News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

DPR Usul Ada Tim Khusus di Rumah Sakit untuk Tangani Kegaduhan Penonaktifan PBI BPJS

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, masih terus menyoroti polemik penonaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan bagi Penerima Bantuan Iuran (PBI).
Senin, 16 Februari 2026 - 20:02 WIB
Ilustrasi: Petugas melayani warga untuk reaktivasi BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran Kesehatan Nasional (PBI JKN) di Kantor Dinas Sosial Kota Bekasi, Jumat (13/2).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com – Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, masih terus menyoroti polemik penonaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan bagi Penerima Bantuan Iuran (PBI).

Ia mendesak pemerintah membentuk task force atau tim khusus satu atap di setiap rumah sakit untuk menyelesaikan persoalan secara langsung di lapangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Zainul mengingatkan, Kementerian Kesehatan dan BPJS Kesehatan memang hanya sebagai pengguna data yang bersumber dari Kementerian Sosial.

Namun, menurutnya, hal itu tidak boleh menjadi alasan untuk saling melempar tanggung jawab.

“Jangan sampai karena merasa hanya sebagai user, lalu terkesan saling melempar tanggung jawab. Kita harus tetap solid dan bersama-sama mencari solusi agar masyarakat tidak dirugikan,” tegas Zainul, Senin (16/2/2026).

Berdasarkan data, dari sekitar 11 juta peserta PBI yang dinonaktifkan, terdapat sekitar 120 ribu pasien kategori katastropik.

Politisi Fraksi PKB itu menilai, angka tersebut seharusnya bisa dimitigasi sejak awal jika ada koordinasi data yang lebih cermat.

“BPJS memiliki data detail peserta, termasuk pasien katastropik. Seandainya sejak awal data 120 ribu pasien katastropik itu disampaikan sebagai pembanding kepada Kemensos, tentu proses penonaktifan bisa lebih hati-hati. Kemensos akan memiliki data pembanding sebelum mengambil keputusan,” jelasnya.

Ia menekankan, tiga bulan ke depan menjadi fase krusial untuk validasi ulang 11 juta data peserta PBI yang dinonaktifkan.

Karena itu, ia mengusulkan pembentukan tim ad hoc di rumah sakit, terutama rumah sakit pemerintah dengan jumlah peserta PBI besar.

“Saya membayangkan ada tim satu atap di rumah sakit, terdiri dari unsur BPJS, Dinas Kesehatan, dan Dinas Sosial, yang bisa langsung menyelesaikan persoalan di lokasi. Jadi ketika ada pasien datang dan ternyata kepesertaannya dinonaktifkan, klarifikasi dan penilaian bisa dilakukan saat itu juga, tanpa harus bolak-balik mengurus administrasi,” paparnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Zainul mengingatkan agar tidak terjadi salah klasifikasi, misalnya peserta yang seharusnya masuk desil 4 ke bawah justru dinonaktifkan karena dianggap masuk desil 5 ke atas.

“Jangan sampai pasien yang seharusnya berhak justru diminta pulang untuk mengurus administrasi secara berjenjang dan hirarkis. Masyarakat kita banyak yang tidak mampu menghadapi proses birokrasi seperti itu. Dengan adanya tim khusus selama masa transisi tiga bulan ini, persoalan bisa langsung diselesaikan di rumah sakit,” tegasnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Panglima Perintahkan Anggota TNI di Lebanon Berlindung di Bunker Usai 3 Prajurit Gugur, Hentikan Aktivitas Luar

Panglima Perintahkan Anggota TNI di Lebanon Berlindung di Bunker Usai 3 Prajurit Gugur, Hentikan Aktivitas Luar

Agus meminta pasukan menjaga keamanan internal sekaligus mempertahankan semangat di tengah situasi yang terus memanas.
Final Four Proliga 2026: Kata-kata Pertama Darko Dobreskov Usai Jakarta Popsivo Polwan Hancur Lebur Dihajar Gresik Phonska Plus 

Final Four Proliga 2026: Kata-kata Pertama Darko Dobreskov Usai Jakarta Popsivo Polwan Hancur Lebur Dihajar Gresik Phonska Plus 

Runner up musim lalu sekaligus juara putaran kedua, Jakarta Popsivo Polwan, harus menelan pil pahit pada laga perdana mereka di babak final four Proliga 2026.
Respons Menohok Dedi Mulyadi usai Warga Dipersulit Bayar Pajak hingga Ditodong Rp700 Ribu: Jangan Diperbesar!

Respons Menohok Dedi Mulyadi usai Warga Dipersulit Bayar Pajak hingga Ditodong Rp700 Ribu: Jangan Diperbesar!

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) bereaksi tegas setelah video warga diminta uang Rp700 ribu saat bayar pajak kendaraan bermotor (PKB) viral.
Striker Berdarah Depok Dean Zandbergen Bikin Gempar Liga Belanda, Bikin Hattrick ke Gawang Cambuur

Striker Berdarah Depok Dean Zandbergen Bikin Gempar Liga Belanda, Bikin Hattrick ke Gawang Cambuur

Dean Zandbergen tampil sensasional dengan hattrick saat VVV Venlo hancurkan Cambuur 3-0. Pemain berdarah Depok ini semakin layak bela Timnas Indonesia.
Operasional 1.789 Dapur MBG Dihentikan Sementara, Ada Apa?

Operasional 1.789 Dapur MBG Dihentikan Sementara, Ada Apa?

Dalam evaluasi terbaru, pemerintah mencatat 2.162 SPPG telah menerima peringatan.
Proyek Gedung 8 Lantai di Jaksel Mendadak Sepi Usai 4 Pekerja Tewas Diduga Hirup Gas Tangki Air

Proyek Gedung 8 Lantai di Jaksel Mendadak Sepi Usai 4 Pekerja Tewas Diduga Hirup Gas Tangki Air

Pintu pagar proyek juga dalam kondisi tertutup rapat, membuat bagian dalam bangunan tidak dapat terlihat dari luar.

Trending

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Oknum Polisi di Pacitan Diduga Aniaya Istri di Hadapan Mertua

Oknum Polisi di Pacitan Diduga Aniaya Istri di Hadapan Mertua

Oknum polisi  Bhabinkamtibmas yang bertugas di Polsek Ngadirojo Polres Pacitan Polda Jatim dilaporkan istrinya sendiri, Bella ke Propam Polres Pacitan lantaran diduga melakukan KDRT.
Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan memberikan prediksinya soal lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday yang berlangsung di bulan Juni. Kira-kira siapakah lawannya
Jawaban Menohok Jokowi saat Ditanya Terkait Restorative Justice Rismon Sianipar

Jawaban Menohok Jokowi saat Ditanya Terkait Restorative Justice Rismon Sianipar

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) lontarkan jawaban menohok saat ditanya terkait perkembangan terbaru soal permohonan keadilan restoratif atau restorative
Media Malaysia Tuduh 3 Pemain Timnas Indonesia Palsukan Dokumen: Mereka Akan Dihukum

Media Malaysia Tuduh 3 Pemain Timnas Indonesia Palsukan Dokumen: Mereka Akan Dihukum

Media Malaysia menuding tiga pemain Timnas Indonesia memalsukan dokumen dan terancam hukuman. Simak fakta sebenarnya di balik kasus yang kini diselidiki KNVB.
Selengkapnya

Viral