Bocah 9 Tahun Tewas Tenggelam di Embung Sejuk Cipayung, Polisi Pastikan Murni Kecelakaan
- Antara
“Karena tidak bangun, akhirnya mereka jalan ke waduk. Tidak lama, anak tetangga ini bangun, baru dikasih tahu sama ibunya kalau tadi teman-temannya mengajak main,” kata N.
Tak berselang lama setelah itu, kabar tenggelamnya korban pun tersebar di lingkungan sekitar dan memicu kepanikan warga.
Sorotan Pengawasan di Area Perairan
Peristiwa ini kembali menyoroti minimnya pengawasan di area perairan terbuka seperti embung atau waduk yang kerap dijadikan tempat bermain anak-anak. Warga berharap ada langkah konkret dari pemerintah setempat untuk mencegah kejadian serupa terulang.
“Harus ada imbauan atau papan pengumuman supaya anak-anak tidak berenang di waduk,” ujar N.
Embung Sejuk sendiri diketahui kerap menjadi lokasi bermain anak-anak di sekitar permukiman. Meski terlihat tenang, area perairan seperti embung tetap memiliki risiko tinggi, terutama bagi anak-anak yang belum memiliki kemampuan berenang.
Pengingat bagi Orang Tua
Tragedi ini menjadi pengingat keras bagi para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, khususnya ketika bermain di area berisiko seperti sungai, danau, waduk, maupun embung.
Kemampuan berenang yang terbatas serta kurangnya pemahaman tentang bahaya perairan sering kali menjadi faktor utama kecelakaan tenggelam pada anak.
Selain pengawasan keluarga, peran pemerintah daerah dalam memasang rambu peringatan, pagar pengaman, hingga patroli rutin di lokasi rawan juga dinilai penting untuk meminimalkan potensi korban jiwa.
Peristiwa meninggalnya MIR (9) di Embung Sejuk Cipayung menjadi duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar. Kejadian ini sekaligus menjadi peringatan bahwa area perairan, meski tampak tenang, tetap menyimpan risiko mematikan bagi anak-anak. (ant/nsp)
Load more