Sentuhan Magis Cristian Chivu Saat Inter Milan Tumbangkan Juventus: Selamatkan Karier Piotr Zielinski, Orbitkan Pio Esposito
- REUTERS/Daniele Mascolo
Jakarta, tvOnenews.com – Kemenangan dramatis 3-2 atas Juventus menjadi titik balik penting bagi Inter Milan musim ini. Laga kandang tersebut bukan sekadar tambahan tiga poin, melainkan penegasan bahwa arah baru tim mulai menunjukkan hasil nyata.
Sorotan utama tertuju pada dua nama yang tampil menentukan, yakni Piotr Zielinski dan Francesco Pio Esposito. Keduanya seakan menemukan kembali jati diri di momen paling krusial bagi tim.
Di balik kebangkitan itu, terdapat sentuhan tangan dingin pelatih anyar, Cristian Chivu. Mantan bek tangguh tersebut perlahan membangun ulang fondasi tim dengan pendekatan yang lebih personal dan berani.
Laporan media Italia, Tuttosport, menyebut perubahan ini bukan kebetulan semata. Chivu dinilai sebagai sosok paling bertanggung jawab atas transformasi dua pemain tersebut.
Zielinski sebelumnya datang dengan reputasi besar sebagai salah satu gelandang terbaik di Serie A. Namun, musim lalu ia justru lebih sering menjadi pelapis pada era kepelatihan Simone Inzaghi.
Minimnya menit bermain membuat kontribusinya tak maksimal dan kepercayaan dirinya sempat menurun. Bahkan, tak sedikit yang memprediksi ia akan hengkang pada bursa transfer musim panas.
Chivu memilih jalan berbeda dengan mempertahankannya dan menjanjikan peran sentral di lini tengah. Keputusan itu terbukti tepat karena Zielinski kini tampil lebih lepas dan produktif.
Lima gol dari 22 penampilan liga menjadi bukti konkret kebangkitan sang gelandang. Gol penentu kemenangan di menit akhir saat menghadapi Juventus seolah menjadi simbol kebangkitannya.
Perubahan tak kalah terasa pada diri Esposito yang masih berusia 20 tahun. Saat sejumlah klub datang membawa tawaran menggiurkan, Chivu justru bersikeras mempertahankannya.
Manajemen akhirnya menolak proposal transfer dan memberi ruang bagi striker muda tersebut untuk berkembang. Kepercayaan itu dibayar lunas dengan enam gol dan enam assist dari total 32 penampilan musim ini.
Esposito tak hanya menunjukkan ketajaman, tetapi juga kematangan dalam membaca permainan. Ia semakin padu berduet dengan para pemain senior dan tak lagi terlihat canggung di laga-laga besar.
Atmosfer di ruang ganti pun disebut berubah menjadi lebih positif dan kompetitif. Para pemain merasa memiliki peran yang jelas serta ruang berkembang tanpa tekanan berlebihan.
Load more