News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menhan Sjafrie Turun Langsung ke Aceh Tamiang, Satgas Kuala Dikebut Atasi Sedimentasi dan Cegah Banjir Berulang

Menhan Sjafrie tinjau pengerukan sedimentasi di Aceh Tamiang. Satgas Kuala dikebut cegah banjir berulang dan perkuat ekonomi nelayan.
Jumat, 13 Februari 2026 - 07:46 WIB
Menteri Pertahanan (Menhan), Sjafrie Sjamsoeddin.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa pengerukan sedimentasi sungai pascabencana di wilayah Sumatera bukan sekadar respons darurat, melainkan langkah strategis untuk menjamin masa depan masyarakat terdampak.

Penegasan itu disampaikan Sjafrie usai meninjau langsung progres pengerukan sedimentasi di Muara Kuala Peunaga, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (12/2/2026). Kunjungan kerja tersebut menjadi bagian dari percepatan program yang dijalankan Satuan Tugas (Satgas) Kuala.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kita tidak hanya memperbaiki apa yang rusak, tetapi juga memastikan masa depan masyarakat menjadi lebih baik, baik dari sisi keamanan lingkungan maupun kedaulatan ekonomi,” ujar Sjafrie dalam keterangan resminya, Jumat (12/2/2026).

Strategi Cegah Banjir Terulang

Pengerukan sedimentasi di kawasan muara dinilai sebagai langkah krusial dalam pemulihan pascabencana. Pendangkalan muara selama ini menjadi salah satu faktor yang memperparah luapan air saat intensitas hujan tinggi.

Secara teknis, sedimentasi yang menumpuk di bagian hilir sungai menyebabkan kapasitas tampung air berkurang. Akibatnya, aliran air dari hulu menuju laut menjadi terhambat. Ketika debit meningkat, air tidak tertampung dan meluap ke permukiman warga.

Dengan pengerukan yang dilakukan Satgas Kuala, beberapa dampak langsung yang ditargetkan antara lain:

  1. Meningkatkan kapasitas tampung air di wilayah hilir

  2. Memperlancar aliran air dari hulu ke laut

  3. Mengurangi risiko luapan akibat pendangkalan muara

  4. Memperkuat sistem mitigasi bencana jangka panjang

Langkah ini diposisikan bukan hanya sebagai upaya rehabilitasi, tetapi juga mitigasi agar bencana serupa tidak terulang di masa mendatang.

Sjafrie menegaskan, kehadiran negara dalam situasi pascabencana harus bersifat menyeluruh, tidak berhenti pada bantuan darurat semata.

“Langkah pengerukan ini adalah bentuk nyata kehadiran negara dalam merespons bencana secara holistik,” tegasnya.

Dampak Langsung bagi Nelayan dan Ekonomi Pesisir

Normalisasi muara tidak hanya berdampak pada aspek lingkungan, tetapi juga pada sektor ekonomi masyarakat pesisir, khususnya nelayan.

Pendangkalan alur selama ini membuat kapal nelayan harus menunggu pasang tinggi untuk bisa keluar masuk muara. Dalam kondisi tertentu, risiko kandas menjadi ancaman yang merugikan secara waktu dan biaya operasional.

Dengan kedalaman alur yang terjaga, manfaat yang diharapkan antara lain:

  • Kapal lebih mudah keluar masuk muara

  • Waktu melaut menjadi lebih efisien

  • Biaya operasional berkurang

  • Produktivitas nelayan meningkat

Akses yang lancar di jalur muara menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan aktivitas ekonomi di wilayah pesisir Aceh Tamiang.

Satgas Kuala Dibentuk Awal Tahun

Sebagai langkah konkret, Sjafrie sebelumnya telah membentuk Satgas Kuala pada 1 Januari 2026. Satgas ini dirancang untuk mempercepat pengerukan muara dan pertemuan sungai di wilayah terdampak bencana di Sumatera.

Pembentukan Satgas Kuala diumumkan Sjafrie usai rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah kementerian/lembaga terkait di Kabupaten Aceh Tamiang.

“Sudah kita bentuk Satgas Kuala,” ujar Sjafrie dalam pernyataan resminya saat itu.

Menurut dia, pembentukan satuan tugas tersebut diputuskan setelah dilakukan koordinasi dengan pimpinan TNI. Keterlibatan unsur TNI diharapkan mampu mempercepat pengerjaan teknis di lapangan, terutama dalam penanganan wilayah yang terdampak sedimentasi berat.

Satgas Kuala tidak hanya fokus pada pengerukan, tetapi juga pada optimalisasi pemanfaatan sumber air di kawasan muara. Langkah ini diarahkan untuk memperkuat ketahanan wilayah terhadap ancaman bencana hidrometeorologi sekaligus menjaga stabilitas sosial ekonomi masyarakat setempat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kunjungan langsung Menhan ke lokasi pengerukan menunjukkan bahwa pemerintah memantau secara intensif pelaksanaan program ini. Progres di Muara Kuala Peunaga menjadi salah satu titik penting dalam upaya normalisasi kawasan terdampak.

Pemerintah menempatkan penanganan sedimentasi sebagai agenda prioritas pascabencana Sumatera, dengan pendekatan yang menggabungkan aspek pertahanan wilayah, keamanan lingkungan, dan penguatan ekonomi rakyat. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Persebaya Surabaya: Tekanan Ada di Persija Jakarta, Mereka Belum Menang 3 Pertandingan!

Pelatih Persebaya Surabaya: Tekanan Ada di Persija Jakarta, Mereka Belum Menang 3 Pertandingan!

Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menyebut jika Persija Jakarta memiliki tekanan sangat besar jelang menghadapi skuad asuhannya.
Diduga Perawat Lalai, RSHS Bandung Minta Maaf ke Nina Saleha Ibu yang Nyaris Kehilangan Bayinya

Diduga Perawat Lalai, RSHS Bandung Minta Maaf ke Nina Saleha Ibu yang Nyaris Kehilangan Bayinya

RSHS Bandung menyampaikan permohonan maafnya kepada Nina Saleha ibu yang nyaris kehilangan anaknya.
Wamendagri Ribka Dorong Sinkronisasi Percepatan Pembangunan Kawasan Pusat Pemerintahan Papua Pegunungan

Wamendagri Ribka Dorong Sinkronisasi Percepatan Pembangunan Kawasan Pusat Pemerintahan Papua Pegunungan

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menegaskan pentingnya percepatan pembangunan kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Pegunungan melalui penguatan koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah (Pemda).
Menkeu Purbaya Sebut Rp11,4 Triliun Hasil Sikat Hutan Ilegal Bisa Tambal Defisit hingga Biayai LPDP

Menkeu Purbaya Sebut Rp11,4 Triliun Hasil Sikat Hutan Ilegal Bisa Tambal Defisit hingga Biayai LPDP

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa aliran dana hasil penguasaan kembali kawasan hutan berpotensi digunakan untuk memperkuat fiskal.
Hasil Kejuaraan Asia 2026: Belum Mampu Atasi Unggulan Pertama, Devin/Faathir Terhenti di Perempat Final

Hasil Kejuaraan Asia 2026: Belum Mampu Atasi Unggulan Pertama, Devin/Faathir Terhenti di Perempat Final

Devin/Faathir gagal melewati hadangan unggulan pertama asal Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae di perempat final Kejuaraan Asia 2026
Bandung Zoo Jalani Pemeriksaan Kesehatan Satwa Bersama Vantara India, Pemkot Bandung Targetkan Standar Animal Welfare Internasional

Bandung Zoo Jalani Pemeriksaan Kesehatan Satwa Bersama Vantara India, Pemkot Bandung Targetkan Standar Animal Welfare Internasional

Kegiatan ini berlangsung pada 10-11 April 2026 sebagai bagian dari upaya memastikan kondisi kesehatan satwa di Bandung Zoo sekaligus meningkatkan standar pengelolaan satwa sesuai praktik terbaik internasional.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengatakan, bahwa hasil penyelidikan, tersangka sudah melakukan pengoplosan tabung gas sejak bulan Februari yang lalu.
Selengkapnya

Viral