News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

DPR Soroti Data PBI BPJS: 143 Juta Warga Ditanggung Negara, 50 Persen Penduduk RI Miskin?

Anggota DPR RI Rieke Diah Pitaloka menyoroti data Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan yang dinilai janggal. Menurutnya, PBI harus kembali dihitung.
Senin, 9 Februari 2026 - 18:28 WIB
Rieke Diah Pitaloka
Sumber :
  • Ist

Jakarta, tvOnenews.com - Anggota DPR RI Rieke Diah Pitaloka menyoroti data Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan yang dinilai janggal.

Dari total penduduk Indonesia sekitar 287 juta jiwa, sebanyak 143,9 juta orang tercatat sebagai peserta PBI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rieke mengingatkan kembali bahwa program jaminan kesehatan nasional lahir dari Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) dan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang BPJS.

Ia menegaskan, sejak awal PBI ditujukan khusus bagi fakir miskin, masyarakat tidak mampu, dan kelompok rentan yang ditetapkan pemerintah.

“Undang-Undang ini lahir tidak dengan mudah. Bertahun-tahun kami perjuangkan,” kata Rieke dalam rapat konsultasi bersama jajaran Pemerintah di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (9/2/2026).

Ia kemudian membeberkan data kepesertaan PBI yang disampaikan dalam rapat. Saat ini, peserta PBI yang ditanggung APBN tercatat sekitar 96,5 juta jiwa.

Sementara Komisi XI DPR menyebut jumlah penerima PBI yang telah diputuskan pemerintah mencapai 146 juta orang dengan anggaran sebesar Rp58,9 triliun.

Namun di luar angka tersebut, masih ada sekitar 47,39 juta peserta PBI yang pembiayaannya dibebankan kepada APBD daerah.

“Kenapa masih harus ada yang dibebankan pada APBD?” ujar Rieke.

Menurutnya, jika seluruh data tersebut digabungkan, total peserta PBI saat ini mencapai 143.908.093 orang.

Dengan jumlah penduduk Indonesia sekitar 287.041.161 jiwa, maka secara hitung-hitungan sederhana, hampir separuh rakyat Indonesia tercatat sebagai penerima bantuan iuran kesehatan.

“Artinya, dengan prinsip tadi sasaran utama penerima bantuan iuran, dari 143,98 juta jiwa, artinya jumlah penduduk miskin Indonesia saat ini 50,31 persen. Bapak Menteri Keuangan, tentu ini bukan kondisi yang baik-baik saja kalau dikalikan ya. Apakah ini data yang faktual?," kata Rieke.

Rieke menilai kondisi tersebut tidak bisa dianggap wajar. Ia mempertanyakan posisi Indonesia jika lebih dari separuh penduduknya masuk kategori tidak mampu.

“Karena kalau 50,31 persen, saya mohon masukan dari senior-senior Komisi XI, dari semua yang hadir di sini, apa kategori negara kita jika 50,31 persen tidak mampu?," katanya.

Ia juga mengaitkan persoalan ini dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang tidak menginginkan lagi kebijakan berbasis data statistik yang tidak sesuai dengan kondisi riil masyarakat.

"Dan saya teringat bahwa apa yang disampaikan oleh Presiden Prabowo pada saat pelantikan di Paripurna DPR, bahwa tidak menginginkan lagi adanya kebijakan yang tidak berbasis pada data faktual, atau berbasis hanya pada data statistik yang terindikasi tidak sesuai dengan kebutuhan riil dan kondisi riil rakyat Indonesia," ujarnya.

Menurut Rieke, salah satu akar persoalan adalah pendataan yang belum dimulai dari tingkat paling bawah.

“Sehingga menurut saya ini juga sangat tidak baik, bagaimana sebetulnya Presiden Prabowo berupaya agar anggaran itu turun langsung ke desa, agar pendataan itu sebetulnya harus dimulai dari desa," bebernya.

Dalam kesempatan itu, Rieke mendorong reaktivasi segera peserta PBI yang dinonaktifkan karena menyangkut hak dasar dan keselamatan masyarakat.

“Ini persoalan nyawa,” kata Rieke.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, ia meminta pemerintah membenahi ekosistem data nasional agar anggaran benar-benar tepat sasaran.

“Saya yakin anggaran tepat sasaran jika data tepat sasaran,” tandasnya. (rpi/iwh)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jelang Laga Lawan Persib Bandung, Ratchaburi FC Malah Dilanda Badai Konflik Internal, Bos Klub sampai Turun Tangan

Jelang Laga Lawan Persib Bandung, Ratchaburi FC Malah Dilanda Badai Konflik Internal, Bos Klub sampai Turun Tangan

Ratchaburi FC dirumorkan sedang menghadapi konflik internal jelang laga penting melawan Persib Bandung dalam ACL Two. Apakah akan menurunkan performa klub?
FTSE Russell Tunda Review Indeks Indonesia, Pasar Global Masuk Mode Wait and See

FTSE Russell Tunda Review Indeks Indonesia, Pasar Global Masuk Mode Wait and See

FTSE Russell menunda review indeks Indonesia Maret 2026. Keputusan FTSE membuat investor global wait and see dan menahan katalis teknikal pasar saham.
Viral Perselingkuhan Oknum Kepala Dusun di Jombang, Kasus Dilaporkan ke Polisi

Viral Perselingkuhan Oknum Kepala Dusun di Jombang, Kasus Dilaporkan ke Polisi

Pelapor bernama Jainul mengaku telah mencurigai hubungan tidak wajar antara istrinya dengan oknum kepala dusun berinisial S sekitar lima tahun lalu.
Tanpa Jual Bintang, AC Milan Siap Panen Cuan hingga 80 Juta Euro dari Para Pemain Pinjaman di Bursa Transfer Mendatang

Tanpa Jual Bintang, AC Milan Siap Panen Cuan hingga 80 Juta Euro dari Para Pemain Pinjaman di Bursa Transfer Mendatang

Klub Liga Italia, AC Milan menatap bursa transfer musim panas dengan rasa optimistis yang jarang muncul dalam beberapa tahun terakhir terutama sisi financial.
Pagi Ini, Harga Bawang Merah Rp43.800/kg Hingga Cabai Rawit Merah Rp75.300/kg

Pagi Ini, Harga Bawang Merah Rp43.800/kg Hingga Cabai Rawit Merah Rp75.300/kg

PIHPS Nasional yang dikelola Bank Indonesia catat harga pangan komoditas bawang merah Rp43.800 per kilogram (kg), sedangkan cabai rawit merah Rp75.300 per kg.
Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Berikut profil lengkap dan perjalanan hidup Mohan Hazian, penulis sekaligus owner brand lokal streetwear Thanksinsomnia terlibat dugaan kasus pelecehan seksual.

Trending

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Begini deretan kesaksian korban kekerasan seksual yang menyeret nama pemilik Thanksinsomnia, Mohan Hazian. Salah satunya ternyata kejadian 8 tahun yang lalu.
5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

Berikut 5 fakta baru soal perkembangan kasus Mohan Hazian, sosok di balik merek streetwear lokal kenamaan Thanksinsomnia, yang diduga lakukan pelecehan seksual.
Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat sinyal positif dari Eropa. Kali ini datang dari sosok striker muda berdarah Jawa yang mencuri perhatian di Liga Belanda.
AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

Federasi Sepak Bola Asia (AFC) mengambil langkah tegas dengan menjatuhkan sanksi berat kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) atas pelanggaran keamanan dan ketertiban selama gelaran Kejuaraan Futsal Asia 2026.
Viral Pebisnis Mohan Hazian Diduga lakukan Pelecehan, Begini Pandangan Islam soal Dampak dan Dosanya

Viral Pebisnis Mohan Hazian Diduga lakukan Pelecehan, Begini Pandangan Islam soal Dampak dan Dosanya

Tengah viral nama Mohan Hazian yang diduga melakukan pelecehan seksual. Begini klarifikasinya
6 Kali Menang Beruntun, Al Nassr Ada di Posisi Berapa dalam Klasemen Sementara Liga Pro Saudi 2025/2026?

6 Kali Menang Beruntun, Al Nassr Ada di Posisi Berapa dalam Klasemen Sementara Liga Pro Saudi 2025/2026?

Meski tanpa kehadiran Ronaldo di dua laga terakhir yang mereka jalani, Al Nassr sukses mempertahankan tren positif dan terus bersaing di papan atas klasemen.
Sambut Rezeki di Bulan Ramadhan! 6 Ide Bisnis Jualan Hasilkan Cuan Berlimpah, InsyaAllah Berkah

Sambut Rezeki di Bulan Ramadhan! 6 Ide Bisnis Jualan Hasilkan Cuan Berlimpah, InsyaAllah Berkah

Berikut 6 ide bisnis jualan di bulan suci Ramadhan 1447 H atau Ramadhan 2026, hasilkan cuan berlimpah, insyaAllah dapat rezeki berkah.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT