Kampung Nelayan Merah Putih Dikebut, Industri Kapal Nasional Dikonsolidasikan di Bawah PT PAL
- dok. BPMI Istana Negara
Kebijakan ini sekaligus menandai integrasi penuh sektor hulu–hilir: dari kapal, penangkapan ikan, pengolahan, hingga industri turunan. Pemerintah menilai dampaknya akan langsung terasa pada penciptaan lapangan kerja, terutama bagi lulusan teknik perkapalan dan sektor industri pengolahan.
“Kemudian juga Jaladri nanti tidak hanya akan mengembangkan di sisi hulunya, tetapi juga hilirnya. Jadi nanti industri turunan dari pada perikanan kita itu juga akan kita kembangkan secara masif. Nah ini pertumbuhan pembukaan lapangan pekerjaannya itu akan sangat masif ke depannya,” ucapnya.
Lebih jauh, pemerintah menilai langkah ini merupakan pergeseran orientasi ekonomi Indonesia, dari ketergantungan impor menuju ekonomi berbasis sumber daya domestik.
“Sehingga nanti harapannya semakin banyak tenaga kerja yang bisa kita kembangkan dan basis ekonomi kita juga kembali kepada kekuatan kita sendiri. Kita punya laut, kita punya pangan, ya kan. Nah inilah supaya ini juga disampaikan kepada masyarakat,” pungkasnya. (agr/iwh)
Load more