BPS Tegaskan Desil Bukan Soal Gaji, Ada 39 Indikator Ukur Kesejahteraan Warga
- Antara
Penegasan ini penting di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap data kesejahteraan, terutama dalam kaitannya dengan kebijakan bantuan sosial dan penyusunan basis data terpadu pemerintah.
Kemensos: Desil Bukan Ditentukan Satu Angka
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menambahkan bahwa penjelasan mengenai desil memang kerap disederhanakan agar mudah dipahami masyarakat. Namun, penyederhanaan tersebut tidak boleh dimaknai sebagai penetapan berdasarkan satu indikator saja.
“Jadi bukan angka, jadi yang ada itu indikator ya. Ada 39 variabel atau bagaimana yang kemudian diukur. Sementara kadang-kadang kita memberikan penjelasan yang sederhana saja, itu sebagai gambaran saja,” ujar Gus Ipul.
Ia menegaskan bahwa data desil menjadi salah satu rujukan penting dalam penyusunan kebijakan sosial, sehingga akurasi dan metodologinya harus dipahami secara benar.
Pengelompokan berbasis indikator komprehensif dinilai lebih adil karena mampu menangkap realitas sosial ekonomi masyarakat secara lebih detail. Dua individu dengan tingkat penghasilan yang sama, misalnya, belum tentu berada pada desil yang sama jika kondisi hunian, kepemilikan aset, atau akses fasilitas dasarnya berbeda.
Pernyataan BPS ini sekaligus menjadi klarifikasi resmi atas berbagai narasi yang berkembang di ruang digital terkait klasifikasi kesejahteraan masyarakat. Pemerintah memastikan bahwa pendekatan yang digunakan bersifat multidimensi dan berbasis data lapangan yang terukur. (nsp)
Load more