtu, 26 September 2026, membawa energi yang sangat dinamis untuk urusan hati. Beberapa zodiak diprediksi
Daftar Napi Kelas Kakap yang Disebut Ada di Lapas Kelas IIA Cibinong, dari Ferdy Sambo, Kuat Ma'ruf hingga Harvey Moeis

Daftar Napi Kelas Kakap yang Disebut Ada di Lapas Kelas IIA Cibinong, dari Ferdy Sambo, Kuat Ma'ruf hingga Harvey Moeis

Berikut 9 narapidana (napi) perkara besar yang disebut menghuni Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, yang disidak Ombudsman RI, salah satunya Ferdy Sambo.
Selengkapnya

Viral